Sejak Perang dengan Iran, AS Disebut Mulai Kehabisan Rudal Pencegat
Berdasarkan laporan yang dirilis CNN pada hari Selasa, tanggal 4 Agustus, cadangan senjata penting bagi angkatan bersenjata Amerika Serikat mengalami
Kekurangan Rudal Pencegat AS Terungkap Sejak Konflik Iran
Stok Strategis Menurun Drastis
Beritanara.com – Berdasarkan laporan yang dirilis CNN pada hari Selasa, tanggal 4 Agustus, cadangan senjata penting bagi angkatan bersenjata Amerika Serikat mengalami penurunan tajam. Hal ini terjadi seiring berjalannya pertempuran melawan Iran. Mengacu pada data inventaris terkini serta informasi dari pihak internal, militer AS tercatat telah menghabiskan hampir empat per lima dari total rudal THAAD. Selain itu, setengah dari stok rudal Patriot juga telah terpakai.
Beberapa komandan tingkat tinggi Pentagon secara tertutup menyatakan bahwa level amunisi mereka kini berada pada posisi “sangat rendah”.
Penurunan ini memicu kekhawatiran baru mengenai ketahanan pertahanan udara, khususnya bagi negara-negara Teluk yang bergantung pada teknologi AS. Mereka khawatir kemampuan menghadapi drone dan rudal Iran akan melemah, terutama jika ada serangan balasan menyusul aksi militer Washington. Sebelum permulaan konflik, lembaga Center for Strategic and International Studies (CSIS) mencatat Amerika Serikat menyimpan sekitar 2.200 rudal Patriot generasi terbaru serta 452 unit THAAD.
Dampak Terhadap Keputusan Presiden Trump
Situasi logistik ini menjadi faktor utama Presiden Donald Trump menunda rencana serangan tambahan ke Iran akhir pekan lalu. Langkah tersebut diambil setelah sekutu-sekutu di kawasan Teluk menyampaikan kegelisahan mengenai potensi serangan balik terhadap infrastruktur energi mereka.
Sean Parnell, juru bicara Pentagon, menegaskan bahwa angkatan bersenjata AS masih memegang kemampuan penuh untuk menjalankan setiap misi sesuai arahan presiden.
Di sisi lain, Anna Kelly dari Gedung Putih menyatakan kepada CNN bahwa persediaan amunisi dan rudal saat ini masih melimpah untuk mendukung tujuan politik Trump.
Selain THAAD dan Patriot, jenis senjata lain seperti ATACMS, PrSM, dan Tomahawk juga mengalami pengurangan signifikan. Saat ini, pabrik hanya mampu memproduksi sekitar 15 rudal Tomahawk dan 20 rudal Patriot per bulannya. Analis militer memperkirakan proses pemulihan stok THAAD ke level pra-perang akan memakan waktu minimal tiga tahun.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Sejak Perang dengan Iran AS Disebut?
Sejak Perang dengan Iran AS Disebut is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Sejak Perang dengan Iran AS Disebut matter?
Sejak Perang dengan Iran AS Disebut matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
