BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Nyesek Banget! Viral Guru Honorer Bergaji Rp500 Ribu Lijan Sinaga di Labura Terancam 12 Tahun Dipenjara

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By Robert Williams - beritanara.com

Nyesek Banget Viral Guru Honorer Lijan Sinaga Terancam 12 Tahun Penjara

Beritanara.com – Nyesek Banget Viral Guru Honorer - Kisah pilu seorang pendidik dari Sumatera Utara kini menjadi sorotan publik. Lijan Tondi Lasriado Sinaga, guru honorer yang mengajar di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), menghadapi ancaman hukuman 12 tahun penjara. Ironisnya, semua ini terjadi pada seorang guru dengan gaji hanya Rp500.000 per bulan. Video yang menampilkan momen Lijan menghadiri sidang telah menyebar luas di berbagai platform media sosial, memicu simpati dari jutaan netizen.

Kasus ini bermula dari sebuah insiden sederhana di sekolah. Namun, apa yang awalnya dianggap sebagai tindakan baik seorang guru, kini menjadi tuntutan hukum yang serius. Lijan Sinaga dituduh melakukan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022. Dakwaan ini muncul setelah seorang siswi dan keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Detail Kejadian yang Menjadi Awal Masalah

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi pada 5 Agustus 2025 di SMP Negeri 1 Kualuh Selatan. Saat itu, sekitar 200 siswa sedang melaksanakan kegiatan senam pagi di Lapangan Apel sekolah. Lijan, yang bertugas sebagai piket guru kesiswaan, sedang melakukan pengawasan terhadap barisan para murid.

Dalam proses pengawasan tersebut, Lijan memperhatikan seorang siswi yang tidak mengenakan sepatu. Sang guru kemudian menghampiri dan bertanya,

"Kenapa tidak memakai sepatu, Nak?"

Sambil mengamati siswi itu, Lijan melihat sebuah permen dengan tangkai yang keluar dari kantong siswi tersebut. Tanpa berpikir panjang, ia mengambil permen itu dan memakannya secara spontan.

"Untuk bapak saja permenmu ini yah karena enggak boleh sambil senam makan permen,"

canda Lijan dengan ramah. Candaan sederhana ini berhasil membuat para siswa tertawa. Yang menarik, siswi yang tidak memakai sepatu itu bukanlah murid yang diajar oleh Lijan secara langsung. Guru honorer tersebut sendiri mengaku tidak mengenal siswi itu sebelumnya.

Reaksi Publik dan Proses Hukum Berlanjut

Dua hari setelah kejadian, tepatnya pada 7 Agustus 2025, situasi menjadi lebih kompleks. Kakek dari siswi korban datang ke sekolah bersama rombongan media. Mereka berteriak menyebut Lijan sebagai "guru cabul" di hadapan publik. Reaksi keras ini memicu viralnya kasus dan menarik perhatian banyak pihak.

Sejak saat itu, Nyesek Banget Viral Guru Honorer menjadi topik hangat di berbagai platform. Banyak warganet yang menunjukkan dukungan kepada Lijan, mengingat latar belakangnya sebagai pendidik dengan penghasilan terbatas. Guru honorer di Labura ini kini menjalani proses hukum sambil menunggu putusan pengadilan yang akan menentukan nasibnya.

Peristiwa ini juga menyoroti pentingnya pemahaman yang tepat tentang hukum TPKS. Banyak pihak menilai bahwa niat baik seorang guru tidak selalu sejalan dengan interpretasi hukum. Lijan Sinaga tetap berstatus terdakwa hingga sidang selesai, meskipun ia telah mengajar selama bertahun-tahun tanpa masalah sebelumnya.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Kasus Lijan Sinaga

Berapa gaji Lijan Sinaga sebagai guru honorer? Lijan Sinaga menerima gaji sebesar Rp500.000 per bulan sebagai guru honorer di SMP Negeri 1 Kualuh Selatan, Labura.

Apa tuduhan yang dihadapi Lijan Sinaga? Lijan dituduh melakukan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022.

Berapa lama ancaman hukuman bagi Lijan? Lijan Sinaga terancam hukuman penjara selama 12 tahun jika terbukti bersalah dalam persidangan.

Kapan kejadian tersebut terjadi? Insiden terjadi pada 5 Agustus 2025 di SMP Negeri 1 Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.

Apakah Lijan mengajar siswi yang menjadi korban? Tidak, Lijan mengaku tidak mengenal siswi tersebut sebelumnya dan siswi itu bukan murid yang diajarnya secara langsung.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kasus ini, Anda dapat mengunjungi artikel lengkap di tvOnenews.com.

Related Reading