Aduh! Persib Bandung Resmi Kembali Masuk Daftar Hitam FIFA, Siapa?
Persib Bandung Kembali Terdaftar di Daftar Hitam FIFA Setelah Kasus Baru
Beritanara.com – Aduh Persib Bandung Resmi Kembali menjadi sorotan utama dunia sepak bola Indonesia. Klub legendaris asal Bandung ini resmi masuk kembali ke dalam daftar hitam FIFA setelah melalui proses panjang penyelesaian kasus sebelumnya. Pengumuman resmi dari federasi sepak bola dunia disampaikan pada malam hari Senin, tanggal 10 Agustus 2026, yang langsung mengguncang para suporter dan manajemen Persib.
Sekarang Persib menjadi klub terbaru yang tercatat dalam daftar sanksi tersebut. Total ada 18 nama klub dari berbagai tingkatan Liga Indonesia yang saat ini menghadapi sanksi serupa dari FIFA. Sanksi ini berdampak signifikan terhadap kemampuan klub dalam melakukan transaksi pemain di bursa transfer.
Persib Bandung tidak bisa mendaftarkan pemain untuk tiga periode bursa transfer pemain yang akan datang.
Sanksi ini berarti Persib akan kehilangan hak untuk mendaftarkan pemain baru selama tiga kali masa transfer. Jika klub tidak segera menyelesaikan masalah dengan para pemain maupun pelatih, maka larangan ini akan tetap berlaku hingga kasus tuntas. Manajemen Persib kini menghadapi tantangan besar untuk menyelesaikan semua masalah yang ada.
Yang menarik, muncul pertanyaan mengenai siapa pihak yang melapor kali ini. Sebelumnya, Persib sudah menyelesaikan kasus dengan Daisuke Sato yang menjadi penyebab masuknya klub ke dalam daftar hitam tersebut. Namun, ada beberapa kasus lain yang belum terselesaikan hingga saat ini.
Hingga saat ini, manajemen Persib belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait masuknya kembali klub ke dalam daftar Registration Ban. Selain Persib, masih ada 19 kasus lain yang harus diselesaikan oleh klub-klub Liga Indonesia agar bisa keluar dari daftar tersebut. Kabar terbaru Liga Indonesia akan terus kami update untuk para pembaca setia.
Kronologi Lengkap Kasus Persib di FIFA
Persib pertama kali tercatat dalam daftar hitam pada akhir Mei 2025. Saat itu, Daisuke Sato melaporkan Persib karena pemutusan kontrak pemain asal Filipina tersebut pada paruh musim 2023-2024. Kasus ini menjadi salah satu yang paling kompleks dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Kasus ini memuncak ketika Persib tidak membayar kompensasi yang seharusnya diberikan kepada Daisuke Sato. Setelah mengajukan banding ke CAS, akhirnya FIFA memutuskan bahwa Persib harus menyelesaikan masalah tersebut. Proses banding memakan waktu cukup lama sebelum keputusan final keluar.
Nama Persib baru dicabut dari daftar hitam pada tanggal 22 Juli lalu. Namun, kurang dari tiga pekan kemudian, klub ini kembali menghiasi daftar hitam FIFA. Kecepatan kembalinya Persib ke daftar hitam ini mengejutkan banyak pihak, termasuk para analis sepak bola.
Di antara klub-klub lain yang tercatat, Persiwa Wamena menjadi klub dengan masa sanksi terlama. Sementara itu, PSBS Biak, Kalteng Putra, Sriwijaya FC, dan PSM Makassar juga masih menghadapi sanksi serupa dari FIFA. Berita sepak bola terbaru menunjukkan bahwa situasi ini masih terus berkembang.
Apa yang Harus Dilakukan Persib?
Untuk keluar dari daftar hitam FIFA, Persib perlu menyelesaikan semua kewajiban finansialnya. Ini termasuk pembayaran kompensasi kepada pemain dan pelatih yang memiliki kontrak dengan klub. Proses ini bisa memakan waktu beberapa bulan hingga tahun tergantung kompleksitas setiap kasus.
Selain masalah finansial, Persib juga perlu memastikan tidak ada pelanggaran kontrak lainnya yang belum diselesaikan. Manajemen klub harus bekerja keras untuk berkomunikasi dengan semua pihak yang terlibat dalam kasus-kasus tersebut.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Sanksi FIFA Persib
Kapan Persib pertama kali masuk daftar hitam FIFA?
Persib pertama kali tercatat dalam daftar hitam pada akhir Mei 2025 setelah laporan dari Daisuke Sato mengenai pemutusan kontrak.
Berapa lama sanksi yang diterima Persib?
Persib tidak bisa mendaftarkan pemain untuk tiga periode bursa transfer pemain yang akan datang.
Siapa saja klub lain yang juga masuk daftar hitam FIFA?
Selain Persib, ada 18 klub lainnya termasuk Persiwa Wamena, PSBS Biak, Kalteng Putra, Sriwijaya FC, dan PSM Makassar.
Bagaimana cara Persib keluar dari daftar hitam?
Persib harus menyelesaikan semua kewajiban finansial dan kontrak dengan pemain serta pelatih yang menjadi pihak pelapor.
Kapan Persib terakhir dicabut dari daftar hitam sebelum kembali?
Nama Persib dicabut dari daftar hitam pada tanggal 22 Juli 2026, namun kurang dari tiga pekan kemudian kembali masuk.