BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

angis Bayi Pecah di Klitikan Pasar Sleman, Ditinggalkan Dalam Kardus Beserta Perlengkapan Bayi

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By Elizabeth Jones - beritanara.com

Bayi Ditinggalkan di Kardus, Klitikan Pasar Sleman

Insiden angis Bayi Pecah di Klitikan yang Mengguncang Warga

Beritanara.com – Jumat pagi, 14 Agustus 2026, kawasan Klitikan Pasar Sleman, DI Yogyakarta, menjadi pusat perhatian warga setelah terjadi insiden mengejutkan. Seorang bayi laki-laki ditemukan sendirian dalam sebuah kardus cokelat yang diletakkan di area pasar. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB ketika warga yang sedang beraktivitas pagi mendengar suara tangisan bayi yang terdengar dari kejauhan. Suara tersebut kemudian menjadi viral dan dikenal sebagai angis Bayi Pecah di Klitikan.

Setelah mengikuti sumber suara, sekelompok warga menemukan kardus berisi bayi mungil yang dibungkus dengan selimut tipis. Di dalam kardus tersebut juga terdapat perlengkapan penting seperti beberapa lembar pampers dan tisu basah. Bayi tersebut tampak bersih, sehat, dan tidak menunjukkan tanda-tanda luka atau cedera. Menurut perkiraan awal, bayi ini diperkirakan berusia sekitar satu minggu sejak lahir.

"Saat ditemukan, bayi itu dibungkus selimut. Di dalam kardus juga terdapat pampers dan tisu basah," ungkap Iptu Argo Anggoro, Kasi Humas Polresta Sleman.

Warga segera melaporkan temuan ini kepada perangkat desa setempat. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian yang datang ke lokasi untuk melakukan investigasi awal. Polisi kemudian mengevakuasi bayi ke RSUD Sleman untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Selama perjalanan, bayi tersebut tetap dalam kondisi stabil dan tidak menunjukkan gejala distress.

"Dari pemeriksaan awal, kondisi bayi bersih dan sehat. Diperkirakan berusia sekitar satu minggu," ucap Argo.

Kini, Polresta Sleman tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang meninggalkan bayi tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera menghubungi pihak berwenang. Kasus angis Bayi Pecah di Klitikan ini telah menjadi perhatian publik dan berbagai pihak mulai berinisiatif membantu pencarian orang tua bayi.

"Segera hubungi pihak terkait agar dapat diberikan penanganan dan perlindungan yang tepat," pungkas Argo.

Sebagai tambahan, Polresta Sleman juga mengingatkan masyarakat yang mengalami kesulitan dalam merawat bayi agar tidak meninggalkan anak di tempat yang membahayakan. Penemuan bayi ini telah menggegerkan warga sekitar dan menjadi perhatian publik. Banyak warga yang merasa iba dan ingin membantu memastikan bayi tersebut mendapatkan kasih sayang dan perawatan yang layak.

Informasi Penting untuk Masyarakat

Masyarakat yang ingin memberikan informasi terkait kasus ini dapat menghubungi Polresta Sleman melalui hotline atau datang langsung ke kantor polisi. Selain itu, masyarakat juga dapat melaporkan jika melihat bayi ditinggalkan di tempat umum. Kasus angis Bayi Pecah di Klitikan ini menjadi pengingat penting bagi semua orang untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama bayi-bayi yang membutuhkan perlindungan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus, masyarakat dapat mengikuti update dari Polresta Sleman melalui media sosial resmi mereka. Polisi berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan memastikan bayi tersebut mendapatkan tempat tinggal yang aman dan nyaman.

FAQ - Pertanyaan Umum

Di mana tepatnya bayi ditemukan? Bayi ditemukan di area Klitikan Pasar Sleman, DI Yogyakarta, sekitar pukul 05.00 WIB pada hari Jumat, 14 Agustus 2026.

Berapa usia bayi tersebut? Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi diperkirakan berusia sekitar satu minggu sejak lahir.

Bagaimana cara melaporkan jika melihat bayi ditinggalkan? Masyarakat dapat menghubungi Polresta Sleman melalui hotline atau datang langsung ke kantor polisi terdekat.

Di mana bayi saat ini dirawat? Bayi saat ini dirawat di RSUD Sleman untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Apakah ada reward untuk informasi yang membantu? Polresta Sleman belum mengumumkan reward khusus, namun masyarakat yang memberikan informasi berharga akan dihargai sesuai ketentuan.

Related Reading