Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Regional

Latest Program: Insan Medika Academy Selenggarakan Pelatihan Caregiver bagi Keluarga Penyandang Disabilitas Bersama Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta

Joseph Brown - beritanara.com 4 mins baca

Pelatihan Caregiver untuk Keluarga Penyandang Disabilitas Diluncurkan oleh Insan Medika Academy Latest Program - Insan Medika Academy meluncurkan inisiatif

Latest Program: Insan Medika Academy Selenggarakan Pelatihan Caregiver bagi Keluarga Penyandang Disabilitas Bersama Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta

Pelatihan Caregiver untuk Keluarga Penyandang Disabilitas Diluncurkan oleh Insan Medika Academy

Latest Program – Insan Medika Academy meluncurkan inisiatif baru berupa pelatihan caregiver yang bertujuan meningkatkan kemampuan keluarga penyandang disabilitas dalam merawat dan mendukung anggota keluarga mereka. Kegiatan ini diselenggarakan secara bersamaan dengan Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta pada 14–17 Juli 2026, di mana peserta melibatkan warga yang tergabung dalam Forum Kemantren Inklusi (FKI) se-Kota Yogyakarta. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai peran caregiver dalam pengasuhan disabilitas, serta menghadirkan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Keluarga Disabilitas Diberi Pelatihan Kapasitas

Pelatihan ini menyediakan materi yang mencakup teori dan simulasi langsung, seperti komunikasi terapeutik, pemenuhan kebutuhan dasar, dan teknik mendampingan anggota keluarga disabilitas dengan aman. Dengan pendekatan holistik, para peserta diberi kesempatan untuk belajar bagaimana menciptakan lingkungan yang ramah bagi penyandang disabilitas, sambil memperkuat keterlibatan aktif mereka dalam proses rehabilitasi. Selain itu, program ini juga mencakup diskusi tentang hak-hak penyandang disabilitas, yang menjadi bagian penting dalam menjaga martabat mereka di tengah masyarakat.

“Pelatihan ini adalah bagian dari Latest Program yang kami prioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas melalui pendekatan keluarga. Dengan memberikan pelatihan yang terukur, kami berharap mereka mampu menjadi pendukung utama bagi anggota keluarga mereka,” ungkap Gracia Yanida Rachmawati, S.Psi., M.M., selaku pemimpin Tim Kerja Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta.

Program Terbaru untuk Pemberdayaan Sosial

Dalam rangkaian kegiatan Latest Program, Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan inklusi. Program ini tidak hanya mengutamakan penguatan kompetensi caregiver, tetapi juga memberikan peluang bagi keluarga penyandang disabilitas untuk membangun jaringan dukungan secara lokal. Dengan memadukan teori dan praktek, pelatihan ini menjadi alat yang efektif untuk mengubah paradigma perawatan dari pihak luar ke dalam lingkaran keluarga.

“Kami berkomitmen untuk memperluas jangkauan Latest Program ini, sehingga lebih banyak keluarga penyandang disabilitas bisa mendapatkan pelatihan yang komprehensif. Dengan kemampuan yang lebih baik, mereka akan mampu menjaga kualitas hidup anggota keluarganya sekaligus memperkuat ekonomi keluarga melalui produktivitas,” lanjut Rizki Pebrian Pratama, Kepala Insan Medika Academy.

Insan Medika Academy: Pengalaman dalam Pelatihan Kesehatan

Sebagai penyelenggara pelatihan yang telah terbukti di bidang kesehatan, Insan Medika Academy memiliki reputasi baik dalam mencetak caregiver dan perawat rumah yang kompeten. Institusi ini telah berkolaborasi dengan berbagai mitra seperti pemerintah daerah, institusi pendidikan, rumah sakit, serta organisasi kemasyarakatan dalam menyelenggarakan program pelatihan yang selaras dengan standar nasional. Dengan kurikulum yang terstruktur dan instruktur berpengalaman, pelatihan ini menawarkan pendekatan terpadu untuk meningkatkan kapasitas anggota keluarga penyandang disabilitas.

Kurikulum Berbasis Kompetensi dan Akreditasi

Program Latest Program ini mengikuti kurikulum yang disesuaikan dengan standar kompetensi nasional, sehingga peserta dapat memperoleh sertifikasi profesional setelah selesai mengikuti pelatihan. Materi yang diajarkan mencakup aspek psikologis, fisik, dan sosial, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengasuhan disabilitas secara menyeluruh. Selain itu, Insan Medika Academy juga memberikan penekanan pada pelatihan kecakapan emosional, yang penting untuk membangun hubungan harmonis antara caregiver dan penyandang disabilitas.

“Kami berharap Latest Program ini menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas SDM keluarga penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta. Dengan pendekatan berbasis kompetensi, peserta akan mampu mengembangkan peran mereka sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Rizki dalam wawancara khusus.

Manfaat dan Dampak Program Pelatihan

Program Latest Program ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat penyandang disabilitas, terutama dalam aspek kesehatan dan sosial. Dengan memberikan keterampilan pendampingan yang baik, keluarga tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari penyandang disabilitas, tetapi juga meningkatkan kemandirian mereka. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta membangun kesadaran bahwa peran caregiver adalah bagian dari sistem pendukung yang penting.

“Keterlibatan keluarga dalam proses pendampingan disabilitas sangat berpengaruh pada kualitas hidup anggota keluarga. Dengan pelatihan yang terukur, mereka akan lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi tantangan sehari-hari,” tutur peserta pelatihan yang berpengalaman dalam merawat anggota keluarga dengan disabilitas.

Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu bagian dari tindak lanjut Latest Program yang telah diumumkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta dalam upaya meningkatkan inklusivitas dan kesejahteraan penyandang disabilitas. Dengan pendekatan kolaboratif, Insan Medika Academy dan Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta menunjukkan komitmen yang kuat untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan dan bermakna. Harapan besar pun ditujukan pada keterlibatan lebih luas dari masyarakat dalam mengembangkan kompetensi caregiver di tingkat lokal, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas kehidupan penyandang disabilitas secara holistik.

Ikut berdiskusi