Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

Tak Hanya Sekap Wanita Taufik Hidayat Juga Diduga Terlibat Curanmor – Ini Kata Polda Jabar

Joseph Brown - beritanara.com 3 mins baca

Taufik Hidayat Diduga Terlibat Curanmor dan Sekap Wanita, Polda Jabar Terus Selidiki Tak Hanya Sekap Wanita Taufik Hidayat - Dalam penyelidikan terbaru

Tak Hanya Sekap Wanita Taufik Hidayat Juga Diduga Terlibat Curanmor – Ini Kata Polda Jabar

Taufik Hidayat Diduga Terlibat Curanmor dan Sekap Wanita, Polda Jabar Terus Selidiki

Tak Hanya Sekap Wanita Taufik Hidayat – Dalam penyelidikan terbaru, Taufik Hidayat (30), yang sebelumnya dituduh melakukan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan, kini juga diduga terlibat dalam beberapa kasus pencurian sepeda motor. Polda Jabar sedang mengejar investigasi lebih lanjut terkait laporan masyarakat yang mengklaim aksi pencurian melibatkan pria tersebut. Fokus utama penelusuran ini adalah memverifikasi apakah Taufik Hidayat terlibat dalam kejahatan kurang dari satu tahun terakhir, dengan dugaan yang semakin kuat mengenai keterlibatannya dalam pencurian sepeda motor.

Latar Belakang Kasus

Kasus Taufik Hidayat telah mengemuka sejak beberapa bulan terakhir, terutama setelah adanya pengakuan korban yang mengungkapkan kekejaman yang dialaminya. Menurut kabar dari sumber terpercaya, Taufik Hidayat diketahui telah menahan korban selama beberapa hari sebelum melepaskannya dengan kondisi yang memprihatinkan. Dalam kasus kekerasan tersebut, dia juga diduga menyalahgunakan kekuasaan dan melakukan tindakan anarkis terhadap korban. Namun, keberadaan Taufik Hidayat dalam kasus kejahatan lain, khususnya pencurian sepeda motor, kini menjadi sorotan baru.

“Laporan kasus curanmor ini sudah kami terima, saat ini sedang didalami berdasarkan keterangan dari saksi-saksi pelapor,” jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, di Bandung, Kamis (2/6/2026).

Polda Jabar menyatakan bahwa kegiatan penyelidikan tengah berjalan intensif, dengan penyidik berusaha mengumpulkan bukti-bukti yang relevan. Salah satu sumber yang diberikan adalah tangkapan layar dari video YouTube tvOnenews yang menunjukkan Taufik Hidayat pernah menginap bersama wanita yang menjadi korban. Sumber tersebut juga menyoroti keterkaitan antara kekerasan dan pencurian, sehingga membuat kasus ini lebih kompleks dan memerlukan investigasi menyeluruh.

Pengembangan Kasus dan Bukti

Dalam upaya memperkuat penyelidikan, Polda Jabar juga menggali informasi dari rekaman kamera pengawas (CCTV) yang viral di media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan Taufik Hidayat berada di kawasan Gedung Pakuan, dengan dugaan akan bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Bukti-bukti dari CCTV ini menjadi salah satu alat penting untuk memastikan hubungan antara Taufik Hidayat dan kejahatan pencurian sepeda motor.

“Rekaman CCTV yang beredar di media sosial baru kami konfirmasi tadi malam, saat ini masih dalam penyelidikan untuk memastikan unsur tindak pidana terpenuhi,” tambah Hendra.

Dalam penyelidikan, tim investigasi juga melibatkan berbagai saksi dan korban. Informasi yang diperoleh dari saksi-saksi menyatakan bahwa Taufik Hidayat tidak hanya melakukan penyekapan, tetapi juga diperkirakan memiliki peran dalam mengorganisasi pencurian sepeda motor. Menurut sumber yang dihubungi, Taufik Hidayat dikenal sebagai pelaku kejahatan yang terorganisir, sehingga kemungkinan keterlibatannya dalam kasus curanmor menjadi semakin tinggi.

Kasus kekerasan terhadap wanita yang melibatkan Taufik Hidayat kini semakin terang berkat proses rekonstruksi yang digelar oleh Polda Jabar. Dalam rekonstruksi, Taufik Hidayat memperagakan 21 adegan yang menunjukkan tingkat kejam dari tindakan penyekapan dan penganiayaannya terhadap korban. Tindakan ini berdampak pada reputasi Taufik Hidayat sebagai pelaku kejahatan yang berulang dan mungkin terkait dengan kegiatan kriminal lainnya.

Rekonstruksi difokuskan pada tiga titik lokasi penting, yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) utama. Direktur Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Jabar, Kombes Pol Rumi Untari, menjelaskan bahwa pemilihan TKP dilakukan karena relevansi peran masing-masing lokasi dalam kasus ini. Selain itu, keberadaan Taufik Hidayat di TKP yang berbeda mengindikasikan bahwa ia memiliki peran aktif dalam beberapa aksi kriminal.

“Kita memilih tiga TKP, yaitu TKP tiga, lima, dan enam, karena itu yang menjadi sentral peristiwa penganiayaan dan penyekapan,” kata Rumi saat diwawancarai di Bandung, Kamis (2/7).

Proses rekonstruksi ini tidak hanya memperkuat kesaksian dari korban, tetapi juga mengungkap pola perilaku Taufik Hidayat. Dalam pengakuan yang diberikan, Taufik Hidayat tidak membantah dan mengakui semua tindakan kekerasan yang sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP). Fakta ini memberikan konfirmasi awal bahwa dia berada di tengah penyelidikan untuk kasus curanmor yang diduga terkait dengan kekerasan terhadap wanita.

Ikut berdiskusi