Kecelakaan Pesawat Kargo Amazon di Miami: Lima Nyawa Hilang, Api Mengamuk di Landasan Pacu
Beritanara.com – Langit sore di atas Bandara Internasional Miami berubah gelap oleh kepulan asap tebal pada Minggu, 6 September 2026, ketika sebuah pesawat kargo milik Prime Air — divisi logistik udara Amazon — kehilangan kendali sesaat setelah menyentuh landasan pacu diagonal. Pesawat bernomor penerbangan 7598 itu meluncur melewati ujung runway, menghantam sejumlah kendaraan yang sedang terparkir di area terminal, lalu terbakar hebat. Sedikitnya lima orang dinyatakan tewas dan lima lainnya mengalami luka dalam insiden yang mengguncang salah satu bandara tersibuk di Amerika Serikat tersebut.
Momen Kecelakaan dan Dampak Langsung
Berdasarkan keterangan resmi dari Kantor Sheriff Miami-Dade (MDSO) serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Miami-Dade (MDFR), peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Pesawat kargo itu tidak mampu berhenti dalam batas landasan dan terus melaju hingga menabrak kendaraan-kendaraan yang terparkir di dekat area kedatangan. Benturan tersebut memicu percikan api yang dengan cepat menjalar ke bagian mesin pesawat, mengubah badan pesawat menjadi bola kobaran api yang memancarkan asap pekat ke langit Miami.
Bagi warga sekitar dan penumpang yang kebetulan berada di area bandara, detik-detik setelah tabrakan menjadi momen paling mencekam. Beberapa korban dilaporkan terjebak di dalam kendaraan yang tertabrak, sementara pilot dan kopilot diduga terjepit di dalam kokpit pesawat yang sudah terbakar. Personel penyelamatan teknis khusus harus dikerahkan untuk melakukan evakuasi terhadap salah satu korban yang tidak dapat keluar sendiri dari kendaraan.
Korban dan Respons Medis
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Miami-Dade, Raied Jadallah, menyampaikan bahwa tiga korban dibawa ke pusat trauma dalam kondisi kritis, sedangkan dua orang lainnya dilarikan ke rumah sakit terdekat. Total korban yang dikonfirmasi mencapai sepuluh orang — lima tewas dan lima luka-luka — meskipun angka tersebut masih dapat berubah seiring proses identifikasi dan penanganan lanjutan di lokasi.
“Saat ini masih ada kebocoran bahan bakar aktif yang terjadi di luar pesawat dan sedang diatasi,” ujar Raied Jadallah.
Hingga sore hari, tim pemadam masih bekerja keras untuk mengendalikan rembesan bahan bakar yang terus mengalir dari badan pesawat. Kondisi ini menambah kompleksitas operasi penyelamatan, karena setiap percikan api kecil berpotensi memicu ledakan sekunder di area yang sudah dipenuhi cairan mudah terbakar.
Operasi Pemadaman dan Tim HazMat
Api dilaporkan bermula dari kompartemen mesin pesawat. Tim HazMat (Hazardous Materials) yang tiba di lokasi segera mengambil langkah untuk mematikan mesin secara aman sambil menangani kebocoran bahan bakar. Proses ini memerlukan koordinasi ketat antara unit pemadam, tim teknis pesawat, dan personel penyelamatan agar tidak terjadi eskalasi kebakaran.
“Petugas pemadam kebakaran menemukan kebakaran kompleks di kompartemen mesin dan menggunakan busa dari unit pemadam kebakaran bandara khusus untuk memadamkan api,” kata Jadallah.
Penggunaan busa pemadam khusus bandara menjadi langkah krusial, mengingat bahan bakar jet memiliki karakteristik pembakaran yang berbeda dari bahan bakar kendaraan biasa. Busa tersebut bekerja dengan membentuk lapisan penutup yang memotong pasokan oksigen ke api, sekaligus mencegah bahan bakar yang tumpah menyala kembali.
Skala Pengiriman Personel dan Peralatan
Respons darurat terhadap kecelakaan ini tergolong masif. Lebih dari 60 unit pemadam kebakaran dan sekitar 200 personel dikerahkan ke lokasi kejadian. Mereka bertugas memadamkan api, mengevakuasi korban, melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap kru pesawat yang terjepit, serta memeriksa kondisi seluruh korban di berbagai titik area kecelakaan.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Miami-Dade juga mengunggah keterangan langsung ke platform X, mendokumentasikan kedatangan unit-unit pertama di lokasi:
“Unit-unit tiba di lokasi dan menemukan sebuah pesawat yang terbakar akibat kecelakaan ini, dengan kobaran api dan asap tebal. Petugas pemadam kebakaran sedang berupaya memadamkan api dan memeriksa kondisi para korban.”
Konteks: Operasi Kargo Udara Amazon dan Risiko di Bandara Tersibuk
Prime Air merupakan divisi pengiriman udara Amazon yang mengoperasikan armada pesawat kargo untuk mendukung jaringan logistik e-commerce raksasa tersebut. Pesawat-pesawat kargo ini secara rutin melakukan penerbangan jarak pendek dan menengah antarbandara besar di Amerika Serikat, termasuk Miami yang menjadi simpul utama perdagangan antara Amerika Utara dan Amerika Latin.
Bandara Internasional Miami sendiri melayani jutaan penumpang setiap tahun dan memiliki beberapa landasan pacu, termasuk landasan diagonal yang menjadi lokasi kecelakaan kali ini. Padatnya lalu lintas udara dan aktivitas darat di area terminal membuat setiap insiden di landasan pacu berpotensi menimbulkan dampak berantai — bukan hanya terhadap pesawat yang terlibat, tetapi juga terhadap kendaraan, infrastruktur, dan orang-orang yang berada di sekitar.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden kargo udara yang mengingatkan betapa rentahnya fase pendaratan, terutama ketika pesawat besar dengan beban penuh harus berhenti dalam jarak terbatas. Investigasi resmi oleh otoritas penerbangan dan pihak berwenang setempat diperkirakan akan menelusuri penyebab utama — apakah faktor cuaca, kegagalan teknis mesin, kesalahan prosedur, atau kombinasi dari beberapa elemen — untuk memastikan bahwa insiden serupa tidak terulang di bandara-bandara lain yang menjadi bagian dari jaringan logistik global.
Sementara itu, area landasan pacu dan terminal yang terdampak diperkirakan akan ditutup sementara untuk keperluan pembersihan, investigasi, serta pemulihan infrastruktur. Warga Miami dan pengguna bandara diimbau mengikuti pengumuman resmi dari otoritas bandara terkait perubahan jadwal penerbangan dan akses selama proses pemulihan berlangsung.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Landasan?
Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Landasan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Landasan matter?
Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Landasan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

