Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Oneprix

Veda Ega Pratama Akui Tak Terobsesi Raih Gelar Rookie of the Year Moto3 2026 – Ini Alasannya

Joseph Rodriguez - beritanara.com 3 mins baca

Veda Ega Pratama Tak Terobsesi Jadi Rookie of the Year Moto3 2026 Veda Ega Pratama Akui Tak Terobsesi - Veda Ega Pratama, salah satu pembalap muda Indonesia

Veda Ega Pratama Akui Tak Terobsesi Raih Gelar Rookie of the Year Moto3 2026 – Ini Alasannya

Veda Ega Pratama Tak Terobsesi Jadi Rookie of the Year Moto3 2026

Veda Ega Pratama Akui Tak Terobsesi – Veda Ega Pratama, salah satu pembalap muda Indonesia yang menunjukkan kemajuan signifikan di dunia balap, mengungkapkan bahwa ia tidak terobsesi untuk meraih gelar Rookie of the Year dalam Moto3 2026. Meski beberapa pihak menilai prestasinya menjanjikan, Veda lebih fokus pada proses pembelajaran dan peningkatan diri di setiap sesi balapan.

Penampilan Menjanjikan di Awal Musim

Veda Ega Pratama tampil konsisten sejak awal musim Moto3 2026, dengan beberapa hasil yang membanggakan. Kehadirannya di sirkuit telah memperlihatkan kemampuan teknis dan mental yang matang, meski ia tetap mengakui bahwa tantangan di kelas ini sangat tinggi. “Awal musim ini, saya hanya ingin fokus pada setiap lap dan belajar dari pengalaman,” ujar Veda, menurut laporan dari TVOne News.

Salah satu hal yang membuat Veda terus berkembang adalah sikap rendah hati terhadap kompetisi. Ia mengakui bahwa banyak pembalap rookie di musim ini memiliki level keahlian yang luar biasa. “Banyak pembalap lain yang juga berusaha keras, jadi saya tidak ingin merasa terbebani dengan target tertentu,” katanya.

Analisis Persaingan di Kelas Moto3

Kompetisi Moto3 2026 terbilang sengit, dengan sejumlah nama besar yang turut memperkuat liga ini. Veda Ega Pratama secara terbuka mengungkapkan bahwa ia lebih menikmati proses dan mengejar konsistensi daripada mencari target spesifik. “Saya lebih suka fokus pada langkah kecil setiap hari, daripada memikirkan kejutan besar di akhir musim,” jelasnya.

Menurut pengamat balap, Veda mungkin tidak mengambil jalur serba cepat, tetapi pendekatannya yang matang telah membantunya berada di posisi yang cukup kompetitif. Dengan total 90 poin, ia berada di peringkat keenam, sementara Brian Uriarte mengisi posisi kedua dengan 127 poin. Meski begitu, Veda menegaskan bahwa ia tidak mengabaikan peran poin dalam mengamankan gelar.

Veda Ega Pratama juga menyebut bahwa kehadiran rival-rival berbakat seperti Hakim Danish dan Bryan Uriarte menjadi motivasi tambahan. “Mereka juga berusaha keras, dan saya harus terus meningkat agar bisa berada di papan atas,” ujarnya. Namun, ia tidak menargetkan pemenang gelar Rookie of the Year secara eksplisit.

Strategi Jangka Panjang dan Harapan

Veda Ega Pratama mengungkapkan bahwa fokus utamanya adalah mengejar pengalaman dan memperbaiki teknik balap. “Saya ingin tumbuh sebagai pembalap yang lebih baik, bukan hanya meraih penghargaan,” katanya. Ia juga menjelaskan bahwa sikap tidak terobsesi membantunya tetap tenang dan fokus saat menghadapi tekanan di sirkuit.

Kelakuan Veda ini menjadi contoh bagus bagi para pembalap muda yang ingin menjaga keseimbangan antara ambisi dan kesabaran. Meski poin menjadi alat penting dalam mengukur performa, ia lebih mengutamakan pengalaman untuk membangun fondasi yang kuat. “Gelar Rookie of the Year bisa datang sebagai bonus, tapi itu bukan hal yang membuat saya mengubah cara berpikir,” tutur Veda.

Libur Musim Panas dan Persiapan ke Depan

Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, Veda Ega Pratama akan memanfaatkan libur musim panas untuk berlatih lebih intensif di Sirkuit Mandalika. “Saya akan menghabiskan waktu di sini untuk memperkuat kekuatan fisik dan teknik,” katanya. Hal ini dilakukan agar ia siap menghadapi tantangan baru di Moto3 Inggris 2026, yang akan dimulai awal Agustus.

Dengan pembalap muda lainnya yang terus berkembang, Veda yakin bahwa kompetisi akan semakin menarik di musim depan. Ia juga berharap bisa menunjukkan kemajuan yang lebih nyata dalam beberapa bulan ke depan. “Saya tidak ingin hanya menyenangkan mata, tetapi juga membuktikan bahwa saya bisa bertahan di level yang lebih tinggi,” pungkas Veda.

Ikut berdiskusi