Deretan Konten Kreator sampai Artis Kecam Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran
Kreator dan Artis Kecewa Video Promosi Alkohol Pakai Hafalan Al-Quran
Beritanara.com – Deretan Konten Kreator sampai Artis menyuarakan kekecewaan mereka setelah melihat video promosi minuman keras yang menggunakan cara menghafal ayat suci Al-Quran. Konten viral ini telah memicu diskusi luas di media sosial, di mana banyak netizen menilai tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap nilai-nilai keagamaan. Sorotan tajam ini tidak hanya datang dari masyarakat umum, tetapi juga dari para figur publik yang memiliki pengaruh besar di Indonesia.
Video yang menjadi pusat perhatian ini menampilkan booth minuman keras dari merek Newport yang menawarkan tantangan menarik bagi pengunjung. Konsep yang ditawarkan cukup unik, yaitu peserta yang mampu menghafal atau melafalkan Surah Ad-Dhuha akan mendapatkan hadiah berupa satu botol minuman keras dari brand tersebut. Mekanisme promosi ini tampaknya dirancang untuk menarik perhatian generasi muda yang familiar dengan konten-konten interaktif di media sosial.
Reaksi Cepat dari Para Selebritas
Setelah video tersebut diunggah ulang oleh akun pendakwah Ustaz Hilmi Firdausi, gelombang kritik mulai bermunculan dengan cepat. Banyak pihak menilai tindakan ini sebagai bentuk pelecehan terhadap agama Islam dan meminta agar pihak berwenang segera menindak tegas pelaku promosi yang dianggap tidak menghormati agama.
dr. Kamila Jaidi, seorang konten kreator sekaligus dokter kecantikan ternama, memberikan komentar singkat namun tajam mengenai insiden ini. Ia menyebut situasi ini sebagai tanda-tanda akhir zaman, mencerminkan kekecewaannya terhadap tren promosi yang mengabaikan nilai-nilai agama.
"akhir zaman," komentar dr. Kamila Jaidi.
Sementara itu, Abdi, seorang konten kreator dan mantan finalis Master Chef King, juga menyuarakan ketidakpuasannya secara terbuka. Ia merasa tersinggung dengan perlakuan yang dianggap tidak menghormati agamanya, dan tidak ragu untuk menyampaikan pendapatnya melalui media sosial.
"Segitunya yaa anda dengan agama saya," ujar Abdi.
Artis Kiki Farel juga tidak tinggal diam dalam kasus ini. Ia memberikan respons tegas dengan tulisan PROSES! disertai emotikon marah, menunjukkan bahwa ia mengharapkan tindakan nyata dari pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini.
"PROSES! (EMOT MARAH)," tulis Kiki Farel.
Di sisi lain, Tantri, vokalis band Kotak yang juga dikenal sebagai artis, memberikan respons dengan permintaan maaf karena menggunakan kata-kata yang mungkin terdengar kasar. Sikapnya yang santun ini menunjukkan bahwa meskipun kecewa, ia tetap menghargai tata krama dalam berkomunikasi.
"mohon maaf boleh berkata kasar!!," kata Tantri.
Tuntutan Klarifikasi dari Ustaz Hilmi Firdausi
Ustaz Hilmi Firdausi, yang mengunggah ulang video tersebut, juga menyampaikan kekecewaannya secara mendalam. Ia merasa geram karena dianggap ada upaya menistakan agama melalui promosi alkohol yang dikaitkan dengan hafalan ayat suci. Sebagai seorang pendakwah, ia merasa bertanggung jawab untuk menyuarakan pendapat umat Islam.
Dalam akun Instagram-nya, @hilmi.firdausi, pada hari Selasa (11/8), Ustaz Hilmi memberikan pesan langsung kepada brand Newport. Ia meminta agar brand tersebut segera melakukan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa tersinggung.
"Untuk Brand Miras Newport, kalian sudah kelewatan, membuat promosi hafal ayat Al-Qur'an ditukar sama Miras. Segera klarifikasi dan minta maaf," kata Ustaz.
Ustaz yang akrab disapa Gus Hilmi ini juga menegaskan bahwa tindakan tersebut telah masuk ke dalam ranah penistaan agama. Ia berharap pihak brand dapat memberikan penjelasan resmi terkait video yang viral tersebut, serta memastikan bahwa tidak ada niat jahat di balik promosi ini.
Sebelumnya, video promosi ini telah menyebar luas di berbagai akun media sosial. Salah satunya adalah akun @infojawabarat, yang mengunggah ulang informasi dari akun pertama @jarrkojarr. Hingga saat ini, tim tvonenews.com masih menunggu respons resmi dari pihak terkait untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut. Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi mengenai video viral tersebut.
Kasus ini menjadi contoh bagaimana promosi produk di era digital harus memperhatikan sensitivitas masyarakat. Deretan Konten Kreator sampai Artis yang menyuarakan kekecewaan menunjukkan bahwa publik semakin kritis terhadap konten-konten yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut. Brand-brand besar diharapkan dapat lebih bijak dalam merancang strategi promosi mereka.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Promosi Alkohol
Apa yang terjadi dalam video promosi alkohol ini? Video tersebut menampilkan booth minuman keras merek Newport yang menawarkan hadiah botol minuman keras bagi pengunjung yang mampu menghafal atau melafalkan Surah Ad-Dhuha.
Siapa saja yang mengkritik promosi ini? Beberapa pihak yang mengkritik antara lain dr. Kamila Jaidi, Abdi (mantan finalis Master Chef King), Kiki Farel, Tantri (vokalis band Kotak), dan Ustaz Hilmi Firdausi.
Apa tuntutan utama dari Ustaz Hilmi Firdausi? Ustaz Hilmi meminta brand Newport segera melakukan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf karena dianggap menistakan agama.
Bagaimana reaksi publik terhadap video ini? Publik memberikan reaksi negatif, dengan banyak yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap agama Islam.
Apakah sudah ada respons resmi dari brand Newport? Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari brand Newport mengenai video viral tersebut.