BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Doa Meminta Hujan dan Tata Cara Shalat Istisqa, Panjatkan untuk Karhutla Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera

Published Agustus 23, 2026 · Updated Agustus 23, 2026 · By Michael Johnson - beritanara.com

Foto : Michael Johnson - beritanara.com

Beritanara.com – Sejumlah provinsi di Indonesia tengah dilanda kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) yang sangat luas.

Sebagaimana diketahui, karhutla terjadi di sejumlah pulau, mulai dari Kalimantan , Sumatera, hingga Sulawesi.

Pemerintah daerah dibantu pemerintah pusat tengah berjibaku memadamkan api dengan berbagai cara.

Namun, kemarau yang berkepanjangan menyebabkan kekeringan hingga memicu karhutla di sejumlah provinsi tersebut semakin meluas.

Petugas Manggala Agni Kemenhut melakukan pemadaman karhutla di Sumatera Selatan, Minggu (23/8/2026). Sumber : ANTARA/HO-Kemenhut

Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyerukan umat muslim untuk melaksanakan shalat Istisqa atau shalat meminta diturunkannya hujan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Jusuf Kalla (JK) dalam surat tertanggal 21 Agustus 2026 yang menyerukan pelaksanaan shalat Istisqa kepada jajaran DMI, pengurus masjid, dan jamaah di seluruh Indonesia.

"Periode musim kemarau yang berkepanjangan yang mengakibatkan peningkatan suhu lingkungan, menyebabkan kekeringan, menimbulkan krisis air dan memicu kebakaran hutan yang meluas di beberapa wilayah Indonesia," tulis (JK).

Pertama: Imam dan makmum berkumpul di tanah lapang untuk mengerjakan shalat Istisqa secara berjamaah.

Kedua: Imam dan makmum tanpa didahului azan dan iqamat berniat membaca niat shalat Astisqa.

أصلي سنة الاستسقاء ركعتين مستقبل القبلة اماما/ماموما لله تعالى

Ketiga: Sesudah takbiratul ihram, imam dan makmum melakukan takbir 7x pada rekaat pertama, dan x takbir pada rekaat kedua.

Keempat: Pada tiap-tiap rakaatnya imam membaca surat al-fatihah dan satu surat pendek secara jelas yang dapat didengarkan oleh para makmum. Dilanjutkan dengan rukuk, dua sujud dan duduk di antara dua sujud.

Kelima: Pada rakaat kedua setelah sujud, imam dan makmum melakukan duduk tahiyyat akhir dan membaca bacaan tahiyyat, tasyahhud, dan salawat seperti yang dibaca dalam salat wajib. Diakhiri dengan bacaan salam dengan menolehkan wajah dan kepala ke kanan dan ke kiri.

Keenam: Imam menyampaikan khutbah dan didengarkan oleh jamaah yang hadir. Khutbah salat istisqa' terdiri dari dua khutbah yang disampaikan khatib dengan cara berdiri dan sekali duduk di antara kedua khutbah.

Rukun khutbah dan tatacaranya dalam shalat Istisqa sama dengan yang dilakukan khatib sesudah Shalat Id. Di antaranya membaca takbir 9x pada khutbah pertama dan takbir 7x pada khutbah kedua.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Doa Meminta Hujan dan Tata Cara?

Doa Meminta Hujan dan Tata Cara is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Doa Meminta Hujan dan Tata Cara matter?

Doa Meminta Hujan dan Tata Cara matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.