Mengenal Ahmad Zaki Ali, Sosok Relawan Asal Jakarta yang Meninggal Dunia saat Bawa Bantuan Korban Gempa di NTT
Ahmad Zaki Ali: Relawan Jakarta yang Wafat di Jalur Misi Kemanusiaan NTT
Beritanara.com – Pada Jumat, 21 Agustus 2026, kabar duka menyelimuti dunia kemanusiaan Indonesia. Ahmad Zaki Ali, pria berusia 42 tahun yang berdomisili di Jakarta, menghembuskan napas terakhirnya di wilayah Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur. Ia tengah menjalankan tugas menyalurkan bantuan bagi para korban gempa bumi di kawasan tersebut. Penyebab wafatnya diduga berkaitan dengan kelelahan fisik yang menumpuk.
Kronologi Kejadian
Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, menguraikan rangkaian peristiwa yang mendahului wafatnya Ahmad Zaki. Pada Jumat sore, sekitar pukul 14.00 Wita, Ahmad Zaki bersama rekan-rekannya meninggalkan posko yang berada di Reo, Kabupaten Manggarai. Tujuan mereka adalah Desa Satar Padut, yang terletak di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.
Saat perjalanan menuju desa tersebut masih berlangsung di waktu petang, Ahmad Zaki yang mengemudikan kendaraan tiba-tiba menghentikan laju mobil. Ia meminta salah satu temannya untuk melepas jaket dan helm sebelum akhirnya kehilangan kesadaran.
"Kemudian tidak sadarkan diri dan rekan-rekannya membawanya ke posko medis terdekat di Posko Damer," ujar Levi, Sabtu (22/8/2026).
Setiba di Posko Damer, Ahmad Zaki menjalani pemeriksaan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia pada saat proses pemeriksaan berlangsung. Jenazahnya kemudian dipindahkan ke Masjid Nurul Huda di Reo, Kabupaten Manggarai, pada pukul 17.20 Wita.
Jejak Kemanusiaan yang Ditinggalkan
Wafatnya Ahmad Zaki Ali meninggalkan luka mendalam bagi banyak pegiat sosial di seluruh Indonesia. Di usia yang masih terbilang muda, ia telah menorehkan jejak amal yang luas dan konsisten.
Berdasarkan rangkuman tvOnenews.com dari media sosial Yayasan Gerak Bareng melalui akun Instagram @ayogerakbareng serta sumber-sumber lain, Ahmad Zaki bukan sekadar pendiri yayasan tersebut. Ia merupakan figur sentral yang menggerakkan dan membesarkan organisasi itu sejak awal.
Gerak Bareng sendiri dikenal sebagai lembaga sosial-kemanusiaan yang menjalankan beragam program, mencakup bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat lapisan bawah.
Di luar peran formalnya sebagai pendiri yayasan, Ahmad Zaki dipandang oleh banyak orang—khususnya sesama pegiat kemanusiaan—sebagai sosok guru, ustaz, sahabat, sekaligus abang. Pengakuan itu lahir dari ilmu yang ia sebarkan, teladan yang ia tunjukkan, serta dedikasi tanpa pamrih yang ia persembahkan bagi khalayak.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Mengenal Ahmad Zaki Ali Sosok Relawan?Mengenal Ahmad Zaki Ali Sosok Relawan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Mengenal Ahmad Zaki Ali Sosok Relawan matter?Mengenal Ahmad Zaki Ali Sosok Relawan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.