BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

BMKG Deteksi 2.610 Titik Panas di Pulau Sumatera, Terbanyak di Sumatera Selatan

Published Agustus 23, 2026 · Updated Agustus 23, 2026 · By Michael Johnson - beritanara.com

Foto : Michael Johnson - beritanara.com

2.610 Titik Panas Tercatat di Sepanjang Pulau Sumatera, Riau Jadi Sorotan

Beritanara.com – Stasiun Pekanbaru milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Riau melaporkan adanya 2.610 titik panas yang tersebar di wilayah Pulau Sumatera. Data tersebut diperbarui pada Minggu (23/8/2026) pukul 07.00 WIB dan mencakup sembilan provinsi sekaligus.

Sebaran Titik Panas per Provinsi

Sumatera Selatan menempati posisi teratas dengan jumlah deteksi mencapai 1.311 titik. Angka tersebut jauh melampaui provinsi-provinsi lain di pulau yang sama.

"Wilayah lain yang turut menyumbang angka tinggi adalah Riau 355 titik, Jambi 278 titik, Bangka Belitung 268 titik dan Lampung 187 titik. Disusul Aceh 67 titik, Kepulauan Riau 55 titik, Sumatera Utara 45 titik, Sumatera Barat 27 titik dan Bengkulu 17 titik," ujar Elisa JS Kedang, Prakirawan BMKG Pekanbaru.

Rincian Deteksi di Wilayah Riau

Dari total 355 titik panas yang tercatat di Riau, sebarannya menyentuh 11 kabupaten dan kota. Kabupaten Pelalawan menjadi episentrum dengan 216 titik, disusul Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 80 titik serta Kabupaten Kuantan Singingi dengan 12 titik.

Sisa deteksi tersebar di Kabupaten Kampar, Siak, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, serta Kota Dumai.

Dampak terhadap Kualitas Udara dan Kebakaran Lahan

Sejak Sabtu (22/8/2026) malam, jarak pandang di Kota Pekanbaru sudah terpantau terbatas karena kabut asap yang dipicu oleh konsentrasi titik panas. Pada dini hari hingga pagi, kualitas udara masuk kategori tidak sehat.

Menurut Manggala Agni, kebakaran lahan di Riau telah menghanguskan lebih dari 700 hektare dalam beberapa hari terakhir. Kabupaten Indragiri Hulu mencatat luas terbakar terbesar yakni 434 hektare, sementara Pelalawan menyusul dengan 300 hektare.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is BMKG Deteksi 2 610 Titik Panas?

BMKG Deteksi 2 610 Titik Panas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does BMKG Deteksi 2 610 Titik Panas matter?

BMKG Deteksi 2 610 Titik Panas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.