BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Unggahan Terakhir Wili Mbuik Sehari Sebelum Jadi Korban Penembakan KKB Soal Perasaannya Jadi Perhatian Netizen

Published September 12, 2026 · Updated September 12, 2026 · By Robert Hernandez - beritanara.com

Foto : Robert Hernandez - beritanara.com

Unggahan Wili Mbuik Menjadi Sorotan Setelah Tragedi Penembakan di Jayawijaya

Beritanara.com – Duka menyelimuti Papua Pegunungan setelah aksi penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Jayawijaya pada Rabu, 9 September 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan tiga dari total sebelas Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi korban meninggal dunia.

Ketiga korban terdiri atas AR (49), Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya; AAM (35), seorang dokter hewan; serta WB (24), ASN yang bekerja di instansi yang sama. Kejadian ini bukan hanya menimbulkan kesedihan bagi keluarga, tetapi juga memicu kekhawatiran masyarakat setempat.

Sosok WB kemudian banyak diperbincangkan publik sebagai Wili Mbuik, ASN muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Perhatian warganet tertuju pada aktivitas terakhirnya di media sosial yang ternyata diunggah tidak lama sebelum ia menjadi korban penembakan.

Selfie Berbatik yang Diunggah Sehari Sebelum Kejadian

Wili Mbuik diketahui telah menjadi ASN pada 2024 setelah menyelesaikan pendidikan sarjana. Sebelum kabar duka itu menyebar, ia sempat membagikan sebuah video selfie melalui akun TikTok @wilimbuik.

Dalam unggahan tersebut, Wili tampak mengenakan kemeja batik bermotif bunga. Pin KORPRI atau Korps Pegawai Republik Indonesia terlihat terpasang di sisi kanan dadanya, menandakan identitasnya sebagai aparatur negara.

Tulisan yang menyertai unggahan itu turut menarik perhatian karena berisi ungkapan tentang pertanyaan-pertanyaan pribadi yang kerap diterima seseorang dalam kehidupan sehari-hari.

“Kerja dimana? Gaji berapa? Kapan nikah? ‘Langsung merinding dengarnya’,” tulis Wili Mbuik pada unggahan di akun TikTok @wilimbuik.

Unggahan itu diketahui dibuat sehari sebelum peristiwa penembakan. Setelah identitas Wili ramai diketahui, akun media sosialnya didatangi banyak pengguna yang merasa terkejut melihat bahwa aktivitas terakhir tersebut masih sangat baru.

Warganet Menyampaikan Belasungkawa

Kolom komentar pada unggahan Wili dipenuhi ungkapan duka. Sejumlah pengguna TikTok mengaku tidak menyangka video yang mereka lihat baru dibuat beberapa hari sebelumnya, sementara pemilik akun telah meninggal dunia.

“Posting 3 hari yang lalu. Terus kejadiannya kapan ini?” tulis seorang netizen pada kolom komentar.

“Yaampun kak, kamu masih upload vt ini kemarin,” ujar salah satu netizen.

“FYP setelah orangnya nggak ada,” kata seorang netizen.

Respons tersebut memperlihatkan bagaimana media sosial kerap menjadi ruang tempat publik mengenang seseorang setelah kabar duka beredar. Bagi orang-orang yang tidak mengenal Wili secara pribadi, video singkat itu menjadi gambaran terakhir tentang seorang ASN muda yang tengah menjalani pekerjaannya.

Beberapa pengguna juga menyampaikan doa bagi Wili dan keluarga yang ditinggalkan. Ada pula warganet yang menyatakan keinginan untuk menggalang bantuan bagi keluarga korban.

“Rest in love ka, meskipun ga kenal aku bangga banget sama kamu. Sedih dengar beritanya padahal baru mau memulai kehidupan. Semoga Bapak tersayang mu selalu dalam lindungan Tuhan,” doa dari salah satu netizen.

“Ya Allah, Bapak nya juga sudah tua… surga untuk mu dan korban yang lain, turut berduka,” komentar netizen lainnya.

Duka bagi Keluarga dan Lingkungan Kerja

Tragedi tersebut meninggalkan kehilangan besar bagi keluarga tiga ASN yang meninggal, termasuk rekan-rekan kerja mereka di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Para korban menjalankan peran yang berkaitan dengan layanan pemerintahan dan sektor pertanian, termasuk bidang peternakan serta pelayanan kesehatan hewan.

Wili, yang masih berusia 24 tahun, dikenal publik melalui identitasnya sebagai ASN muda dari NTT yang merintis karier setelah lulus sarjana. Perjalanan hidupnya yang baru memasuki tahap awal membuat kabar meninggalnya semakin menggugah perhatian banyak orang.

Peristiwa ini juga kembali mengingatkan bahwa kekerasan bersenjata membawa dampak luas, bukan hanya pada korban langsung, tetapi pula pada keluarga, rekan kerja, dan masyarakat yang ikut merasakan ketidakpastian. Di tengah beredarnya berbagai komentar di media sosial, doa dan penghormatan bagi para korban menjadi bentuk solidaritas yang paling banyak disampaikan.

Unggahan terakhir Wili Mbuik kini menjadi jejak digital yang dipenuhi pesan belasungkawa. Foto dan kata-kata sederhana yang sebelumnya merupakan bagian dari kesehariannya berubah menjadi pengingat tentang duka mendalam yang ditinggalkan oleh peristiwa penembakan di Jayawijaya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Unggahan Terakhir Wili Mbuik Sehari Sebelum?

Unggahan Terakhir Wili Mbuik Sehari Sebelum is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Unggahan Terakhir Wili Mbuik Sehari Sebelum matter?

Unggahan Terakhir Wili Mbuik Sehari Sebelum matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.