Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Bulutangkis

Update Ranking BWF Sektor Ganda Campuran: Masih Belum Ada Wakil Indonesia di Peringkat 10 Besar Dunia

Robert Williams - beritanara.com 3 mins baca

Pembaruan terbaru mengenai Ranking BWF Sektor Ganda Campuran pada pekan ke-31 musim ini mengonfirmasi bahwa Indonesia masih belum memiliki pasangan yang masuk

Update Ranking BWF Sektor Ganda Campuran: Masih Belum Ada Wakil Indonesia di Peringkat 10 Besar Dunia

Ranking BWF Ganda Campuran: Indonesia Belum di 10 Besar

Beritanara.com – Pembaruan terbaru mengenai Ranking BWF Sektor Ganda Campuran pada pekan ke-31 musim ini mengonfirmasi bahwa Indonesia masih belum memiliki pasangan yang masuk ke dalam sepuluh besar dunia. Dominasi pasangan asal Tiongkok di puncak klasemen semakin terlihat jelas, sementara pasangan Indonesia harus berjuang keras untuk meningkatkan posisi mereka di kancah internasional.

Keunggulan Pasangan Tiongkok di Puncak Klasemen

Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping saat ini memimpin ranking global dengan total 106.500 poin yang telah mereka kumpulkan. Di posisi kedua, pasangan Jiang Zhen Bang dan Wei Ya Xin juga mencatatkan performa yang sangat solid sepanjang musim ini. Kedua pasangan ini menjadi bukti nyata bahwa negara tirai bambu masih menjadi kekuatan utama dan tidak terbantahkan di sektor ganda campuran dunia.

Performa konsisten yang ditunjukkan oleh pasangan-pasangan Tiongkok ini membuat mereka semakin sulit digantikan oleh pesaing dari negara lain. Dengan selisih poin yang cukup jauh dari pasangan di posisi ketiga, dominasi mereka di ranking BWF sektor ganda campuran tampaknya akan terus berlanjut hingga akhir musim.

Representasi Indonesia di Ranking Dunia

Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menjadi representasi Indonesia tertinggi dengan berada di peringkat ke-13 dunia. Pasangan ini mengumpulkan 53.250 poin, namun mengalami penurunan posisi akibat tidak mengikuti turnamen Japan Open maupun China Open 2026. Ketidakhadiran mereka di kedua turnamen tersebut menjadi faktor utama yang mempengaruhi posisi ranking mereka.

Ganda Campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu Sumber : PBSI

Di bawah mereka, Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah juga mencatatkan penurunan yang cukup berarti dalam ranking terbaru. Setelah kehilangan empat tingkat, pasangan ini kini berada di posisi ke-20 dunia dengan 47.790 poin. Faktor utama penyebab penurunan ini adalah hasil yang belum maksimal di China Open 2026, yang membuat mereka kehilangan poin penting.

Sementara itu, ada kabar baik dari Marwan Faza dan Aisyah Salsabila Putri Pranata yang berhasil naik satu peringkat ke posisi ke-23. Pasangan Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil juga mengalami kenaikan serupa ke peringkat ke-24, meskipun selisih poin mereka sangat tipis dengan pasangan di atasnya.

Analisis Penurunan Beberapa Pasangan Indonesia

Beberapa pasangan lain mengalami penurunan posisi yang lebih tajam dalam ranking terbaru ini. Dejan Ferdinansyah dan Bernadine Anindya Wardana, yang kini sudah tidak lagi berpasangan, turun ke posisi ke-30 dunia. Bobby Setiabudi dan Melati Daeva Oktavianti juga kehilangan dua peringkat dan kini berada di urutan ke-39.

Penurunan paling drastis dialami Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja. Pasangan ini merosot hingga 13 posisi dan kini menempati peringkat ke-95 dunia, yang menunjukkan perlunya evaluasi strategi dan persiapan mereka ke depannya.

Dengan demikian, masih ada ruang bagi pasangan Indonesia untuk meningkatkan performa agar bisa masuk ke dalam sepuluh besar ranking BWF sektor ganda campuran di masa mendatang. Konsistensi dalam turnamen-turnamen besar akan menjadi kunci utama untuk mencapai target tersebut.

Ikut berdiskusi