Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Nasional

Analis Nilai Langkah Kapolri Gandeng Muhammadiyah Upaya Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Matthew Thomas - beritanara.com 4 mins baca

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Kepala Kepolisian Negara (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengambil langkah signifikan

Analis Nilai Langkah Kapolri Gandeng Muhammadiyah Upaya Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Analis Nilai Langkah Kapolri Gandeng Muhammadiyah: Langkah Strategis Prabowo-Gibran

Beritanara.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Kepala Kepolisian Negara (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengambil langkah signifikan dengan resmi bergabung sebagai anggota Kehormatan Tapak Suci Muhammadiyah. Langkah ini mendapat perhatian khusus dari para analis yang menilai bahwa inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Analis Nilai Langkah Kapolri Gandeng Muhammadiyah sebagai strategi membangun kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Boni Hargens, Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) yang juga dikenal sebagai analis politik dan hukum, memberikan penilaian positif terhadap langkah Kapolri ini. Menurut Boni, keputusan Jenderal Listyo Sigit untuk menjadi anggota Kehormatan Tapak Suci bukan sekadar formalitas, melainkan mencerminkan komitmen nyata Polri dalam mendekatkan diri dengan masyarakat sipil. Hal ini sejalan dengan visi Kapolri untuk menciptakan pendekatan society-policing yang menempatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam menjaga ketertiban nasional.

Mengapa Muhammadiyah Menjadi Pilihan Strategis?

Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi masyarakat terbesar di Indonesia dengan jaringan yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Organisasi yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan ini memiliki pengaruh signifikan dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga sosial kemasyarakatan. Dengan bergabungnya Kapolri ke dalam organisasi berbasis keagamaan ini, Polri diharapkan dapat memperkuat koneksinya dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Langkah Kapolri ini menunjukkan bahwa institusi kepolisian tidak hanya berfokus pada tugas penegakan hukum, tetapi juga aktif membangun hubungan harmonis dengan berbagai lapisan masyarakat,” jelas Boni Hargens kepada awak media.

Dua Pilar Komitmen dalam Langkah Kapolri

Analis politik dan hukum ini mengidentifikasi dua komitmen utama yang terkandung dalam pernyataan Kapolri setelah resmi menjadi anggota Kehormatan Tapak Suci. Pertama, komitmen untuk menjaga kesatuan antara Polri dengan masyarakat sipil melalui pendekatan society-policing. Pendekatan ini menempatkan masyarakat bukan lagi sebagai objek pengamanan, melainkan sebagai mitra aktif yang berkontribusi dalam terciptanya keamanan dan ketertiban.

Kedua, Kapolri menekankan pentingnya keutuhan nasional dalam rangka menyukseskan pemerintahan Prabowo-Gibran. Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat stabilitas internal menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan Indonesia ke depan. Dalam konteks ini, Analis Nilai Langkah Kapolri Gandeng Muhammadiyah melihat adanya sinergi yang kuat antara institusi kepolisian dan organisasi masyarakat dalam mendukung agenda pemerintahan.

Transendensi Gagasan Kapolri untuk Stabilitas Nasional

Boni menjelaskan bahwa transendensi dari gagasan Kapolri terletak pada kemampuannya menyatukan masyarakat sipil dan Polri sebagai upaya menjamin stabilitas nasional dalam segala gatra, terutama gatra keamanan. Menurutnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang fundamental dan paling dibutuhkan pemerintah saat ini dalam menghadapi berbagai tantangan domestik maupun internasional.

Pendekatan society-policing yang digaungkan Kapolri menjadi relevan sebagai strategi menjaga kohesi sosial. Sebab, kepercayaan antara aparat penegak hukum dan masyarakat sipil yang terjaga dengan baik bakal menjadi fondasi utama bagi terwujudnya stabilitas nasional yang semakin kokoh. Langkah ini juga sejalan dengan visi Prabowo-Gibran untuk menciptakan Indonesia yang lebih stabil dan maju.

“Kita memiliki semangat dan tekad yang sama untuk menjaga masyarakat kita dari ancaman. Dalam situasi apa pun, Indonesia tetap bisa bertahan dan tetap bisa bertumbuh,” kata Listyo Sigit Prabowo dikutip Minggu (9/8/2026).

Implikasi Jangka Panjang bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran

Ia juga menggarisbawahi gagasan yang diusung Kapolri sebagai visi yang memiliki dimensi yang melampaui sekadar simbolisme seremonial. Penyatuan masyarakat sipil dan Polri dalam satu visi keamanan bersama merupakan langkah strategis yang sangat dibutuhkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam menghadapi dinamika situasi yang kompleks baik di tingkat nasional maupun global.

Dengan langkah ini, Polri diharapkan dapat memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Hal ini akan berdampak positif terhadap efektivitas penegakan hukum dan pelayanan publik yang diberikan oleh Polri kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi dengan Muhammadiyah juga membuka peluang untuk program-program sosial yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Langkah Kapolri

Apa itu Kehormatan Tapak Suci Muhammadiyah? Kehormatan Tapak Suci adalah organisasi kemasyarakatan yang merupakan bagian dari Muhammadiyah, didirikan pada tahun 1923. Organisasi ini beranggotakan para tokoh masyarakat, pejabat, dan profesional yang berkomitmen untuk mendukung misi Muhammadiyah dalam bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan.

Mengapa langkah Kapolri ini penting bagi stabilitas nasional? Langkah ini penting karena memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat sipil melalui pendekatan society-policing. Hal ini membantu menciptakan kepercayaan publik dan mendukung stabilitas nasional yang menjadi fondasi bagi pertumbuhan Indonesia.

Bagaimana langkah ini mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran? Langkah Kapolri mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran dengan memperkuat stabilitas internal dan menciptakan sinergi antara institusi kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat. Ini sejalan dengan visi pemerintahan untuk menciptakan Indonesia yang lebih stabil dan maju.

Kapan Kapolri resmi menjadi anggota Kehormatan Tapak Suci? Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi diterima sebagai anggota Kehormatan Tapak Suci Muhammadiyah pada awal Agustus 2026, dengan pernyataan resmi yang disampaikan pada Minggu (9/8/2026).

Apa itu pendekatan society-policing? Society-policing adalah pendekatan kepolisian yang menempatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, bukan sekadar sebagai objek pengamanan. Pendekatan ini menekankan kolaborasi dan komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan terbaru dari Polri dan Muhammadiyah, Anda dapat mengunjungi halaman berita nasional TVOne yang menyajikan update terkini seputar kebijakan dan langkah strategis institusi kepolisian.

Ikut berdiskusi