BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain

Published Agustus 27, 2026 · Updated Agustus 27, 2026 · By Robert Hernandez - beritanara.com

Foto : Robert Hernandez - beritanara.com

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu: Kalah 6-0

Beritanara.com – Eks Klub Bojan Hodak Bikin malu Liga Super Malaysia dalam laga yang tak akan terlupakan oleh para pendukung tuan rumah. Pada Rabu (26/8/2026), Stadion Sepak Bola Kuala Lumpur menjadi saksi pesta gol satu sisi ketika Kuching City FC membantai Kuala Lumpur City FC dengan skor telak 6-0. Kekalahan ini mempermalukan mantan klub Bojan Hodak, pelatih asal Bosnia yang sebelumnya sukses mengantar Persib Bandung meraih tiga gelar beruntun di Liga Indonesia. Bagi suporter KL City, malam itu bukan sekadar kekalahan biasa, melainkan penghinaan yang sulit diterima.

Sanksi FIFA dan Krisis Skuad KL City

Faktor penentu ketimpangan laga ini bukan semata kualitas permainan, melainkan jumlah pemain yang tersedia. KL City hanya mampu menurunkan sebelas orang ke lapangan: sepuluh pemain dalam starting eleven ditambah satu cadangan. Penyebabnya adalah sanksi larangan registrasi pemain baru yang dijatuhkan FIFA, sehingga klub tidak dapat mendaftarkan pemain tambahan untuk musim berjalan.

"Sejak menit pertama, ketimpangan jumlah membuat KL City tak mampu mengimbangi tempo permainan lawan sepanjang 90 menit." — narasi pertandingan

Kondisi ini menjadikan setiap duel satu lawan satu nyaris mustahil bagi pemain KL City. Tanpa opsi rotasi, kelelahan fisik menumpuk sejak babak pertama dan semakin memperlebar jarak kualitas dengan skuad penuh Kuching City.

Alur Pertandingan: Enam Gol dalam Waktu Singkat

Kuching City tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka skor. Baru tiga menit berjalan, penyerang asing Ajdin Mujagic sudah menaklukkan pertahanan tuan rumah dan menggetarkan jaring KL City. Gol pembuka itu langsung mengubah dinamika laga menjadi satu arah.

Keunggulan bertambah pada menit ke-25 lewat gol Jerome Etame, yang menunjukkan ketajaman di kotak penalti. Situasi kemudian berubah sedikit menjelang turun minum ketika Okwuosa dari kubu Kuching City menerima kartu merah, membuat tim tamu juga bermain dengan sepuluh pemain. Namun, kehilangan satu pemain justru tidak meredam gairah The Cats.

Setelah jeda, Etame meledakkan dua gol beruntun dalam rentang empat menit — menit ke-48 dan ke-52 — yang sekaligus melengkapi hattrick pribadinya. Mujagic kembali muncul di papan skor pada menit ke-56, memperlebar jarak menjadi 5-0. Puncak pesta gol ditutup oleh Etame di masa tambahan waktu, menggenapkan koleksi individunya menjadi empat gol dan memastikan kemenangan 6-0 untuk tim tamu.

Dampak bagi Kedua Klub

Bagi KL City, kekalahan ini menjadi hasil buruk kedua di musim Liga Super 2026. Sebelumnya, klub tersebut sudah dinyatakan kalah WO 0-3 dari Negeri Sembilan FC setelah gagal menurunkan pemain dalam laga pembuka yang akhirnya dibatalkan. Tekanan dari manajemen dan suporter kini meningkat tajam, sementara sanksi FIFA masih menjadi bayang-bayang yang menghantui setiap pekan kompetisi.

Sebaliknya, kemenangan besar ini menjadi modal berharga bagi Kuching City dan skuad asuhan Aidil Sharin Sahak dalam persaingan klasemen Liga Super Malaysia. Skor 6-0 tidak hanya menambah tiga poin, tetapi juga membangun kepercayaan diri kolektif jelang jadwal padat di paruh kedua musim.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Laga Ini

Kenapa KL City hanya menurunkan 11 pemain? KL City terkena sanksi larangan registrasi pemain baru dari FIFA, sehingga tidak bisa mendaftarkan pemain tambahan. Mereka hanya memiliki sepuluh pemain starting dan satu cadangan sepanjang musim berjalan.

Siapa pencetak gol dalam laga ini? Jerome Etame mencetak empat gol (menit 25, 48, 52, dan masa tambahan waktu), sementara Ajdin Mujagic menyumbang dua gol (menit 3 dan 56). Total enam gol untuk Kuching City.

Apakah Bojan Hodak masih melatih KL City? Tidak. Bojan Hodak telah meninggalkan KL City dan kini berkarier di Indonesia, di mana ia sukses meraih tiga gelar beruntun bersama Persib Bandung. KL City saat ini berada di bawah manajemen baru tanpa keterlibatan Hodak.

Bagaimana posisi kedua tim setelah laga ini? KL City menelan kekalahan kedua beruntun (termasuk WO) dan tertinggal jauh di klasemen. Kuching City, di bawah pelatih Aidil Sharin Sahak, naik ke posisi lebih menguntungkan berkat kemenangan telak ini.

Related Reading