BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kericuhan di Masjid Raya Baiturrahman Aceh Diselidiki

Published Agustus 17, 2026 · Updated Agustus 17, 2026 · By Robert Williams - beritanara.com

Polda Aceh Telusuri Insiden Kericuhan di Sekitar Masjid Raya Baiturrahman

Beritanara.com – Kepolisian Daerah Aceh resmi membuka penyelidikan atas keributan yang pecah di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Sabtu (15/8). Peristiwa itu terjadi di tengah rangkaian zikir dan doa bersama yang digelar untuk menandai peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengonfirmasi langkah tersebut saat memberikan keterangan di Banda Aceh pada Senin.

"Polda Aceh sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian kemarin di Masjid Raya Baiturrahman,"

Hingga pernyataan itu disampaikan, Ruddi belum merinci bentuk dugaan tindak pidana yang menjadi sasaran penyidikan. Yang diketahui, bentrokan muncul ketika aparat keamanan menertibkan sekelompok massa yang mengibarkan Bendera Bulan Bintang—lambang yang identik dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM)—di lokasi kegiatan keagamaan tersebut.

Latar Belakang Sengketa Bendera Bulan Bintang

Persoalan status hukum Bendera Bulan Bintang telah lama menjadi titik gesek antara Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat. Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh secara eksplisit menetapkan bendera tersebut sebagai simbol resmi Aceh. Akan tetapi, sejak aturan itu berlaku pada 2013, implementasinya terus menuai perdebatan.

Pemerintah Aceh bersama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sebelumnya telah menyepakati untuk berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri guna memperoleh kepastian hukum terkait penggunaan bendera tersebut.

Situasi Kembali Kondusif

Ruddi menyampaikan bahwa ketenteraman di Aceh pulih pada Sabtu sore setelah aparat keamanan bekerja sama dengan TNI serta unsur terkait lainnya melakukan pengamanan terpadu.

"Alhamdulillah berkat kolaborasi dengan 'stakeholder' TNI, situasi sangat kondusif,"

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga dan seluruh pihak yang turut menjaga ketertiban pasca-kericuhan.

"Saya sebagai Kapolda Aceh mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat dan seluruh stakeholder TNI. Kita bisa mengamankan wilayah Aceh, semoga Aceh selalu damai dan maju,"

Sebagai langkah lanjutan, Ruddi menegaskan bahwa Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh akan melaksanakan analisis serta evaluasi secara berkala demi mempertahankan stabilitas dan kedamaian di provinsi tersebut.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Kericuhan di Masjid Raya Baiturrahman Aceh?

Kericuhan di Masjid Raya Baiturrahman Aceh is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kericuhan di Masjid Raya Baiturrahman Aceh matter?

Kericuhan di Masjid Raya Baiturrahman Aceh matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.