Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Nasional

Imbau Ojol Tak Mudah Terpancing Provokasi, Koalisi Ojol Nasional Gelar “Ngopi Bareng Ojol Surabaya Raya”

Michael Johnson - beritanara.com 3 mins baca

Koalisi Ojol Nasional menggelar pertemuan informal bertajuk "Ngopi Bareng Ojol Surabaya Raya" di wilayah Sidoarjo. Agenda inti kegiatan ini adalah mengimbau

Imbau Ojol Tak Mudah Terpancing Provokasi, Koalisi Ojol Nasional Gelar “Ngopi Bareng Ojol Surabaya Raya”

Imbau Ojol Tak Mudah Terpancing: Ngopi Bareng Surabaya

Beritanara.com – Koalisi Ojol Nasional menggelar pertemuan informal bertajuk “Ngopi Bareng Ojol Surabaya Raya” di wilayah Sidoarjo. Agenda inti kegiatan ini adalah mengimbau ojol tak mudah terpancing oleh kabar yang belum terverifikasi maupun ajakan yang sumbernya tidak jelas. Pengemudi dari tiga kota—Sidoarjo, Surabaya, dan Pasuruan—hadir untuk berdialog langsung dengan jajaran pengurus koalisi dalam suasana yang terbuka dan santai.

Acara tersebut dirancang bukan sekadar silaturahmi, melainkan juga kanal aspirasi bagi para mitra pengemudi. Dalam sesi tanya jawab, peserta menyampaikan keluhan operasional sehari-hari: besaran tarif, ketersediaan order di jam-jam tertentu, persoalan administratif terkait dokumen kendaraan, hingga pengalaman menghadapi penumpang yang sulit. Pengurus koalisi mencatat setiap poin untuk ditindaklanjuti melalui jalur resmi.

Peringatan Sekjen: Verifikasi Sebelum Bertindak

Sekretaris Jenderal Koalisi Ojol Nasional, Juwel Safriko Hutasoit—yang akrab disapa Papa Deon—menjadi pembicara utama dalam sesi peringatan. Ia mengingatkan seluruh rekan pengemudi agar tidak serta-merta menindaklanjuti ajakan aksi atau kabar yang beredar di grup WhatsApp dan media sosial tanpa memastikan sumbernya terlebih dahulu. Menurut Papa Deon, informasi yang belum jelas asal-usulnya kerap dimanfaatkan pihak tertentu untuk memecah belah solidaritas di antara pengemudi.

Peringatan itu dilontarkan sebagai respons atas beredarnya informasi mengenai rencana demonstrasi yang dijadwalkan pada 27 Agustus 2026. Para pengemudi diminta tidak mengambil langkah kolektif hanya berlandaskan kabar yang sumber maupun kebenarannya masih samar. Setiap informasi, ujar Papa Deon, harus melewati proses verifikasi sebelum dijadikan dasar pengambilan keputusan bersama.

“Jangan sampai rekan-rekan ojol mudah terpancing oleh informasi yang tidak benar, karena pada akhirnya justru merugikan kita sendiri. Mari jaga persatuan dan kondusivitas di wilayah masing-masing,” ujar Papa Deon di hadapan ratusan pengemudi yang hadir.

Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto, yang memimpin jalannya pertemuan, menegaskan bahwa organisasi akan terus menjadi jembatan komunikasi antara pengemudi dan pemangku kebijakan. Ia menambahkan bahwa jalur dialog selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin menyampaikan masukan, kritik, maupun aspirasi terkait keberlangsungan profesi di lapangan.

Klarifikasi Status Kemitraan dengan Aplikator

Sesi kedua pertemuan difokuskan pada penjelasan posisi hukum dan administratif kemitraan antara pengemudi dan perusahaan aplikasi. Pengurus koalisi menguraikan bahwa secara hukum, pengemudi berkedudukan sebagai mitra kerja, bukan karyawan tetap. Pemahaman ini penting agar setiap pengemudi mengetahui hak, kewajiban, serta mekanisme perlindungan yang berlaku dalam skema kerja sama tersebut.

Para peserta menyampaikan aspirasi agar status kemitraan tetap dipertahankan, disertai kebijakan yang menjamin kepastian hukum, perlindungan sosial, dan rasa keadilan bagi seluruh pengemudi. Mereka sepakat mengutamakan jalur komunikasi resmi untuk menyelesaikan setiap persoalan, tanpa perlu turun ke jalan secara spontan atau terpengaruh ajakan yang belum jelas tujuannya.

FAQ: Hal Praktis bagi Pengemudi Ojol

Apa yang harus dilakukan jika menerima ajakan demo di grup chat? Verifikasi terlebih dahulu ke pengurus koalisi atau aplikator resmi di wilayah Anda. Jangan langsung menyebarkan ulang pesan tersebut sebelum sumber dan kebenarannya dapat dipastikan.

Bagaimana cara melaporkan keluhan operasional secara efektif? Gunakan kanal resmi aplikator atau hubungi perwakilan Koalisi Ojol Nasional di kota masing-masing. Dokumentasikan keluhan dengan bukti—screenshot, nomor order, atau rekaman—agar proses tindak lanjut lebih cepat dan terukur.

Ikut berdiskusi