BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Persib Bandung dan Borneo FC Sudah Tak Bisa Tawar Jadwal Super League, Operator I.League Kupas Cara Canggih Susun Pertandingan

Published Agustus 27, 2026 · Updated Agustus 27, 2026 · By Elizabeth Jones - beritanara.com

Foto : Elizabeth Jones - beritanara.com

Persib Bandung dan Borneo FC Sudah Tak Bisa Tawar Jadwal

Beritanara.com – Persib Bandung dan Borneo FC Sudah tidak lagi memiliki ruang untuk menegosiasikan susunan pertandingan Super League musim 2026-2027. Operator kompetisi, I.League, secara resmi mengunci seluruh kalender setelah seluruh klub menyelesaikan proses masukan dan evaluasi terhadap jadwal yang ditawarkan. Keputusan final ini menutup babak panjang diskusi teknis yang melibatkan ratusan ribu parameter komputasi, mulai dari rotasi pemain, jarak tempuh antarkota, hingga bentrok dengan agenda internasional.

Sistem Komputerisasi Menggantikan Undian Manual

Ferry Paulus, Direktur Utama I.League, menjelaskan bahwa penyusunan jadwal kali ini sepenuhnya mengandalkan platform digital yang diadaptasi dari praktik liga papan atas dunia, khususnya J.League di Jepang dan Ligue 1 di Prancis. Tidak ada lagi pengundian sederhana atau penentuan manual oleh panitia kecil. Seluruh variabel—kondisi lapangan, jadwal penerbangan tim tamu, kewajiban siaran televisi, serta kalender internasional—diproses secara simultan oleh satu sistem terintegrasi.

Kapasitas komputasi platform tersebut mencapai 200 ribu permintaan dari berbagai klub sebelum jadwal akhir ditetapkan. Dengan demikian, kalender pertandingan menjadi jauh lebih terstruktur dan mampu mengakomodasi agenda domestik maupun internasional setiap tim tanpa mengorbankan integritas kompetisi.

"Jadi di beberapa kesempatan 4-5 bulan yang lalu, kita sudah memperkenalkan sistem penjadwalan kita yang baru. Di mana sistem ini menggunakan satu komputerisasi sistem yang dianut oleh J-League, kemudian Ligue 1, dan seterusnya, klub-klub besar," ujar Ferry Paulus.

Negosiasi Khusus untuk Dua Klub Berbeban Empat Kompetisi

Persib Bandung dan Borneo FC Sudah menjadi sorotan utama dalam proses negosiasi akhir karena keduanya musim depan harus membagi kekuatan skuad di empat kompetisi sekaligus: Super League, League Cup, kompetisi AFC, serta Piala AFF 2026. Beban pertandingan yang jauh lebih padat dibanding klub-klub lain menuntut penyesuaian jadwal yang sangat ketat agar risiko cedera massal dapat diminimalkan.

Ferry mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Persib berlangsung hingga empat putaran negosiasi, sementara dengan Borneo mencapai lima putaran sebelum kesepakatan final tercapai. Setiap putaran mencakup revisi slot waktu, penyesuaian hari pertandingan, serta penempatan jeda pemulihan antar laga. Setelah seluruh pembahasan rampung, jadwal yang telah disepakati dinyatakan final dan tidak akan diubah lagi.

"Nah, setelah mendapatkan itu semua, terakhir ya kita baru melakukan komunikasi dan negosiasi terhadap Persib Bandung dan juga Borneo. Jadi jadwal yang sekarang sudah terpampang ini adalah jadwal yang sudah disepakati antara kita dengan Persib, begitu pun juga dengan Borneo," katanya.

Kendala Kalender dan Jeda Kompetisi

Penyusunan jadwal juga harus mengakomodasi sejumlah jeda wajib yang tidak dapat dihindari: FIFA Matchday, FIFA ASEAN Cup, Piala Asia, serta berbagai turnamen internasional lain yang tersebar sepanjang musim. Dari slot waktu yang tersisa setelah seluruh jeda tersebut dipetakan, operator memilih dengan sangat hati-hati agar kebutuhan pemulihan pemain

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Persib Bandung dan Borneo FC Sudah?

Persib Bandung dan Borneo FC Sudah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Persib Bandung dan Borneo FC Sudah matter?

Persib Bandung dan Borneo FC Sudah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.