Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Nasional

Update Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 47 Orang Meninggal Dunia, BNPB Ungkap Rincian Terbaru

Elizabeth Jones - beritanara.com 2 mins baca

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi memperbarui data korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara

Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 47 Orang, BNPB Papar Rincian Terbaru

Beritanara.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi memperbarui data korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur. Hingga Sabtu petang, 15 Agustus 2026, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 47 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan laporan awal yang menyebutkan jumlah korban lebih rendah.

Berton SP Panjaitan, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menjelaskan bahwa sebaran korban tersebar di lima kabupaten. Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan korban terbanyak, yakni 24 orang. Kabupaten Manggarai Timur mencatatkan 17 korban jiwa, sementara Kabupaten Sikka mengalami tiga korban. Selain itu, Kabupaten Ngada dan Kota Ende masing-masing mencatat satu korban meninggal dunia.

Kerusakan Bangunan dan Fasilitas Publik

Badan tersebut juga mendokumentasikan kerusakan pada ratusan bangunan di wilayah terdampak. Sebanyak 157 rumah warga mengalami kerusakan berat, 41 rumah rusak sedang, dan 148 rumah lainnya rusak ringan. Guncangan gempa juga memengaruhi berbagai fasilitas publik di wilayah tersebut.

Kerusakan tercatat pada 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, lima tempat ibadah, enam kantor, serta berbagai fasilitas umum lainnya. Untuk mendukung penanganan bencana, BNPB telah mengirimkan bantuan berupa kebutuhan pangan dan nonpangan ke sejumlah wilayah terdampak melalui gudang logistik di Kabupaten Flores Timur.

Penyaluran Bantuan dan Koordinasi Darurat

“Sedangkan dari Jakarta, BNPB juga mengirimkan bantuan melalui baseops TNI AU Halim Perdanakusuma. Total bantuan sebanyak 50 ribu paket dengan berat 275 ton. Saat ini, bantuan yang baru tiba di baseops sebanyak 10.500 paket, yang berasal dari Sekretaris Kabinet,” ujarnya.

Di luar NTT, guncangan gempa juga dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten dan Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, serta Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Berton SP Panjaitan menyatakan bahwa kondisi masyarakat di Kabupaten dan Kota Bima sejauh ini masih kondusif. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima juga terus melakukan pendataan dan verifikasi terhadap kondisi di lapangan.

Sementara itu, Pusat Pengendalian Operasi BNPB menerima laporan mengenai penanganan dampak gempa di Kepulauan Selayar. BPBD setempat telah menyiapkan tiga lokasi sebagai tempat pengungsian bagi masyarakat. Sebaran pengungsian berada di Kecamatan Pasirmarannu, Pasilambena dan Takabonerate, ucap Berton SP Panjaitan.

FAQ: Informasi Penting Gempa NTT

Berapa magnitudo gempa yang melanda NTT? Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur memiliki magnitudo 7,7 dan mengguncang wilayah pada tanggal 15 Agustus 2026.

Di mana saja wilayah yang paling terdampak? Wilayah yang paling terdampak adalah Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Sikka, Ngada, dan Ende di NTT.

Berapa jumlah rumah yang rusak? Total terdapat 346 rumah yang mengalami kerusakan, terdiri dari 157 rumah rusak berat, 41 rumah rusak sedang, dan 148 rumah rusak ringan.

Apakah bantuan sudah sampai ke lokasi? Ya, BNPB telah mengirimkan 50 ribu paket bantuan melalui gudang logistik di Flores Timur dan baseops TNI AU Halim Perdanakusuma.

Ikut berdiskusi