Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal
Angka korban tewas akibat kombinasi banjir bandang dan tanah longsor yang menghantam kawasan perbatasan Nepal–China telah mencapai 157 orang, sementara 41
157 Jiwa Melayang Akibat Banjir Bandang dan Longsor di Perbatasan Nepal–China
Beritanara.com – Angka korban tewas akibat kombinasi banjir bandang dan tanah longsor yang menghantam kawasan perbatasan Nepal–China telah mencapai 157 orang, sementara 41 lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Para korban luka kini tengah mendapat penanganan medis di rumah-rumah sakit setempat.
Peristiwa di Pelabuhan Gyirong
Bencana alam tersebut melanda pelabuhan perbatasan Gyirong, yang terletak di wilayah otonom Xizang di bagian barat daya China dan kerap disebut Tibet. Kejadian berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, sekitar pukul 08.30 waktu setempat, ketika banjir bandang memicu longsor berskala besar yang menyapu wilayah sekitar.
Perintah Presiden Xi Jinping
Menanggapi tragedi itu, Presiden China Xi Jinping langsung memerintahkan pelaksanaan operasi pencarian dan penyelamatan berskala besar guna menemukan serta mengevakuasi orang-orang yang masih hilang. Ia juga menyerukan agar warga yang berada di zona berisiko segera dievakuasi dan korban luka memperoleh perawatan medis secepatnya demi menekan angka kematian.
“Xi juga menekankan perlunya memperkuat pemantauan dan peringatan dini, memastikan operasi penyelamatan yang ilmiah dan mencegah bencana sekunder.”
Dalam instruksinya, Xi mendesak pemerintah daerah beserta instansi terkait untuk bersiap menghadapi skenario terburuk dan kondisi ekstrem. Ia menegaskan bahwa langkah pencegahan banjir serta topan wajib diterapkan secara menyeluruh, disertai penguatan upaya mitigasi guna mengidentifikasi dan meminimalkan potensi risiko bencana.
“Ia menuntut tindakan tegas untuk mencegah bencana dan kecelakaan besar serta melindungi nyawa dan harta benda masyarakat.”
Respons Perdana Menteri Li Qiang
Perdana Menteri Li Qiang turut memberikan arahan agar pihak berwenang segera memverifikasi jumlah korban hilang maupun terdampak. Seluruh upaya penyelamatan dan penyaluran bantuan diminta dioptimalkan tanpa penundaan.
“Li juga menginstruksikan Kementerian Luar Negeri untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan negara-negara terkait, segera berbagi informasi, dan bekerja sama untuk menangani upaya penyelamatan dan bantuan dengan tepat.”
Wisatawan Asing yang Belum Ditemukan
Sunil Sharma, Juru Bicara Dewan Pariwisata Nepal, mengonfirmasi bahwa wisatawan asing yang masih hilang berasal dari India, Australia, Belanda, Amerika Serikat, Malaysia, Inggris, dan Afrika Selatan. Proses pencarian terhadap mereka terus berlangsung di kawasan terdampak.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor?
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor matter?
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
