BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Joey Pelupessy Jadi Sorotan Media Belanda usai Bantu Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Published Oktober 8, 2026 · Updated Oktober 8, 2026 · By Robert Hernandez - beritanara.com

Foto : Robert Hernandez - beritanara.com

Joey Pelupessy Curi Perhatian Usai Indonesia Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup 2026

Beritanara.com – Keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya membangkitkan perayaan besar di Jakarta, tetapi juga menarik perhatian dari Belanda. Nama Joey Pelupessy ikut menjadi pembicaraan setelah gelandang berdarah Indonesia-Belanda itu membantu skuad Garuda mengamankan gelar pada edisi perdana turnamen tersebut.

Indonesia memastikan status juara setelah melewati final dramatis melawan Thailand. Pertandingan berakhir 2-2 hingga waktu tambahan, sebelum tim asuhan John Herdman menuntaskan laga melalui adu penalti dengan kemenangan 4-2.

Trofi ini memiliki makna tersendiri bagi Indonesia sebagai tuan rumah. FIFA ASEAN Cup mempertemukan negara-negara Asia Tenggara dalam sebuah kompetisi baru, dan Indonesia berhasil memanfaatkan dukungan publik untuk menutup turnamen dengan hasil terbaik.

Final Penuh Perubahan Situasi

Partai puncak berlangsung ketat sejak awal. Indonesia sempat berada di atas angin melalui gol Dean James, tetapi Thailand tetap mampu memberikan tekanan meski harus bermain dengan 10 orang.

Keunggulan Indonesia tidak membuat pertandingan berjalan mudah. Thailand berhasil membawa laga menuju babak tambahan, bahkan sempat membalikkan keadaan. Momentum kembali berubah ketika Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan yang membuat skor menjadi 2-2.

Gol Baggott memaksa kedua tim menentukan pemenang lewat adu penalti. Dalam momen yang sarat tekanan itu, Emil Audero tampil sebagai salah satu figur penting kemenangan Indonesia. Penampilannya di bawah mistar membantu Garuda menaklukkan Thailand dengan skor 4-2 pada sesi penalti.

Kemenangan tersebut melengkapi perjalanan Indonesia dalam turnamen yang untuk pertama kalinya digelar. Bagi suporter, hasil ini menjadi penegasan bahwa kerja keras tim mampu membuahkan gelar dalam laga yang menuntut ketenangan hingga menit terakhir.

Pelupessy Jadi Sorotan

Di tengah pujian terhadap para pencetak gol dan Emil Audero, Joey Pelupessy juga mendapat perhatian khusus dari media di negara asalnya. Pemain kelahiran Nijverdal itu tampil sebagai starter dalam final yang dimainkan di Jakarta.

Perhatian tersebut menyoroti suasana euforia yang tercipta setelah Indonesia menutup pertandingan dengan kemenangan. Pelupessy disebut telah meraih trofi pertamanya bersama Timnas Indonesia melalui final yang menegangkan.

“Joey Pelupessy membuat Jakarta bergemuruh kegembiraan bersama Indonesia setelah final yang mendebarkan.”

“Joey Pelupessy telah mengamankan trofi pertamanya bersama Indonesia. Pemain asal Belanda itu memenangkan edisi pertama Piala ASEAN pada Senin malam dengan mengalahkan Thailand melalui adu penalti. Skornya 2-2 setelah perpanjangan waktu.”

Sorotan terhadap Pelupessy menunjukkan bahwa kontribusi pemain tidak selalu hanya diukur lewat gol atau penyelamatan. Perannya di lini tengah, serta kehadirannya sejak awal pertandingan, menjadi bagian dari susunan tim yang bertahan dalam laga penuh perubahan.

Deretan Pemain Keturunan Turut Dibahas

Selain Pelupessy, sejumlah pemain keturunan Belanda yang memperkuat Indonesia juga ikut menjadi perhatian. Kevin Diks, Calvin Verdonk, Ole Romeny, Justin Hübner, dan Thom Haye disebut turut tampil dalam atmosfer panas di stadion kandang Indonesia.

“Pelupessy dari Nijverdal masuk dalam susunan pemain inti di final yang menegangkan, yang dimainkan di Jakarta.”

“Pemain-pemain terkenal seperti Kevin Diks, Calvin Verdonk (mantan FC Twente), Ole Romeny, Justin Hübner (keduanya dari Fortuna), dan Thom Haye juga bermain di kancah panas stadion kandang mereka.”

Dean James, yang membuka jalan Indonesia lewat golnya, juga memperoleh perhatian. Kontribusinya pada final menempatkan namanya sebagai salah satu pemain yang menentukan jalannya pertandingan sebelum laga berlanjut hingga adu penalti.

“Pemain Go Ahead, Dean James, adalah salah satu pencetak gol untuk Indonesia.”

Kehadiran sejumlah pemain dengan pengalaman dan latar belakang berbeda memberi warna pada skuad Garuda. Pada final melawan Thailand, kombinasi tersebut terlihat dalam kemampuan tim untuk kembali bangkit setelah tertinggal dan menjaga fokus hingga penentuan penalti.

Gelar Bersejarah untuk Indonesia

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ajang pertama yang mempertemukan negara-negara Asia Tenggara dalam format turnamen ini. Indonesia tidak hanya menjalankan peran sebagai penyelenggara, tetapi juga berhasil menjadi pemenang di hadapan pendukung sendiri.

“Piala ASEAN diselenggarakan untuk pertama kalinya. Ini adalah turnamen di mana negara-negara dari Asia Tenggara saling berkompetisi. Indonesia menjadi tuan rumah. Dan negara yang sangat mencintai sepak bola ini bahkan memenangkannya.”

Sepak bola memiliki tempat besar di tengah masyarakat Indonesia, sehingga gelar ini terasa lebih dari sekadar kemenangan dalam satu pertandingan. Perayaan yang muncul selepas final menggambarkan besarnya antusiasme terhadap perjalanan Timnas Indonesia.

Bagi Pelupessy, trofi FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi pencapaian awal bersama Indonesia. Bagi skuad Garuda secara keseluruhan, kemenangan atas Thailand menandai malam yang ditentukan oleh perjuangan, respons saat berada dalam tekanan, dan ketenangan ketika kesempatan terakhir datang dari titik putih.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Joey Pelupessy Jadi Sorotan Media Belanda?

Joey Pelupessy Jadi Sorotan Media Belanda is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Joey Pelupessy Jadi Sorotan Media Belanda matter?

Joey Pelupessy Jadi Sorotan Media Belanda matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.