BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Published Agustus 27, 2026 · Updated Agustus 27, 2026 · By Joseph Rodriguez - beritanara.com

Foto : Joseph Rodriguez - beritanara.com

170 Personel Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dua Kabupaten Kalbar

Beritanara.com – Delapan posko pemadam kini menjadi titik konsentrasi operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan PBPH PT Mayawana Persada, yang membentang di Kabupaten Ketapang maupun Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Total 170 personel dari tujuh regu inti beserta regu pendukung disiagakan untuk memadamkan api, melokalisasikan titik kebakaran, serta memantau agar kobaran tidak menjalar lebih jauh.

Langkah ini diambil di tengah tekanan musim kemarau yang diperparah oleh fenomena El Niño, sehingga risiko kebakaran di kawasan gambut dan lahan terbuka meningkat secara signifikan.

Pernyataan Manajemen Perusahaan

Direktur PT Mayawana Persada, Iwan Budiman S.Hut, menegaskan bahwa pengendalian kebakaran menjadi prioritas utama perusahaan selama periode kemarau berlangsung.

"Prioritas kami saat ini adalah memastikan penanganan kebakaran dilakukan secepat dan seefektif mungkin, sekaligus mencegah dampaknya meluas terhadap lingkungan dan masyarakat. Kami menyadari bahwa kejadian ini juga menjadi perhatian berbagai pihak. Karena itu, selain mengerahkan sumber daya untuk penanganan di lapangan, kami melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kondisi kawasan dan langkah-langkah pengelolaan yang perlu diperkuat ke depan."

Pernyataan tersebut disampaikan Iwan dalam keterangannya yang dikutip pada Kamis (27/8/2026).

Mekanisme Pemantauan dan Peralatan di Lapangan

Patroli darat dijalankan secara berkelanjutan, baik pada siang maupun malam hari. Untuk mendukung deteksi dini, tim operasional memanfaatkan menara pantau, drone, pesawat nirawak VTOL, kamera CCTV, serta berbagai sarana pemadaman lainnya.

Secara simultan, pemantauan titik panas dilakukan secara real-time melalui platform SiPongi milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Data dari sistem tersebut kemudian disinkronkan dengan temuan patroli di lapangan agar respons dapat diberikan secara tepat sasaran.

Dukungan Infrastruktur Air dan Sekat Bakar

Empat sektor operasional di kawasan tersebut dilengkapi 74 titik sumber air atau water point yang tersebar di berbagai lokasi. Seluruh titik tersebut dipelihara secara berkala guna menjamin ketersediaan air saat kebakaran terjadi.

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Tahap pendinginan dan pemantauan ulang dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api. Pembuatan sekat bakar juga diterapkan sesuai kondisi medan sebagai langkah antisipasi lanjutan.

Pengelolaan Air di Kawasan Gambut

Di luar upaya pemadaman, pengelolaan distribusi air menjadi elemen kunci pencegahan kebakaran di lahan gambut. Asisten Kepala (Askep) Environment PT Mayawana Persada, Agus Trijoko, menjelaskan bahwa kanal-kanal di dalam kawasan konsesi difungsikan untuk mengatur aliran air sekaligus menjaga kelembapan tanah, sehingga risiko kebakaran dapat ditekan sejak dini.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar 170 Personel?

Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar 170 Personel is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar 170 Personel matter?

Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar 170 Personel matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.