BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Menepi 4 Pekan Usai Jalani Operasi, Persija Tetap Optimistis Pratama Arhan Segera Kembali

Published September 1, 2026 · Updated September 1, 2026 · By Michael Johnson - beritanara.com

Foto : Michael Johnson - beritanara.com

Persija Jakarta Hadapi Badai Cedera Jelang Pembukaan Super League 2026-2027

Beritanara.com – Belum satu menit pun bola bergulir di kompetisi Super League 2026-2027, Persija Jakarta sudah harus berhadapan dengan daftar panjang pemain yang absen karena cedera. Situasi ini menempatkan Macan Kemayoran dalam posisi yang tidak ideal menjelang musim baru, ketika kedalaman skuad dan kesiapan fisik setiap pemain menjadi faktor penentu dalam persaingan liga yang semakin ketat.

Di antara nama-nama yang belum tersedia, Pratama Arhan menjadi perhatian utama. Bek berusia 24 tahun tersebut terpaksa menepi setelah mengalami patah tulang pada bagian jari tangannya, sebuah cedera yang mengharuskannya menjalani prosedur bedah. Dengan estimasi pemulihan yang cukup panjang, absennya Arhan akan terasa di lini belakang Persija selama beberapa pekan awal musim.

Cedera Terjadi di Laga Peluncuran Tim

Momen cedera Arhan terjadi dalam pertandingan persahabatan yang sekaligus menjadi launching tim Persija menghadapi Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (29/8/2026). Saat itu, Arhan sempat menerima penanganan medis di tengah babak kedua, namun memilih untuk tetap bertahan di lapangan hingga peluit akhir berbunyi.

Ketangguhannya di laga tersebut berbuah manis bagi Persija, yang berhasil membungkam Brisbane Roar dengan skor telak 4-0. Namun, kemenangan itu tidak menghapus kekhawatiran tim medis. Setelah pertandingan selesai, staf medis langsung melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap jari Arhan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa cedera tersebut cukup serius dan memerlukan intervensi bedah.

Prosedur operasi dijadwalkan pada Selasa (1/9/2026) untuk menangani fraktur phalanx, yaitu patah tulang pada ruas jari tangan. Kondisi ini menuntut waktu pemulihan yang tidak singkat, mengingat struktur tulang jari memerlukan proses penyembuhan yang hati-hati agar tidak meninggalkan dampak jangka panjang pada kemampuan menggenggam dan menendang pemain.

Tim Medis Buka Sisi Positif Pemulihan

Menanggapi kekhawatiran publik, dokter tim Persija, Muhammad Andeansah, memberikan penjelasan bahwa proses pemulihan tidak berarti Arhan harus berhenti total dari seluruh aktivitas fisik. Ia menegaskan bahwa selama masa penyembuhan, pemain tetap dapat melakukan latihan tertentu dan bahkan berpotensi kembali bertanding sebelum masa pemulihan sepenuhnya berakhir.

"Pemulihan selama 4–6 minggu. Tapi selama itu dia masih bisa tetap latihan dan bertanding," kata dokter Andeansah.

Pernyataan tersebut memberikan sedikit ruang optimisme bagi suporter Persija. Meski demikian, rentang empat hingga enam minggu tetap berarti Arhan akan melewatkan sejumlah pertandingan pembuka musim, yang tentu saja menjadi kerugian signifikan bagi skuad yang membutuhkan kedalaman di sektor bek.

Daftar Cedera yang Semakin Panjang

Absennya Arhan bukan satu-satunya persoalan yang menghantui Persija menjelang Super League 2026-2027. Beberapa pemain lain masih dalam tahap pemulihan dari cedera yang mereka alami pada fase persiapan maupun turnamen pramusim.

Andritany Ardhiyasa, penjaga gawang utama, mengalami gastrocnemius strain atau ketegangan pada otot betis saat Persija menjalani training camp di Thailand. Ia diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua pekan sebelum kembali dalam kondisi siap tampil.

Eksel Runtukahu masih dalam proses pemulihan dari cedera hamstring, dengan estimasi tambahan sekitar satu pekan sebelum ia dapat kembali berlatih penuh. Sementara itu, Dony Tri Pamungkas mengalami quadriceps strain, yaitu ketegangan pada otot paha, yang menuntut waktu pemulihan sekitar dua hingga tiga pekan.

Kwon Chang-hoon, pemain asal Korea Selatan, juga belum sepenuhnya pulih. Ia mengalami soleus strain pada otot betis ketika memperkuat Persija di Piala Presiden 2026. Estimasi tambahan yang dibutuhkan untuk kembali ke lapangan berkisar satu hingga dua pekan.

Implikasi bagi Persiapan Musim

Kombinasi cedera pada sejumlah pemain kunci menciptakan tekanan tambahan bagi jajaran pelatih Persija dalam menyusun strategi awal musim. Dengan beberapa posisi yang belum terisi penuh oleh pemain dalam kondisi prima, tim harus mengandalkan rotasi skuad dan adaptasi taktik untuk menutupi kekosongan tersebut.

Super League 2026-2027 menuntut konsistensi performa sepanjang musim yang panjang. Kehilangan pemain di fase pembuka bukan hanya soal satu atau dua pertandingan, melainkan juga soal momentum tim dan kepercayaan diri kolektif. Persija, sebagai salah satu klub dengan basis suporter terbesar di Indonesia, tentu menghadapi ekspektasi tinggi dari pendukungnya untuk tampil kompetitif sejak pekan pertama.

Bagi Pratama Arhan sendiri, proses pemulihan menjadi ujian kesabaran. Sebagai pemain yang baru berusia 24 tahun, ia masih memiliki karier panjang di depan. Fokus saat ini adalah menjalani rehabilitasi dengan disiplin agar ia dapat kembali ke lapangan dalam kondisi optimal, bukan sekadar kembali secara formal. Tim medis Persija akan memantau setiap tahap pemulihannya secara ketat untuk memastikan tidak ada risiko kambuhnya cedera di kemudian hari.

Menjelang pembukaan Super League 2026-2027, Persija Jakarta harus membuktikan bahwa kedalaman skuad dan kualitas pembinaan mampu mengatasi badai cedera yang menghantui mereka di fase pramusim. Tantangan ini bukan hanya soal taktik di lapangan, tetapi juga soal manajemen risiko, ketahanan mental pemain, dan kemampuan adaptasi tim dalam situasi yang tidak ideal.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Menepi 4 Pekan Usai Jalani Operasi?

Menepi 4 Pekan Usai Jalani Operasi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Menepi 4 Pekan Usai Jalani Operasi matter?

Menepi 4 Pekan Usai Jalani Operasi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.