BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Lainnya Beri Apresiasi Pemda Berprestasi

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By Elizabeth Jones - beritanara.com

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi Pemda

Beritanara.com – Batam, Kepulauan Riau. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian secara resmi mengimbau seluruh kementerian dan lembaga negara untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah menunjukkan kinerja luar biasa. Menurut Mendagri, mekanisme penghargaan silang ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk motivasi, namun juga menjadi pendorong utama bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat daerah.

Pernyataan strategis tersebut diungkapkan Mendagri saat menghadiri acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera yang diselenggarakan di Kota Batam, pada Rabu (12/8/2026). Acara ini menjadi wadah penting bagi kolaborasi antar-institusi dalam mengenali dan menghargai prestasi daerah.

Empat Kategori Penilaian Utama

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri ini mencakup empat bidang penilaian utama yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pertama, terkait akses serta kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Kedua, implementasi program pembangunan tiga juta rumah yang menjadi prioritas nasional. Ketiga, pengelolaan sampah dan penciptaan lingkungan yang asri dan berkelanjutan. Keempat, kemudahan akses penduduk terhadap layanan pendidikan berkualitas.

Dalam tahapan evaluasi yang komprehensif, Kemendagri melibatkan berbagai kementerian dan lembaga sesuai dengan domain keahlian masing-masing. Sebagai contoh, untuk kategori lingkungan hidup, kerja sama dilakukan dengan kementerian yang membidangi isu lingkungan. Sementara itu, aspek kesehatan, pendidikan, dan perumahan juga melibatkan kementerian teknis yang relevan.

Mendagri menekankan pentingnya memanfaatkan momentum ini agar kementerian dan lembaga dapat memberikan apresiasi sesuai dengan kewenangan dan bidang mereka. Hal ini akan menciptakan ekosistem penghargaan yang lebih holistik dan berdampak luas.

Bentuk Apresiasi yang Beragam dan Strategis

Mendagri menyoroti bahwa Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah lebih dulu mengambil langkah konkret. Kementerian tersebut memberikan kuota bedah rumah kepada daerah-daerah yang meraih penghargaan dalam kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah. Langkah ini menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur perumahan.

Beliau menjelaskan perbedaan bentuk apresiasi yang diberikan. Untuk kategori lain, penghargaan diberikan dalam bentuk insentif fiskal yang bersifat non-tunai. Dana tersebut tidak diserahkan secara langsung kepada individu, melainkan masuk ke dalam rekening keuangan daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Mekanisme ini memastikan dana digunakan secara optimal untuk kepentingan daerah.

"Sehingga saya mengundang rekan-rekan menteri atau pimpinan lembaga yang ingin memanfaatkan acara ini, kalau mau juga memberikan penghargaan, silakan," ujarnya.

Mendagri menambahkan bahwa peluang serupa terbuka lebar bagi kementerian lain, termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Mereka dapat memberikan apresiasi melalui dukungan atau program yang sesuai dengan kewenangan masing-masing. Ini akan memperkuat sinergi antar-lembaga dalam mendukung pembangunan daerah.

"Mungkin Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, mungkin mereka punya dana alokasi khusus di bidang-bidang tertentu, maka kita persilakan juga kalau mau bergabung," ungkapnya.

Lebih jauh, Mendagri menilai bahwa pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah juga memiliki fungsi strategis. Hal ini penting untuk mengenalkan para kepala daerah berprestasi kepada khalayak ramai, sehingga kinerja mereka dapat menjadi teladan bagi daerah lain. Dengan adanya pengakuan ini, motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan akan semakin kuat.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Apresiasi Pemda

Apa tujuan utama apresiasi pemerintah daerah berprestasi? Tujuan utamanya adalah memberikan motivasi dan pengakuan kepada daerah yang berkinerja baik, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh Indonesia.

Bagaimana mekanisme pemberian insentif fiskal? Insentif fiskal diberikan dalam bentuk non-tunai dan masuk langsung ke rekening keuangan daerah melalui APBD, bukan kepada individu secara pribadi.

Kementerian apa saja yang terlibat dalam penilaian? Selain Kemendagri, berbagai kementerian seperti Kemenkes, Kemendikdasmen, dan Kemen PKP terlibat sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Berapa kali acara apresiasi ini diselenggarakan? Acara ini diselenggarakan dalam beberapa batch, dengan Batch II Regional Sumatera merupakan bagian dari rangkaian apresiasi tahun 2026.

Related Reading