BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Ayah Serda Ahmad Ungkap Luka Tak Wajar di Jenazah Anaknya yang Tewas Dianiaya Empat Senior

Published September 13, 2026 · Updated September 13, 2026 · By Charles Williams - beritanara.com

Foto : Charles Williams - beritanara.com

Ayah Serda Ahmad Ungkap Luka Tak Wajar pada Jenazah Anaknya

Beritanara.com – Ayah Serda Ahmad Ungkap Luka Tak Wajar pada jenazah putranya, Serda Ahmad Muzammil Farisa, yang meninggal dunia setelah diduga dianiaya empat senior. Keluarga menemukan sejumlah tanda luka pada tubuh prajurit TNI Angkatan Udara tersebut dan meminta penjelasan lengkap mengenai penyebab kematiannya.

Suasana duka menyelimuti rumah keluarga almarhum di Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ahmad, yang berusia 22 tahun, merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dan baru menjalani masa dinas sekitar satu setengah tahun.

Ayah korban, Toni Eko Prasetyo, mengatakan keluarga semula menerima informasi bahwa putranya meninggal akibat kecelakaan. Namun, keterangan dari rekan-rekan angkatan almarhum membuat keluarga menduga kematian Serda Ahmad terjadi dalam kondisi tidak wajar.

“Kamis pagi kami mendapat kabar bahwa almarhum meninggal karena kecelakaan, namun informasi dari teman-teman angkatan, almarhum meninggal tak wajar,” kata Toni.

Luka di Dagu dan Dada Dipertanyakan Keluarga

Ayah Serda Ahmad Ungkap Luka yang terlihat dari foto hasil visum yang diterima keluarga. Toni menyebut terdapat luka pada dagu serta lebam di bagian dada almarhum. Meski demikian, keluarga belum menerima berita acara lengkap maupun kesimpulan resmi pemeriksaan medis.

“Sekilas dari foto hasil visum yang kami terima memang ada luka di dagu dan dada lebam, kami juga belum paham karena belum membaca berita acara resminya, hanya mendapat rilis laporan penganiayaan,” imbuhnya.

Jenazah Serda Ahmad sebelumnya menjalani autopsi di RS Kramatjati Polri, Jakarta. Usai proses tersebut, jenazah diberangkatkan ke Magetan menggunakan ambulans TNI AU dan tiba sekitar pukul 01.00 WIB pada Jumat dini hari.

Setelah tiba di kampung halaman, almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum desa setempat. Keluarga kini menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi korban serta penyebab kematiannya.

Empat Senior Diduga Terlibat Penganiayaan

Dalam perkara ini, empat personel yang diduga terlibat disebut berinisial Erda MTSA, Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH. Dugaan penganiayaan mencuat setelah muncul informasi bahwa Serda Ahmad mengalami perlakuan kasar terkait persoalan pesanan makanan.

Peristiwa tersebut disebut bermula dari kesalahan dalam menyiapkan pesanan mi milik senior. Pesanan mi kuah disiapkan sebagai mi goreng. Persoalan itu diduga berujung pada penganiayaan terhadap Serda Ahmad.

Bagi keluarga, hasil pemeriksaan resmi sangat penting untuk menjelaskan kronologi, penyebab kematian, dan luka-luka yang ditemukan pada jenazah. Keluarga berharap proses penanganan perkara berjalan transparan serta mampu mengungkap semua fakta.

Keluarga Minta Keadilan bagi Serda Ahmad

Serda Ahmad Muzammil Farisa bertugas sebagai Bintara Psikologi di Mabes TNI AU. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama karena almarhum masih berada pada awal perjalanan pengabdiannya sebagai prajurit.

Ayah Serda Ahmad Ungkap Luka Tak Wajar itu sekaligus menegaskan harapan keluarga agar perkara ini ditangani secara serius. Toni mengatakan keluarganya akan terus mencari keadilan dan meminta hukuman setimpal apabila dugaan penganiayaan terbukti.

“Kami sangat merasa kehilangan sekali. Anak saya Serda Ahmad Muzammil Farisa baru berdinas satu setengah tahun sebagai Bintara Psikologi di Mabes TNI AU. Kami akan terus berjuang untuk mencari keadilan agar para pelaku mendapat hukuman setimpal,” ungkap Toni.

Keluarga juga berharap kepastian tidak hanya datang dari hasil pemeriksaan medis, tetapi dari pengungkapan rangkaian peristiwa secara menyeluruh. Kejelasan tersebut dinilai penting untuk menjawab keraguan yang muncul sejak kabar awal mengenai kecelakaan disampaikan.

FAQ Kasus Serda Ahmad

Apa luka yang ditemukan pada jenazah Serda Ahmad? Berdasarkan foto hasil visum yang diterima keluarga, terdapat luka di dagu dan lebam pada bagian dada. Keluarga masih menunggu dokumen pemeriksaan resmi secara lengkap.

Di mana jenazah Serda Ahmad menjalani autopsi? Autopsi dilakukan di RS Kramatjati Polri, Jakarta, sebelum jenazah dibawa ke Magetan untuk dimakamkan.

Siapa yang diduga terlibat dalam kasus ini? Empat personel berinisial Erda MTSA, Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH disebut diduga terlibat. Dugaan tersebut tetap memerlukan pembuktian melalui proses pemeriksaan resmi.

Related Reading