BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

detik Misa Terhenti Saat Gempa M 7,7 Guncang NTT, Pastor Selamatkan Diri Hingga Plafon Gereja Berjatuhan

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By Charles Lopez - beritanara.com

Misa Terhenti Saat Gempa M 7,7 Guncang NTT

Beritanara.com – detik Misa Terhenti Saat Gempa M 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Peristiwa alam ini menghentikan ibadah umat Katolik di beberapa gereja. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 dengan pusat getaran di 30 kilometer arah Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Kedalaman episentrum mencapai 15 kilometer di bawah permukaan laut.

Guncangan terasa kuat hingga ke lima kabupaten di kawasan NTT. Wilayah Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Sikka merasakan dampak langsung. Warga segera keluar dari rumah dan bangunan. Tidak hanya lima kabupaten tersebut, beberapa daerah sekitar juga merasakan getaran yang cukup kuat.

Rekaman Pastor Berhamburan Saat Misa

Momen mencengangkan terekam saat ibadah pagi di Gereja Paroki Santo Yosef Bajawa. Gereja ini berlokasi di Lebijaga, Bajawa, Kabupaten Ngada. Video yang diunggah ulang oleh akun TikTok @salesius.rensi menunjukkan suasana saat pastor memimpin liturgi. Ibadah tersebut juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi gereja.

Tiba-tiba, guncangan datang saat pastor tengah memimpin prosesi. Salah satu pendeta tampak terkejut dan berniat segera menyelamatkan diri. Namun, langkahnya tertahan karena dua pastor lain masih tetap di tempat dan melanjutkan ibadah. Saat intensitas gempa meningkat, ketiga pendeta itu akhirnya berlarian keluar.

Video siaran langsung tetap berjalan merekam kejadian tersebut. Dalam rekaman, terlihat ornamen-ornamen di dalam gereja berjatuhan akibat getaran yang kuat. Para jemaat juga terlihat panik dan berlari keluar dari bangunan gereja.

Kerusakan Signifikan di Gereja Borong

Selain adegan di Bajawa, media sosial juga ramai dengan video kerusakan bangunan gereja. Gereja Paroki St. Gregorius Borong di Kabupaten Manggarai Timur mengalami kerusakan signifikan. Bagian plafon gereja terlihat runtuh dan berserakan di lantai.

Informasi kerusakan tersebut dibagikan melalui platform X oleh akun @daryono_eq_talk. Dalam videonya, perekam menyampaikan laporan resmi mengenai kondisi bangunan.

"Izin melaporkan kondisi Gereja Paroki Borong," ujar perekam video, dikutip dari akun X @daryono_eq_talk.

Respons Warga dan Tim Tanggap Darurat

Warga NTT menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi bencana ini. Banyak yang segera mengevakuasi anak-anak dan lansia ke tempat yang lebih aman. Tim tanggap darurat dari BMKG dan instansi terkait segera bergerak menuju lokasi terdampak.

Perkiraan awal menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Namun, warga diminta tetap waspada terhadap gempa susulan. Beberapa bangunan tua dan struktur lama di NTT diperkirakan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Gempa NTT

Berapa kekuatan gempa yang mengguncang NTT? Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 tercatat oleh BMKG pada 15 Agustus 2026.

Di mana pusat gempa berada? Pusat gempa terletak di 30 kilometer arah Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Apakah ada potensi tsunami? Perkiraan awal menunjukkan tidak ada potensi tsunami, namun warga diminta tetap waspada.

Wilayah mana saja yang terdampak? Lima kabupaten utama terdampak, yaitu Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Sikka.

Bagaimana kondisi gereja-gereja saat ini? Beberapa gereja mengalami kerusakan plafon dan ornamen berjatuhan. Tim inspeksi sedang melakukan penilaian lebih lanjut.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan bencana di NTT, pembaca dapat mengunjungi halaman lifestyle TVOne News secara berkala.

Related Reading