Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Bolatainment

Unai Emery Puji Taktik Indonesia All Stars Hadapi Aston Villa, Kurniawan Dwi Yulianto Pilih Rendah Hati

Elizabeth Jones - beritanara.com 3 mins baca

Pertandingan persahabatan pramusim antara Indonesia All Stars dan Aston Villa telah berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada

Unai Emery Puji Taktik Indonesia All Stars Hadapi Aston Villa, Kurniawan Dwi Yulianto Pilih Rendah Hati

Unai Emery Apresiasi Taktik Indonesia All Stars Lawan Aston Villa

Beritanara.com – Pertandingan persahabatan pramusim antara Indonesia All Stars dan Aston Villa telah berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026. Dalam laga tersebut, tim yang diasuh Kurniawan Dwi Yulianto berhasil menampilkan performa solid di hadapan skuad asal Inggris. Setelah pertandingan usai, pelatih Aston Villa secara khusus memberikan apresiasi terhadap strategi yang diterapkan oleh pelatih Indonesia All Stars.

Strategi yang Dipuji Pelatih Aston Villa

Unai Emery Puji Taktik Indonesia All Stars setelah menyaksikan bagaimana para pemain tampil terorganisir dengan baik. Pelatih asal Spanyol tersebut menyatakan bahwa ia terkesan dengan kemampuan tim lokal dalam menerapkan instruksi selama pertandingan. Menurutnya, level permainan yang ditampilkan sangat sesuai untuk keperluan pramusim Aston Villa.

“Ini bukan kejutan karena pagi ini kami sempat berbicara dengan pelatih asal Spanyol, pelatih yang ada di sini di Jakarta, dan dia memberi tahu kami bahwa sepak bola di Indonesia berkembang pesat,” ujar Emery di SUGBK, Sabtu.

“Dan para pemain yang bertanding hari ini menunjukkan kapasitas serta keterampilan mereka. Saya pikir mereka terorganisasi dengan baik, dan level permainan saat menghadapi kami sangat bagus untuk kami,” tambahnya.

Kurniawan Dwi Yulianto Tetap Rendah Hati

Mendengar pujian dari pelatih bintang dunia tersebut, Kurniawan Dwi Yulianto memilih untuk bersikap rendah hati. Eks pelatih Timnas Indonesia U-17 ini menegaskan bahwa apresiasi seharusnya ditujukan kepada para pemain, bukan kepadanya. Ia menjelaskan bahwa para pemain berhasil menjalankan taktik yang telah direncanakan dengan baik selama pertandingan berlangsung.

Kurniawan juga mengungkapkan bahwa ia tidak ingin anak asuhnya tampil terlalu keras mengingat laga ini merupakan bagian dari masa pramusim. Dengan risiko cedera yang lebih tinggi pada periode pramusim, strategi bermain yang hati-hati menjadi prioritas utama. Hal ini sejalan dengan pernyataan Emery bahwa ia melihat potensi besar dari sepak bola Indonesia.

“Enggak, enggak, enggak. Itu pemain aja lah yang mau disiplin. Jadi dari awal kita sudah sepakat bahwa eh ini memang pertandingan pre-season,” kata Kurniawan.

“Kita sangat berhati-hati sekali lah. Satu sisi kita enggak mau pemain cedera, satu sisi ini juga kesempatan untuk melawan tim besar,” sambungnya.

Performa Tim yang Menunjukkan Kesatuan

Pria akrab yang disapa “Si Kurus” tersebut menilai bahwa para pemain mampu tampil dalam kesatuan sebagai tim. Menurutnya, hal tersebut merupakan aspek yang paling utama dalam pertandingan kali ini. Kurniawan juga menambahkan bahwa para pemain menunjukkan disiplin tinggi dalam menjalankan instruksi taktis yang diberikan.

Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi untuk kedua tim, tetapi juga momentum untuk menunjukkan perkembangan sepak bola Indonesia di kancah internasional. Dengan apresiasi dari pelatih ternama dunia seperti Unai Emery, kepercayaan terhadap kualitas sepak bola tanah air semakin meningkat. Strategi yang diterapkan Kurniawan Dwi Yulianto terbukti efektif dalam menghadapi tim berkelas dunia, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan sepak bola nasional ke depannya.

Ikut berdiskusi