BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Update! Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta: ASN yang Bertugas WFH Bergantian, Pramono Pastikan Layanan Tetap Berjalan

Published Agustus 9, 2026 · Updated Agustus 9, 2026 · By Robert Hernandez - beritanara.com

Foto : Robert Hernandez - beritanara.com

Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta: Layanan Tetap Berjalan

Beritanara.com – Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta menjadi perhatian publik pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Insiden ini terjadi pukul 21.40 WIB di gedung Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta yang terletak di Jalan Abdul Muis, kawasan Petojo Selatan, Gambir. Kobaran api berhasil ditangani oleh tim pemadam kebakaran yang segera dikerahkan ke lokasi kejadian.

Sebanyak 40 unit kendaraan pemadam dan 200 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seorang pekerja yang berada di lantai 15 gedung berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api. Gedung ini merupakan pusat operasional bagi beberapa perangkat daerah penting di DKI Jakarta.

Instruksi WFH Bergantian untuk ASN

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung segera memberikan instruksi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkantor di gedung tersebut. Mereka diminta untuk bekerja dari rumah secara bergantian atau menggunakan fasilitas kantor di Suku Dinas Wilayah Kota. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran operasional selama proses evakuasi dan perbaikan.

"Menginstruksikan seluruh ASN yang berkantor di gedung ini agar tetap bekerja melalui mekanisme WFH secara bergantian atau berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya," ujar Pramono, Sabtu (8/8/2026).

Pramono menekankan bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Masyarakat diimbau untuk tidak khawatir karena semua layanan akan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Sistem kerja bergantian ini akan diterapkan hingga situasi kondusif kembali.

Keamanan Data dan Dampak Operasional

Mengenai keamanan informasi, Pramono menegaskan bahwa data perpajakan DKI Jakarta dalam keadaan aman. Hal ini disebabkan karena informasi telah di-back up secara digital sebelum insiden terjadi. Oleh karena itu, layanan perpajakan dipastikan tidak mengalami gangguan signifikan bagi masyarakat.

Sementara itu, fasilitas Traffic Management Control (ITCS) Dinas Perhubungan yang berada di lantai 16 mengalami dampak. Pengaturan lampu lalu lintas yang semula otomatis kini harus dilakukan secara manual oleh petugas. Kondisi ini akan berlangsung hingga sistem kembali berfungsi normal.

Gedung Bapenda menampung sekitar 1.000 ASN dari berbagai perangkat daerah. Selain Bapenda, gedung ini juga menjadi tempat bagi BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta. Seluruh aset dan gedung telah memiliki asuransi yang memadai untuk mengantisipasi risiko bencana.

FAQ Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta

Kapan kebakaran Gedung Bapenda Jakarta terjadi? Kebakaran terjadi pada hari Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 21.40 WIB.

Apakah ada korban jiwa dalam insiden ini? Tidak ada laporan korban jiwa. Seorang pekerja di lantai 15 berhasil selamat.

Bagaimana status data perpajakan DKI Jakarta? Data perpajakan aman karena telah di-back up secara digital sebelum kejadian.

Apakah layanan publik terganggu? Layanan publik tetap berjalan. ASN bekerja secara WFH bergantian dan lampu lalu lintas diatur manual.

Berapa jumlah ASN yang bekerja di gedung tersebut? Total ASN yang bekerja di gedung Bapenda mencapai sekitar 1.000 orang.

Related Reading