BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kabar Baik bagi Warga Jabar! Dedi Mulyadi Umumkan Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Kini Bisa Diajukan Online

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Charles Lopez - beritanara.com

Program Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Kini Lebih Mudah Diajukan Secara Digital

Beritanara.com – Masyarakat Jawa Barat yang mendiami hunian dengan kondisi kurang layak kini memiliki kemudahan baru dalam mengajukan bantuan perbaikan. Melalui aplikasi Sapawarga, pemerintah provinsi telah meluncurkan fitur bernama Imah Aing yang memungkinkan warga mengirimkan usulan perbaikan rumah secara langsung tanpa harus melalui prosedur panjang.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjelaskan bahwa masih banyak rumah tidak layak huni tersebar di berbagai daerah di provinsi tersebut. Kondisi ini sering kali terungkap melalui laporan maupun unggahan warga di platform media sosial. Namun, belum seluruh rumah yang membutuhkan perbaikan tercatat dalam sistem pendataan resmi pemerintah.

"Silakan manfaatkan akses ini untuk menyelesaikan berbagai masalah ketidaklayakan rumah," kata Dedi Mulyadi pada Jumat, 14 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Tahapan Pengajuan Melalui Fitur Imah Aing

Sebelum memulai pengajuan, warga harus mengunduh dan menginstal aplikasi Sapawarga terlebih dahulu. Aplikasi ini dirancang sebagai layanan publik digital yang menyatukan berbagai layanan pemerintahan dalam satu platform terpadu bagi masyarakat Jawa Barat.

Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:

Pertama, pastikan profil akun Sapawarga sudah lengkap dengan data yang diperlukan.

Kedua, masuk ke menu Sektor Lingkungan dan Tempat Tinggal yang terletak di halaman utama aplikasi.

Ketiga, lengkapi formulir pengajuan menggunakan informasi kependudukan yang sesuai.

Keempat, masukkan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari calon penerima bantuan.

Kelima, cantumkan alamat lengkap rumah yang akan diperbaiki beserta titik koordinatnya.

Keenam, tuliskan nomor telepon atau nomor ponsel yang dapat dihubungi oleh penerima bantuan.

Ketujuh, unggah foto-foto kondisi rumah dari berbagai sudut, termasuk bagian depan, sisi kiri, sisi kanan, dan belakang.

Kedelapan, periksa kembali seluruh data yang telah dimasukkan, lalu kirimkan pengajuan.

Terakhir, setelah pengajuan berhasil dikirim, warga dapat memantau perkembangan usulan secara berkala melalui aplikasi Sapawarga.

Transparansi dalam Proses Pengajuan

Fitur Imah Aing dikembangkan dengan tujuan utama untuk meningkatkan transparansi dalam proses pengajuan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni. Dengan sistem digital ini, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses layanan pemerintah dan mendapatkan respons yang lebih cepat terhadap kebutuhan perbaikan hunian mereka.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Kabar Baik bagi Warga Jabar Dedi?

Kabar Baik bagi Warga Jabar Dedi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kabar Baik bagi Warga Jabar Dedi matter?

Kabar Baik bagi Warga Jabar Dedi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.