BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Viral! Guru di Lampung Marah Bukan Main, Benda Diduga Mirip Peluru Senapan Ditemukan dalam Daging Menu MBG

Published Agustus 26, 2026 · Updated Agustus 26, 2026 · By Joseph Rodriguez - beritanara.com

Foto : Joseph Rodriguez - beritanara.com

Viral Guru di Lampung Marah, Peluru Ditemukan di Daging MBG

Beritanara.com – Kasus yang kini ramai diperbincangkan di media sosial berawal dari sebuah video pendek yang memperlihatkan seorang guru perempuan di Lampung Utara dengan wajah penuh amarah sambil menunjukkan benda kecil menyerupai peluru senapan angin. Insiden ini menjadi sorotan luas setelah rekaman tersebut tersebar cepat di berbagai platform daring, dan tagar terkait langsung mendominasi percakapan publik. Fenomena Viral Guru di Lampung Marah ini bukan sekadar reaksi emosional seorang pendidik, melainkan cerminan kekhawatiran masyarakat terhadap standar keamanan pangan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar anak-anak sekolah dasar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi di lingkungan SD Negeri 3 Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, pada rentang waktu 14 hingga 16 Agustus 2026. Seorang siswa kelas lima bernama Ardi menemukan benda asing berbentuk mirip peluru senapan angin di dalam potongan daging yang tersaji sebagai bagian dari menu MBG di sekolahnya. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada guru kelas, yang merasa tidak terima dan memilih merekam video sebagai bentuk protes terbuka.

Rekaman Video dan Reaksi Publik

Dalam klip yang beredar, sang guru memperlihatkan benda kecil tersebut ke arah kamera dengan nada suara tegas dan ekspresi kemarahan yang jelas. Ia menyebut secara langsung bahwa temuan itu berasal dari muridnya sendiri, Ardi, yang menemukannya saat mengonsumsi daging dari menu MBG. Ungkapan yang terekam dalam video dan dikutip oleh tvOnenews.com pada Rabu, 26 Agustus 2026, berbunyi sebagai berikut:

"Ini murid saya kelas 5 SD, Ardi. Dia menemukan satu buah peluru senapan angin di dalam daging."

Penyebaran video tersebut memicu gelombang reaksi dari warganet. Banyak pihak yang menyoroti aspek higienitas dan pengawasan rantai pasok pangan sekolah. Kasus Viral Guru di Lampung Marah ini juga memicu pertanyaan publik mengenai mekanisme kontrol mutu yang seharusnya berjalan sebelum makanan disajikan kepada anak-anak usia sekolah dasar.

Pertanggungjawaban Dapur SPPG Sindangsari

Menu MBG yang dikonsumsi para siswa SDN 3 Sindangsari diketahui diproduksi oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangsari, unit yang bertugas menyiapkan dan mendistribusikan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat di wilayah tersebut. Sang guru tidak hanya mengekspresikan kemarahannya atas temuan benda asing, tetapi juga mempertanyakan tingkat pengawasan internal dapur SPPG. Dalam video yang sama, ia menyebut bahwa dapur tersebut sebelumnya pernah menerima teguran terkait kualitas menu yang disalurkan kepada penerima manfaat.

"Ini peluru senapan angin di dalam daging dari dapur MBG Sindangsari. Saya meminta pertanggungjawaban kepada yang punya dapur MBG."

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa insiden ini bukan kejadian pertama yang menimbulkan kekhawatiran di lingkungan sekolah. Guru yang bersangkutan menuntut adanya penjelasan resmi dan langkah konkret dari pihak pengelola dapur agar kejadian serupa tidak terulang.

Respons Resmi: SPPG Sindangsari Dihentikan Sementara

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Lampung, Fitra Alfarisi, memberikan tanggapan resmi atas laporan temuan benda tersebut. Ia tidak membantah adanya laporan dari pihak sekolah dan menyampaikan bahwa langkah administratif telah diambil. Menurut Fitra, SPPG Sindangsari telah diberhentikan sementara dari seluruh kegiatan penyediaan menu guna memastikan proses pemeriksaan terhadap asal-usul benda yang diduga menyerupai peluru senapan angin dapat berjalan tanpa hambatan.

Pemberhentian sementara ini menjadi langkah awal investigasi. Pihak berwenang perlu menelusuri apakah benda tersebut berasal dari proses produksi, kontaminasi lingkungan dapur, atau faktor lain yang belum teridentifikasi. Hasil pemeriksaan nantinya akan menentukan apakah operasional dapur dapat dilanjutkan atau perlu dilakukan perbaikan menyeluruh pada prosedur keamanan pangan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Ini

Apa itu program Makan Bergizi Gratis (MBG)? MBG adalah program pemerintah yang menyediakan makanan bergizi secara gratis bagi anak-anak di sekolah dasar sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini dikelola melalui jaringan dapur SPPG di berbagai daerah.

Siapa yang bertanggung jawab atas dapur SPPG Sindangsari? Dapur SPPG Sindangsari berada di bawah koordinasi Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Lampung. Kepala Bagian Tata Usaha KPPG Lampung, Fitra Alfarisi, merupakan pejabat yang memberikan tanggapan resmi atas insiden ini.

Apa yang terjadi setelah benda asing ditemukan? SPPG Sindangsari dihentikan sementara dari kegiatan penyediaan menu. Langkah ini diambil agar proses investigasi terhadap asal-usul benda yang menyerupai peluru senapan angin dapat dilakukan secara menyeluruh tanpa gangguan operasional.

Kapan dan di mana insiden ini terjadi? Peristiwa berlangsung pada periode 14–16 Agustus 2026 di SD Negeri 3 Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Video yang memicu perhatian publik dikutip oleh media pada 26 Agustus 2026.

Apakah ada tindakan lanjutan yang dijanjikan? Hingga saat ini, langkah yang dikonfirmasi adalah pemberhentian sementara operasional dapur dan proses pemeriksaan. Keputusan mengenai kelanjutan operasional atau sanksi administratif akan bergantung pada hasil investigasi yang sedang berlangsung.

Related Reading