BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Published Agustus 21, 2026 · Updated Agustus 21, 2026 · By Michael Johnson - beritanara.com

Foto : Michael Johnson - beritanara.com

64 Ton Logistik Kemanusiaan Jatim Diberangkatkan ke Labuan Bajo

Beritanara.com – Sebanyak 64 ton bantuan logistik kemanusiaan resmi diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Kamis (20/8/2026) malam. Kiriman ini merupakan tahap kedua dari respons cepat Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tujuan utama pengiriman kali ini adalah Labuan Bajo, kawasan yang mengalami kerusakan cukup berat akibat guncangan gempa.

Konteks Pengiriman Sebelumnya

Sebelum tahap kedua ini, Pemprov Jatim telah bergerak cepat sejak pertengahan Agustus. Pada 16 Agustus 2026, tujuh personel tim pendahulu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diterjunkan ke lokasi bencana untuk mendukung proses evakuasi. Keesokan harinya, tepatnya 17 Agustus dini hari, gelombang logistik awal seberat 8,4 ton bersama enam dokter tim medis Jatim juga telah dikirim menuju Ende, NTT.

Pesan Gubernur Khofifah

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara langsung melepas pemberangkatan bantuan di Pelabuhan Tanjung Perak. Ia menjelaskan bahwa kapal yang digunakan malam itu memang berlayar ke Labuan Bajo, sehingga seluruh logistik yang telah terkumpul dialirkan ke titik paling membutuhkan.

"Yang terdampak berat ini kan yang dekat dengan Labuan Bajo. Kebetulan kapal malam ini akan menuju Labuan Bajo, dan insyaallah yang sudah terkumpul sekitar 64 ton hari ini," ujar Khofifah.

Isi dan Penyesuaian Bantuan

Muatan 64 ton tersebut mencakup obat-obatan, makanan siap konsumsi, pakaian, perlengkapan khusus anak-anak dan perempuan, serta perlengkapan mandi. Untuk kategori obat, jenis dan jumlahnya telah dikalibrasi berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan yang dilakukan tim medis Jawa Timur saat mereka lebih dulu tiba di zona bencana.

Komitmen 14 Rumah Sakit dan Rencana Lanjutan

Di luar logistik, Khofifah menegaskan bahwa 14 rumah sakit yang berada di bawah koordinasi Pemprov Jatim telah berkomitmen menerjunkan tenaga kesehatan, tenaga medis, paramedis, serta tambahan persediaan farmasi. Selain itu, pemerintah provinsi tengah mengkaji kemungkinan pendirian dapur umum lapangan serta pengiriman relawan tambahan. Jumlah personel yang dikirim akan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan agar tidak membebani mekanisme penanganan bencana yang sudah berjalan di daerah.

"Kita tidak boleh menambahkan beban,因为 daerah itu pada dasarnya sudah memiliki tim yang sudah ada. Kita ingin menjadi supporting team dan supporting system," jelas Khofifah.

Peran 64 Lembaga Pendukung

Kemampuan menghimpun 64 ton bantuan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor. Sebanyak 64 lembaga turut berkontribusi, mencakup BUMD, dana CSR berbagai perusahaan, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga BLUD rumah sakit di lingkungan Pemprov Jatim. Kerja sama tersebut menjadi wujud nyata gotong royong antardaerah dalam menghadapi bencana.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan?

Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan matter?

Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.