Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Regional

Main Agenda: Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro: Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

Charles Williams - beritanara.com 3 mins baca

Main Agenda: 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro Percaya Tata Kelola PNM Survei INDEKSTAT 2025 Mengungkap Pertumbuhan Pendapatan Nasabah PNM Main Agenda

Main Agenda: Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro: Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

Main Agenda: 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro Percaya Tata Kelola PNM

Survei INDEKSTAT 2025 Mengungkap Pertumbuhan Pendapatan Nasabah PNM

Main Agenda – Perusahaan-perusahaan kecil dan menengah (UKM) serta pengusaha ultra-mikro di Indonesia kembali menjadi fokus utama dalam Main Agenda yang dibangun oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Berdasarkan hasil survei INDEKSTAT 2025, pendapatan nasabah PNM Mekaar meningkat signifikan, dari Rp2,02 juta per bulan menjadi Rp2,90 juta. Pertumbuhan ini mencerminkan keberhasilan program tata kelola yang diterapkan PNM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM).

PNM Raih Penghargaan CGPI Award 2025, Bukti Konsistensi GCG

Hasil survei tersebut menjadi penanda kuat bagi Main Agenda yang sedang dijalankan PNM. Bukan hanya dalam angka pendapatan, kepercayaan 23,3 juta pengusaha ultra-mikro juga terlihat dari penghargaan Indonesia Most Trusted Companies yang diraih PNM dalam CGPI Award 2025. Penghargaan ini diberikan oleh SWA Media, mengakui komitmen PNM dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) secara berkelanjutan. Main Agenda menjadi sarana untuk menyatukan visi ini dalam setiap kebijakan dan praktik kerja PNM.

Struktur Tata Kelola yang Terintegrasi dan Transparan

Tata kelola yang diterapkan PNM dalam Main Agenda mencakup seluruh lini organisasi, mulai dari level direksi hingga tim lapangan. Perusahaan ini memiliki sistem yang terstruktur, dengan 58 kantor cabang yang menyebar di 36 provinsi, dan lebih dari 43 ribu Account Officer yang bertugas sebagai mediator antara pemerintah dan pengusaha. Main Agenda tidak hanya fokus pada pendanaan, tetapi juga pada penguatan kapasitas keuangan nasabah, serta penerapan prinsip GCG dalam setiap tahap pengambilan keputusan.

“Main Agenda adalah alat untuk memastikan tata kelola yang baik terpahami oleh semua pemangku kepentingan, mulai dari nasabah hingga karyawan. Kami berkomitmen untuk menjaga kejujuran dan transparansi, karena kepercayaan menjadi dasar dari pertumbuhan ekonomi mikro,” jelas Kindaris, Direktur Utama PNM.

Upaya Mencegah Korupsi dan Meningkatkan Budaya Kepatuhan

Sebagai bagian dari Main Agenda, PNM juga menerapkan mekanisme anti-korupsi yang terukur. Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System/ WBS) menjadi salah satu alat utama dalam menjamin akuntabilitas proses pembiayaan. Melalui WBS, pelaku usaha mikro dapat melaporkan kecurangan atau pelanggaran kebijakan tanpa takut dihukum. Selain itu, Main Agenda mencakup pelatihan berkala bagi Account Officer untuk memperkuat budaya kepatuhan, serta penerapan standar transparansi dalam penggunaan dana nasabah.

Kinerja Tahunan dan Target Perluasan Jangkauan

PNM telah menunjukkan kemajuan yang konsisten dalam menjalankan Main Agenda selama beberapa tahun terakhir. Selain pertumbuhan pendapatan nasabah, perusahaan ini juga berhasil memperluas jangkauan layanannya ke daerah-daerah yang lebih remote, termasuk pulau-pulau kecil di Indonesia. Main Agenda menjadi strategi untuk memastikan setiap nasabah, baik di kota maupun desa, mendapatkan dukungan yang sama dalam pengelolaan usaha. Dengan lebih dari 23 juta pengusaha ultra-mikro sebagai bagian dari program ini, PNM terus berupaya membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Peran PNM dalam Meningkatkan Kualitas Pembiayaan

Dalam rangka memperkuat Main Agenda, PNM terus melakukan inovasi dalam metode pembiayaan. Perusahaan ini tidak hanya memberikan dana, tetapi juga pendampingan secara berkala untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha nasabah. Pelatihan seperti pengelolaan keuangan, pemasaran, dan manajemen risiko menjadi bagian integral dari program ini. Main Agenda juga mendorong transparansi dalam pemantauan kinerja, dengan sistem laporan berkala yang diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.

Ikut berdiskusi