Prabowo Instruksikan Sekolah Darurat di NTT: Sekolah Enggak Boleh Berhenti
Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 meninggalkan kerusakan masif pada infrastruktur pendidikan. Di Kabupaten Nagekeo
Prabowo Perintahkan Pendirian Sekolah Darurat Pasca-Gempa di NTT
Beritanara.com – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 meninggalkan kerusakan masif pada infrastruktur pendidikan. Di Kabupaten Nagekeo, sekitar 80 persen bangunan sekolah dilaporkan tidak lagi dapat digunakan secara normal. Kondisi inilah yang mendorong Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah cepat agar kegiatan belajar mengajar tidak terhenti.
Instruksi Langsung dari Kepala Negara
Di hadapan pejabat pemerintah pusat, unsur TNI-Polri, serta jajaran pemerintah daerah, Prabowo menyampaikan perintah tegas agar tenda-tenda darurat segera didirikan untuk menampung para siswa terdampak.
“Sekolah enggak boleh berhenti, jadi tambah tenda,” tegas Prabowo.
Instruksi tersebut disampaikan saat Presiden memimpin rapat koordinasi di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada Rabu (26/8).
Laporan Kondisi dari Lapangan
Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, menjadi sumber laporan utama yang memicu perintah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa mayoritas fasilitas pendidikan di wilayahnya lumpuh total akibat guncangan gempa.
“Sekolah-sekolah kami di Nagekeo ini 80 persen tidak bisa berfungsi dengan baik. Jadi, saya mohon bantuan Bapak untuk memperhatikan dengan kementerian terkait supaya bisa menghadirkan tenda-tenda untuk belajar,” ungkap Simplisius.
Respons BNPB dan Kementerian Dikdasmen
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, memastikan bahwa pemerintah telah mengaktifkan mekanisme bantuan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta BNPB sendiri. Tenda-tenda darurat yang disiapkan memiliki kapasitas sekitar 40 hingga 45 siswa per unit.
“Kementerian Dikdasmen juga sudah menyiapkan tenda-tenda sekolah, sekarang sedang dalam proses pengiriman,” jelas Suharyanto.
Peninjauan Posko Pengungsian
Usai menutup rapat koordinasi, Prabowo langsung bergerak ke posko pengungsian di Kabupaten Nagekeo. Kepada warga yang tengah berjuang memulihkan kehidupan sehari-hari, Presiden menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur akan berjalan secara bertahap, namun pembukaan kembali sekolah menjadi prioritas paling mendesak.
“Sudah kita siapkan perbaikan-perbaikan, langkah-langkah sementara supaya sekolah bisa segera buka, segera kita jalankan mungkin untuk keamanan, sekolah-sekolah mungkin di tenda dulu,” ujar Prabowo kepada para pengungsi.
Beliau juga memberikan pesan penguatan moral bagi masyarakat NTT, menegaskan bahwa kehadiran negara akan terus dirasakan hingga situasi benar-benar kembali kondusif.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Prabowo Instruksikan Sekolah Darurat di NTT?
Prabowo Instruksikan Sekolah Darurat di NTT is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Prabowo Instruksikan Sekolah Darurat di NTT matter?
Prabowo Instruksikan Sekolah Darurat di NTT matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
