BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pengembang Kalimantan Barat Hibahkan Teknologi Berbasis AI untuk Prediksi Karhutla

Published Agustus 28, 2026 · Updated Agustus 28, 2026 · By Elizabeth Jones - beritanara.com

Foto : Elizabeth Jones - beritanara.com

Hotama Technologies Hibahkan Sistem Prediksi Karhutla Berbasis AI ke Kalimantan Barat

Forum Strategis Jadi Panggung Perkenalan Teknologi

Beritanara.com – Pada 26 Agustus 2026, Pontianak Post memberitakan sebuah diskusi strategis penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat. Acara yang diinisiasi PMI Kalimantan Barat itu mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas potensi Karhutla, pemetaan wilayah berisiko, kondisi gambut, serta prioritas mitigasi yang ditopang sistem informasi.

Forum tersebut menghadirkan sejumlah lembaga, antara lain PMI Kalimantan Barat, Balai Pengelola Ekosistem Gambut dan Mangrove KLH, Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Kementerian PU, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Bank Indonesia, dan Bank Kalbar. Kehadiran lintas instansi dinilai krusial karena efektivitas model prediksi sangat bergantung pada integrasi berbagai sumber data. Semakin lengkap dan bermutu data yang masuk, semakin akurat pula pemetaan risiko yang dapat dimanfaatkan untuk aksi mitigasi di lapangan.

Hibah Gratis dari Pengembang Lokal

Dalam konteks forum itulah, Hajon Mahdy—pengembang teknologi asal Kalimantan Barat—mengumumkan hibah teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan melalui Hotama Technologies. Sistem ini dirancang untuk membaca potensi Karhutla hingga 24 bulan ke depan dan dihibahkan tanpa biaya guna memperkuat upaya pencegahan serta mitigasi, terutama di wilayah Kalimantan Barat.

Sistem tersebut bekerja dengan pendekatan predictive analytics berbasis AI. Berbagai variabel dan data terkait diolah untuk menghasilkan pemetaan tingkat risiko Karhutla pada wilayah tertentu dalam periode waktu tertentu. Perlu ditegaskan bahwa proyeksi 24 bulan itu bukan penetapan absolut mengenai kapan dan di mana kebakaran pasti terjadi. Yang dihasilkan adalah indikasi probabilitas serta tingkat risiko, yang berfungsi sebagai dasar pendukung pengambilan keputusan dan diperbarui setiap kali data terbaru masuk.

Dari Responsif ke Preventif

"Selama ini teknologi banyak digunakan ketika titik api sudah muncul. Kami ingin mendorong pendekatan yang lebih preventif. Dengan data yang cukup, AI dapat membantu membaca pola dan memberikan gambaran risiko jauh lebih awal, sehingga kita memiliki waktu untuk melakukan mitigasi," ujar Hajon, mengutip Antara pada Jumat (28/7/2026).

Peat Fire Vulnerability Index: Fitur Unggulan

Salah satu komponen utama yang dikembangkan dalam sistem ini adalah Peat Fire Vulnerability Index (PFVI). Indeks tersebut dirancang khusus untuk mengidentifikasi serta memetakan tingkat kerentanan kebakaran pada kawasan gambut, sehingga pihak terkait dapat memprioritaskan wilayah yang paling membutuhkan intervensi dini.

Forum lintas instansi itu sekaligus menjadi langkah awal untuk menyatukan teknologi, data, dan kebutuhan lapangan ke dalam satu kerangka mitigasi Karhutla yang lebih terintegrasi.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Pengembang Kalimantan Barat Hibahkan Teknologi Berbasis?

Pengembang Kalimantan Barat Hibahkan Teknologi Berbasis is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pengembang Kalimantan Barat Hibahkan Teknologi Berbasis matter?

Pengembang Kalimantan Barat Hibahkan Teknologi Berbasis matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.