BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

BNN Ringkus Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Jakut, Simpan Sabu 98 Kg-Senjata Api

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By Elizabeth Jones - beritanara.com

BNN Ringkus Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari

Beritanara.com – BNN Ringkus Bos Gendut Gembong Narkoba - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menunjukkan kinerja luar biasa dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Operasi besar-besaran ini berhasil menangkap seorang tokoh narkoba yang dikenal luas sebagai Bos Gendut dengan inisial MR. Penangkapan bersejarah ini dilakukan di sebuah salon kecantikan yang berlokasi di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, pada malam hari Rabu tanggal 11 Agustus 2026. Operasi ini menjadi salah satu yang paling signifikan dalam sejarah penindakan narkoba di wilayah Jakarta Utara dan sekitarnya.

Rincian Lengkap Operasi Penangkapan

Brigjen Roy Hardy Siahaan, Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, memberikan penjelasan komprehensif mengenai jalannya operasi yang dimulai dari Kampung Bahari hingga pelaku berhasil diamankan. Ia memberikan keterangan resmi di Jakarta Utara pada Kamis (13/8/2026) mengenai detail peristiwa yang berlangsung intensif tersebut. Operasi ini melibatkan puluhan petugas dari berbagai divisi BNN yang bekerja secara terkoordinasi.

Gembong narkoba yang sudah kita tangkap tadi malam sekitar pukul 20.09 WIB, yang kita ikuti dari mulai Kampung Bahari, keluar, menuju Mangga Besar. Yang bersangkutan kita berhasil tangkap di salah satu salon kecantikan, kemudian yang bersangkutan bersama dengan seseorang yang sudah kita amankan di BNN.

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya, MR telah menjadi buronan sejak 7 November 2025 lalu. Tokoh narkoba ini merupakan salah satu gembong yang paling aktif beroperasi di wilayah Kampung Bahari selama beberapa tahun terakhir. Dalam operasi besar ini, petugas berhasil menyita berbagai barang bukti penting yang menjadi kunci dalam pengungkapan jaringan narkoba tersebut.

Yang bersangkutan berinisial MR ditangkap atas kepemilikan sabu 98 kilogram, kemudian ada senjata api, kemudian ada beberapa emas batangan, dan ada beberapa barang bukti lain non-narkotika.

Pengungkapan Tindak Pidana Pencucian Uang

Tim BNN juga melakukan pengembangan kasus yang mengarah pada pengungkapan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan jumlah sangat besar. Barang bukti terkait telah berhasil disita dan ditahan oleh petugas untuk proses hukum lebih lanjut. Pengungkapan ini menunjukkan bahwa MR tidak hanya aktif dalam peredaran narkoba, tetapi juga memiliki jaringan keuangan yang kompleks.

Ada uang cash sebesar Rp1,277 miliar, kemudian dikembangkan dalam beberapa aset yang sudah kita hitung kurang lebih sebesar Rp39,950 miliar.

Pada Kamis (12/8/2026), tim BNN melanjutkan pengembangan kasus setelah pelaku mengungkapkan adanya lingkaran jaringan yang terhubung dengan barang bukti di rumahnya. Hasil operasi tambahan berhasil menyita berbagai barang bukti lainnya yang memperkuat kasus terhadap MR dan jaringan bawahannya.

Hasil operasi yang kita lakukan, kita berhasil menyita beberapa barang bukti. Antara lain, narkotika jenis ganja atau gorilla, uang, senjata api, ada samurai, ada beberapa peluru, handphone, ada aset-aset lain. Termasuk mobil dua unit, yang satu mobil BMW adalah kita tangkap pada saat menangkap bos G atau MR, serta motor Vespa.

Perlawanan dan Operasi Lanjutan di Lapangan

Dalam operasi ini terjadi perlawanan dari beberapa loyalis MR, termasuk anggota jaringan yang berada di Kampung Bahari. Peristiwa ini menyebabkan salah satu anggota Polri mengalami luka di bagian bawah mata. Perlawanan ini menunjukkan bahwa jaringan MR masih kuat dan memiliki loyalis yang siap membela pemimpin mereka.

Sebagai tindak lanjut, petugas berhasil menangkap dua orang tambahan. Salah satunya adalah orang yang sebelumnya telah diamankan dengan sebutan bos G. BNN akan terus melaksanakan operasi di Kampung Bahari karena masih ada beberapa orang yang bercokol di wilayah tersebut selain bos G. Operasi berkelanjutan ini bertujuan untuk membersihkan seluruh jaringan narkoba di wilayah tersebut.

Sehingga kami berhasil menangkap dua orang yang diamankan, termasuk juga salah satunya yang sudah kita lebih dahulu tangkap atas nama bos G. Kemudian, kami tetap akan melaksanakan operasi terhadap Kampung Bahari karena ada beberapa orang lagi yang masih ada bercokol selain bos G.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Operasi BNN

Berapa jumlah sabu yang berhasil disita dalam operasi ini? Petugas berhasil menyita sabu sebanyak 98 kilogram yang disimpan oleh MR di lokasi operasinya.

Kapan MR pertama kali menjadi buronan? MR telah menjadi buronan sejak 7 November 2025 lalu setelah identitasnya terungkap dalam operasi sebelumnya.

Berapa total nilai aset yang berhasil disita? Selain uang cash sebesar Rp1,277 miliar, terdapat aset yang dikembangkan dengan total kurang lebih Rp39,950 miliar.

Apakah operasi di Kampung Bahari akan berlanjut? Ya, BNN akan terus melaksanakan operasi di Kampung Bahari karena masih ada beberapa orang yang bercokol di wilayah tersebut.

Siapa saja barang bukti yang berhasil disita? Barang bukti meliputi sabu 98 kg, senjata api, emas batangan, ganja, samurai, peluru, handphone, dua mobil (termasuk BMW), dan motor Vespa.

Related Reading