Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Trend

Korban Kekerasan Seksual di Lebak Titipkan Bayinya ke Yayasan Pratiwi Noviyanthi, Ini Alasannya

Michael Johnson - beritanara.com 3 mins baca

Keluarga di Kabupaten Lebak, Banten, telah mengambil keputusan penting untuk menitipkan bayi laki-laki mereka kepada Yayasan Pratiwi Noviyanthi. Langkah ini

Korban Kekerasan Seksual di Lebak Titipkan Bayinya ke Yayasan Pratiwi Noviyanthi, Ini Alasannya

Bayi Korban Kekerasan Seksual di Lebak Dititipkan ke Yayasan Pratiwi

Beritanara.com – Keluarga di Kabupaten Lebak, Banten, telah mengambil keputusan penting untuk menitipkan bayi laki-laki mereka kepada Yayasan Pratiwi Noviyanthi. Langkah ini diambil setelah sang anak menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang kakek berusia 64 tahun dengan inisial SN. Hingga kini, pelaku masih tercatat sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), sehingga keluarga merasa lebih aman jika korban dan bayinya berada di tempat yang lebih terlindungi.

Keputusan menitipkan bayi ini bukan tanpa pertimbangan matang. Keluarga menyadari bahwa korban masih berusia sangat muda dan membutuhkan dukungan psikologis untuk pulih dari trauma yang dialaminya. Selain itu, kondisi ekonomi keluarga juga menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan ini. Sebagai kepala keluarga tunggal, ibu korban harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Proses Pemulihan dan Masa Depan Sang Bayi

Korban Kekerasan Seksual di Lebak ini kini berada di bawah asuhan Yayasan Pratiwi Noviyanthi yang dikenal memberikan perawatan komprehensif bagi para korban. Yayasan tersebut menyediakan lingkungan yang kondusif untuk pemulihan mental dan emosional korban, sekaligus memastikan bayi mendapatkan nutrisi dan pendidikan yang layak.

Ibu korban menjelaskan bahwa ia mempercayakan sepenuhnya pengasuhan bayi kepada yayasan tersebut. Menurutnya, meskipun berat secara emosional, langkah ini diambil demi masa depan sang cucu yang lebih cerah. Ia juga merasa tenang karena mengetahui yayasan memiliki track record yang baik dalam menangani kasus serupa.

“Kalau diurusin sama ibu cuma kita berdua ini. Sedangkan ini kan masa depannya masih panjang. Mau mondok lagi. Kalau ibu enggak kerja, ibu buat nyari apa? Sedangkan bapaknya kan enggak kasihan sama anaknya,” ujar ibu korban dalam tayangan YouTube Pratiwi Noviyanthi.

Selain aspek ekonomi, kondisi mental korban juga menjadi pertimbangan penting. Korban mengalami trauma mendalam akibat kekerasan yang menimpanya, sehingga memerlukan suasana yang lebih tenang untuk menjalani masa pemulihan pasca-melahirkan. Dengan berada di yayasan, korban dapat fokus pada proses penyembuhan tanpa harus khawatir tentang kebutuhan bayi.

Ibu korban juga menyampaikan bahwa ia tidak merasa kehilangan sang cucu. Justru, ia merasa lega karena bayinya akan mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik. Ia mempercayakan pengasuhan bayi kepada Pratiwi Noviyanthi karena yakin yayasan tersebut mampu memberikan pendidikan dan kehidupan yang lebih layak bagi sang bayi.

“Jadi diginiin harus ikhlas ya demi masa depan, biar anaknya misalkan masa depannya juga cerah. Cuma sedih aja sebagai seorang ibu gimana lah. Enggak sedih kalau dikasih sama Kak Novi mah percaya, ikhlas,” tuturnya.

Keputusan ini juga mencerminkan kearifan lokal dalam menghadapi masalah. Keluarga Lebak ini memilih untuk tidak menyembunyikan kasus kekerasan seksual di dalam rumah, melainkan membuka diri dan meminta bantuan dari pihak yang kompeten. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya penanganan kasus kekerasan seksual secara profesional.

“Makanya ini sama Kak Novi aja. Nanti kalau lihat boleh, bisa lihat. Ikhlasin supaya masa depannya panjang, Nak. Bukan mama enggak ngurusin, bukan neneknya enggak ngurusin. Cuma keadaan ekonomi. Ini kalau masuk pesantren, ibunya kan saya harus ngedukung juga. Bingung, daripada anaknya terlantar, kasihan,” ucap ibu korban.

Dengan demikian, penitipan bayi ini merupakan solusi terbaik yang diambil keluarga untuk memastikan kesejahteraan korban dan sang bayi di masa depan. Yayasan Pratiwi Noviyanthi diharapkan dapat menjadi tempat yang aman bagi korban Kekerasan Seksual di Lebak untuk memulai kehidupan baru yang lebih baik.

Ikut berdiskusi