3.752 Gempa Susulan Terjadi di NTT, BNPB: Baru Stabil 3 Pekan ke Depan
3.752 Gempa Susulan Terjadi di NTT: BNPB Perkirakan Stabilitas Baru Tercapai 2–3 Minggu ke Depan
Beritanara.com – Hingga Kamis sore (20/8/2026) pukul 16.00 WIB, tercatat 3.752 gempa susulan terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa aktivitas seismik di kawasan tersebut belum memperlihatkan pola pelemahan yang berarti. Proyeksi resmi lembaga tersebut menyebut kondisi baru akan mulai stabil secara bertahap dalam rentang dua hingga tiga minggu ke depan, sehingga kewaspadaan masyarakat tetap menjadi prioritas utama selama periode transisi itu.
Detail Guncangan dan Pernyataan Resmi BNPB
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, menyampaikan bahwa getaran lanjutan—baik beramplitudo besar maupun kecil—masih terus dirasakan masyarakat di berbagai titik. Pada hari yang sama, guncangan paling kuat tercatat pukul 10.47 waktu setempat dengan kekuatan 5,7 magnitudo. Berton mengaku merasakan langsung getaran tersebut di pagi hari sebelum bertugas.
"Hingga hari ini, Kamis 20 Agustus 2026, pukul 16.00 WIB, total jumlah gempa susulan sudah mencapai 3.752," kata Berton. "Gempa ini terus dirasakan baik yang besar maupun kecil, dan kami sendiri dari pagi hari merasakan gempa susulan yang sangat besar. Pada pukul 10.47 menit waktu setempat, kami merasakan gempa berkekuatan 5,7 magnitudo."
Menurut Berton, fluktuasi aktivitas seismik masih berlangsung dan belum ada indikator penurunan yang jelas. Ia memperkirakan bahwa 3.752 gempa susulan terjadi dalam pola yang belum mereda, sehingga seluruh warga di zona terdampak diimbau menjaga kesiapsiagaan. Pemeriksaan struktur bangunan sebelum kembali memasukinya menjadi langkah wajib yang ditekankan oleh pihak BNPB.
Kerusakan Permukiman dan Distribusi Logistik
BNPB memperbarui catatan kerusakan permukiman menjadi 36.163 unit rumah. Angka tersebut naik 7.187 unit dibandingkan pencatatan sebelumnya, seiring semakin telitinya proses pendataan di lapangan. Kenaikan angka ini mencerminkan bertambahnya tim verifikasi yang turun ke lokasi, bukan berarti kerusakan baru terjadi secara mendadak.
"Rumah yang rusak menurut data kami, kami perbaharui data-data kami ini menjadi 36.163 unit. Bertambah di catatan kami karena pendataan yang semakin akurat ada 7.187 unit," ujarnya.
Untuk kebutuhan tanggap darurat, total kargo bantuan yang telah dikirim hingga 19 Agustus 2026 mencapai 167 ton. Pada hari berikutnya, BNPB
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is 3 752 Gempa Susulan Terjadi di NTT?3 752 Gempa Susulan Terjadi di NTT is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does 3 752 Gempa Susulan Terjadi di NTT matter?3 752 Gempa Susulan Terjadi di NTT matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.