Targetkan 100 Truk Peti Kemas, Pelindo Terminal Petikemas dan Pelindo Regional 3 Gelar Uji Emisi di TTL dan TPS
Targetkan 100 Truk Peti Kemas sebagai bagian dari program lingkungan hidup, PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) bersama Pelindo Regional 3 menyelenggarakan
Pelindo Gelar Uji Emisi untuk 100 Truk Peti Kemas
Beritanara.com – Targetkan 100 Truk Peti Kemas sebagai bagian dari program lingkungan hidup, PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) bersama Pelindo Regional 3 menyelenggarakan uji emisi gas buang di dua terminal utama. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Lokasi pengujian mencakup Terminal Teluk Lamong (TTL) dan Terminal Petikemas Surabaya (TPS), dua titik strategis yang menjadi pusat aktivitas angkutan peti kemas di Jawa Timur.
Dinas Perhubungan Kota Surabaya hadir sebagai mitra dalam proses pemeriksaan dan verifikasi kondisi emisi kendaraan. Kolaborasi ini memperkuat upaya pengendalian polusi udara dari kendaraan barang yang beroperasi di kawasan terminal. Selain itu, kegiatan ini mendukung penerapan standar operasional yang lebih ramah lingkungan bagi seluruh pelaku transportasi logistik.
Jadwal Pelaksanaan dan Detail Pengujian
Pengujian emisi dibagi menjadi dua tahap berdasarkan lokasi operasional. Tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2026 di Terminal Teluk Lamong. Kemudian, tahap kedua berlangsung pada 18 Agustus 2026 di Terminal Petikemas Surabaya. Kedua tahap ini menargetkan total 100 unit truk peti kemas untuk menjalani proses pengujian secara menyeluruh.
Proses pengujian bertujuan mendapatkan gambaran akurat mengenai kondisi emisi gas buang kendaraan berdasarkan parameter yang berlaku. Kegiatan ini juga berfungsi mengidentifikasi kendaraan yang membutuhkan perawatan atau perbaikan pada sistem mesin dan pengendalian emisinya. Hasil pengujian akan menjadi dasar evaluasi bagi pemilik kendaraan dalam melakukan pemeliharaan berkala.
Program ini mencerminkan komitmen kuat terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 13, yang berfokus pada penanganan perubahan iklim. Tidak hanya sebatas pengukuran emisi, kegiatan ini juga berperan sebagai sarana edukasi teknis bagi perusahaan angkutan dan pengemudi. Pemahaman mengenai pentingnya pemeliharaan kendaraan secara berkala menjadi poin kunci, khususnya untuk menjaga performa mesin, efisiensi pembakaran, serta kualitas gas buang.
Widyaswendra, Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, menjelaskan bahwa pengujian emisi merupakan langkah preventif untuk menciptakan ekosistem operasional pelabuhan yang lebih rendah emisi. Menurutnya, truk peti kemas memegang peranan vital dalam rantai logistik yang menghubungkan terminal dengan kawasan hinterland. Intensitas operasional kendaraan yang cukup tinggi menjadikan aspek emisi gas buang sebagai bagian penting dari perhatian dalam pengelolaan transportasi logistik yang berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya melakukan pengukuran terhadap kondisi emisi kendaraan, tetapi juga mendorong pengguna jasa dan mitra transportasi untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aspek lingkungan dalam kegiatan operasional. Data hasil pengujian diharapkan dapat menjadi informasi awal bagi pemilik kendaraan untuk melakukan evaluasi dan pemeliharaan apabila ditemukan parameter emisi yang belum memenuhi ketentuan,” ujar Widyaswendra.
Manfaat Program bagi Lingkungan dan Logistik
Program uji emisi ini memberikan manfaat ganda bagi lingkungan dan sektor logistik. Dari sisi lingkungan, pengurangan emisi gas buang berkontribusi langsung terhadap penurunan polusi udara di kawasan terminal dan sekitarnya. Bagi sektor logistik, program ini membantu meningkatkan efisiensi operasional melalui pemeliharaan kendaraan yang lebih terstruktur dan terukur.
Pelaksanaan program ini juga sejalan dengan visi Pelindo untuk menjadi perusahaan pelabuhan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dinas perhubungan dan perusahaan angkutan, program ini menciptakan sinergi yang kuat dalam mencapai tujuan lingkungan yang telah ditetapkan.
Bagi para pengemudi dan perusahaan angkutan, program ini membuka peluang untuk mendapatkan informasi teknis mengenai kondisi kendaraan mereka. Hasil pengujian dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan anggaran pemeliharaan dan perbaikan kendaraan, sehingga operasional menjadi lebih efisien dan efektif.
Frequently Asked Questions
Apa itu uji emisi gas buang untuk truk peti kemas? Uji emisi gas buang adalah proses pengukuran kadar gas buang yang dikeluarkan oleh kendaraan untuk memastikan是否符合 standar lingkungan yang berlaku. Program ini penting untuk mengurangi polusi udara dari kendaraan logistik.
Berapa jumlah truk yang ditargetkan dalam program ini? Program ini menargetkan 100 truk peti kemas untuk menjalani pengujian emisi di dua terminal, yaitu Terminal Teluk Lamong dan Terminal Petikemas Surabaya.
Kapan jadwal pelaksanaan pengujian? Tahap pertama dilaksanakan pada 13 Agustus 2026 di Terminal Teluk Lamong, sedangkan tahap kedua berlangsung pada 18 Agustus 2026 di Terminal Petikemas Surabaya.
Siapa saja yang terlibat dalam program uji emisi ini? Program ini melibatkan PT Pelindo Terminal Petikemas, Pelindo Regional 3, dan Dinas Perhubungan Kota Surabaya sebagai mitra dalam proses pemeriksaan dan verifikasi.
Apa manfaat program ini bagi perusahaan angkutan? Program ini membantu perusahaan angkutan mengidentifikasi kebutuhan perawatan kendaraan, meningkatkan efisiensi operasional, dan berkontribusi terhadap lingkungan melalui pengurangan emisi gas buang.
