Update Ranking BWF Ganda Campuran: Kalah di Perempat Final Kejuaraan Dunia, Fajar/Fikri Aman di Peringkat Dua Dunia
Ranking BWF Ganda Campuran mengalami pergeseran penting setelah Kejuaraan Dunia BWF 2026 resmi berakhir. Meski langkah ganda campuran Indonesia terhenti di
Ranking BWF Ganda Campuran: Fajar/Fikri Aman di Peringkat Dua
Beritanara.com – Ranking BWF Ganda Campuran mengalami pergeseran penting setelah Kejuaraan Dunia BWF 2026 resmi berakhir. Meski langkah ganda campuran Indonesia terhenti di babak perempat final, posisi Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri di papan klasemen global tetap kokoh di urutan kedua dunia. Tabungan poin yang mereka kumpulkan sepanjang musim memastikan bahwa satu kekalahan di turnamen elite tidak cukup untuk menggoyahkan kedudukan mereka di puncak persaingan.
Dampak Hasil Final terhadap Klasemen Global
Puncak Kejuaraan Dunia BWF 2026 dimenangkan oleh pasangan Liang Wei Keng dan Wang Chang. Di laga final, mereka berhasil menundukkan Aaron Chia dan Soh Wooi Yik dalam pertandingan yang menentukan gelar. Kemenangan tersebut secara langsung mengangkat Liang/Wang ke posisi ketiga pada ranking BWF Ganda Campuran dengan akumulasi 94.089 poin.
Sebaliknya, kekalahan di final membuat Aaron/Soh tertahan di peringkat keempat dengan total 88.884 poin. Di atas keduanya, pasangan Korea Selatan Kim Won-ho dan Seo Seung-jae masih mendominasi puncak klasemen dengan 115.899 poin. Jarak poin antara posisi pertama dan kedua cukup lebar, sehingga pergeseran di bagian atas tabel membutuhkan waktu beberapa turnamen untuk berubah secara signifikan.
Peringkat dua dunia bukan sekadar angka; ia merupakan hasil konsistensi performa di berbagai turnamen sepanjang musim. Satu kekalahan di babak perempat final tidak menghapus puluhan kemenangan yang membangun posisi tersebut.
Fajar/Fikri: Terhenti di Perempat Final, Klasemen Tetap Aman
Perjalanan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri di Kejuaraan Dunia BWF 2026 harus berhenti di babak perempat final. Mereka gagal melangkah lebih jauh dan harus puas dengan hasil tersebut. Namun, implikasinya terhadap ranking BWF Ganda Campuran nyaris nihil. Dengan 94.453 poin yang telah terkumpul, pasangan Indonesia itu tetap menempati peringkat kedua dunia tanpa perubahan posisi.
Kekokohan posisi ini menegaskan bahwa Fajar/Fikri telah membangun fondasi poin yang sangat kuat sepanjang musim. Bahkan tanpa tambahan poin dari Kejuaraan Dunia, mereka masih berada jauh di depan pasangan-pasangan yang finis di babak-babak awal turnamen tersebut. Konsistensi performa di turnamen-turnamen sebelumnya menjadi penopang utama kedudukan mereka di papan atas.
Wakil Indonesia Lain di Papan Klasemen
Di luar Fajar/Fikri, Indonesia masih memiliki satu pasangan lain yang bertahan di sepuluh besar ranking BWF Ganda Campuran. Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani mempertahankan posisi ketujuh dunia dengan 71.746 poin. Keberhasilan mereka bertahan di zona elite menunjukkan kedalaman skuad ganda campuran Indonesia yang terus berkembang.
Di bawah sepuluh besar, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin menempati peringkat ke-12. Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana tercatat di urutan ke-25, sementara Muhammad Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat berada di posisi ke-27. Keberadaan beberapa pasangan Indonesia di papan klasemen mengindikasikan bahwa program pembinaan ganda campuran nasional menghasilkan talenta secara berkelanjutan.
FAQ: Ranking BWF Ganda Campuran
Bagaimana cara poin ranking BWF Ganda Campuran dihitung? Poin dikumpulkan dari hasil di turnamen-turnamen resmi BWF sepanjang periode 52 minggu. Semakin tinggi level turnamen dan semakin jauh babak yang dicapai, semakin besar poin yang diperoleh. Poin dari turnamen lama akan jatuh tempo secara bertahap.
Apakah satu kekalahan di Kejuaraan Dunia bisa menurunkan peringkat pasangan? Tidak secara langsung. Peringkat dihitung dari akumulasi poin, bukan dari hasil satu turnamen. Selama pasangan masih memiliki poin dari turnamen-turnamen sebelumnya yang belum jatuh tempo, posisi mereka tidak berubah hanya karena satu kekalahan.
Berapa poin yang dibutuhkan untuk naik ke peringkat satu? Berdasarkan data terkini, Kim Won-ho/Seo Seung-jae mengoleksi 115.899 poin di puncak. Fajar/Fikri berada di posisi kedua dengan 94.453 poin, sehingga selisih sekitar 21.446 poin harus ditutup melalui performa di turnamen-turnamen berikutnya.
Kapan ranking BWF Ganda Campuran diperbarui? Klasemen diperbarui secara berkala oleh BWF setelah setiap turnamen resmi selesai. Perubahan posisi dapat terjadi setiap pekan tergantung pada jadwal turnamen yang berlangsung.
