BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Profil Supriyono alias Botok, Aktivis Pati yang Viral usai Ungkap Rekening Rp80,9 Juta Diblokir Jelang Demo 27 Agustus

Published Agustus 25, 2026 · Updated Agustus 25, 2026 · By Charles Lopez - beritanara.com

Foto : Charles Lopez - beritanara.com

Supriyono "Botok": Aktivis Pati yang Jadi Perbincangan Publik Setelah Rekeningnya Diblokir

Beritanara.com – Perhatian publik belakangan tertuju pada Supriyono, seorang aktivis yang lebih dikenal dengan nama panggung Botok. Warga Pati, Jawa Tengah, ini mendadak menjadi sorotan nasional setelah mengungkapkan bahwa rekening bank miliknya berisi sekitar Rp80,9 juta tak bisa diakses menjelang rencana aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.

Apa yang Terjadi dengan Rekeningnya

Botok menjelaskan bahwa dana dalam rekening tersebut merupakan gabungan dari tabungan pribadinya serta sumbangan yang ia kumpulkan dari kalangan masyarakat. Ia mempertanyakan mengapa uang itu tiba-tiba tak dapat dipakai.

"Rekening saya, uang pribadi saya, dan uang donasi dari teman-teman, totalnya Rp80,9 juta diblokir. Ada buktinya ini," ujar Botok pada Sabtu (22/8/2026).

Ia menduga pemblokiran itu berkaitan dengan persiapan aktivitas masyarakat sipil yang sedang disusun menjelang aksi di Jakarta. Namun, pihak bank memberikan penjelasan berbeda: tindakan tersebut dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum dan telah mengikuti prosedur yang berlaku. Dalam perkembangan berikutnya, aparat sendiri menyebut status rekening itu sebagai penundaan transaksi, bukan pemblokiran penuh.

Siapa Supriyono "Botok"

Di lingkungan masyarakat Pati, nama Botok sudah cukup dikenal. Ia aktif menyuarakan berbagai persoalan kebijakan publik di daerahnya dan menjabat sebagai koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Organisasi tersebut beberapa kali menggelar aksi untuk menyampaikan aspirasi warga terkait kebijakan pemerintah daerah.

Perubahan Sikap Politik

Yang menarik, Botok sebelumnya mengaku mendukung Sudewo dalam Pilkada Pati 2024. Namun setelah Sudewo resmi menjabat Bupati Pati, posisi Botok berbalik arah. Ia menjadi salah satu suara paling vokal yang mengkritik kebijakan pemerintah daerah karena dinilai tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Botok menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan bukan lahir dari persoalan pribadi. Menurutnya, sikap tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan warga.

Benturan dengan Hukum

Aktivitas Botok di berbagai aksi demonstrasi tidak selalu berjalan mulus. Pada 2025, ia bersama Teguh Istiyanto diproses hukum setelah aksi yang berujung pada pemblokiran Jalan Raya Pantura Pati-Juwana. Peristiwa itu terkait aksi massa yang menyoroti keputusan DPRD Pati mengenai Bupati Sudewo.

Dalam foto yang beredar, Supriyono "Botok" dan Teguh Istiyanto tampak menemui massa AMPB usai menjalani sidang vonis pada Kamis (5/3/2026).

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Profil Supriyono alias Botok Aktivis Pati?

Profil Supriyono alias Botok Aktivis Pati is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Profil Supriyono alias Botok Aktivis Pati matter?

Profil Supriyono alias Botok Aktivis Pati matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.