Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Nasional

Progres Capai 97,99 Persen, LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Ditargetkan Tuntas Agustus Ini

Joseph Rodriguez - beritanara.com 3 mins baca

Proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B yang menghubungkan kawasan Velodrome dengan Manggarai telah mencapai kemajuan luar biasa

Progres Capai 97,99 Persen, LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Ditargetkan Tuntas Agustus Ini

LRT Jakarta Fase 1B: Progres Capai 97 99 Persen, Tuntas Agustus

Beritanara.com – Proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B yang menghubungkan kawasan Velodrome dengan Manggarai telah mencapai kemajuan luar biasa. Berdasarkan data terbaru dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Progres Capai 97 99 Persen untuk seluruh pekerjaan konstruksi jalur kereta ringan ini. Dengan pencapaian yang sangat menggembirakan ini, seluruh proyek strategis nasional diprediksi akan selesai sepenuhnya pada bulan Agustus 2025 mendatang.

Proyek infrastruktur transportasi massal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi kemacetan di ibu kota. LRT Jakarta Fase 1B memiliki panjang jalur sepanjang 3,6 kilometer yang menghubungkan lima stasiun penting di Jakarta Timur. Pembangunan ini tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga memberikan alternatif transportasi yang lebih efisien bagi jutaan warga Jakarta setiap harinya.

Detail Pekerjaan dan Target Penyelesaian

Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, menyampaikan dalam keterangan tertulisnya pada Senin (10/8/2025) bahwa prioritas tim saat ini adalah memulihkan kondisi di sekitar area kerja agar kembali seperti semula. Selain itu, para pekerja juga sedang menyelesaikan penyambungan rel di kawasan Double-Double Track (DDT) yang menjadi tulang punggung operasional LRT Jakarta.

Jalur untuk arah barat (west bound) telah dilaporkan terhubung secara utuh dan siap untuk uji coba. Sementara itu, pengerjaan akses masuk atau entrance di setiap stasiun sedang berada dalam tahap finalisasi. Tim konstruksi juga fokus pada pemasangan sistem persinyalan dan instalasi listrik yang merupakan komponen krusial untuk operasional LRT.

“Kami optimistis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan memudahkan mobilitas warga dan mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,” ujar Paulus Budi Kartiko.

Uji Coba dan Integrasi Sistem Operasional

Dalam memastikan kesiapan operasional, Waskita bekerja sama erat dengan Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk menggelar serangkaian Test and Commissioning (T&C) pada sistem perkeretaapian. Uji coba ini mencakup pengecekan jalur sepanjang 3,6 kilometer, sistem persinyalan, instalasi listrik, perangkat komunikasi, hingga kesiapan integrasi operasional secara menyeluruh.

Paulus memaparkan bahwa proyek dengan nilai investasi sebesar Rp4,1 triliun ini mencakup pembangunan lima stasiun, yaitu Stasiun Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai. Seluruh titik pemberhentian tersebut didesain agar terkoneksi dengan berbagai moda transportasi umum lainnya di Jakarta, termasuk MRT, KRL, dan bus TransJakarta.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga telah menyampaikan target serupa. Ia berharap pembangunan LRT Jakarta Fase 1B ini dapat diselesaikan bulan ini agar bisa segera diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Peresmian ini diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Jakarta yang selama ini menghadapi masalah kemacetan parah.

Manfaat bagi Masyarakat Jakarta

Kehadiran LRT Jakarta Fase 1B diharapkan dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan warga dari kawasan timur Jakarta ke pusat kota. Dengan kapasitas yang mampu menampung ribuan penumpang per jam, LRT ini menjadi solusi transportasi yang ramah lingkungan dan efisien. Selain itu, pembangunan ini juga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar selama masa konstruksi dan operasional.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal operasional dan rute LRT Jakarta, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi [LRT Jakarta](https://www.tvonenews.com/berita/nasional/458915-progres-capai-9799-persen-lrt-jakarta-fase-1b-velodrome-manggarai-ditargetkan-tuntas-agustus-ini) atau mengikuti akun media sosial resmi proyek infrastruktur ini.

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Kapan LRT Jakarta Fase 1B akan beroperasi penuh? LRT Jakarta Fase 1B ditargetkan selesai dan beroperasi penuh pada bulan Agustus 2025 setelah melalui serangkaian uji coba dan commissioning.

2. Berapa panjang jalur LRT Jakarta Fase 1B? Jalur LRT Jakarta Fase 1B memiliki panjang sepanjang 3,6 kilometer yang menghubungkan Velodrome dengan Manggarai.

3. Berapa jumlah stasiun yang dibangun dalam proyek ini? Proyek LRT Jakarta Fase 1B membangun lima stasiun, yaitu Stasiun Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.

4. Berapa nilai investasi proyek LRT Jakarta Fase 1B? Nilai investasi untuk proyek LRT Jakarta Fase 1B mencapai Rp4,1 triliun.

5. Siapa yang akan meresmikan LRT Jakarta Fase 1B? LRT Jakarta Fase 1B ditargetkan akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto setelah proyek selesai pada Agustus 2025.

Ikut berdiskusi