BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Syarat

Published Agustus 10, 2026 · Updated Agustus 10, 2026 · By Susan Moore - beritanara.com

Foto : Susan Moore - beritanara.com

Iran Pertahankan Posisi: Selat Hormuz Tetap Tertutup Hingga AS Penuhi Persyaratan

Beritanara.com – Tegas Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz sebelum Washington memenuhi sejumlah tuntutan yang telah ditetapkan. Pejabat tinggi Iran telah merinci persyaratan-persyaratan krusial yang harus dipenuhi oleh Amerika Serikat sebelum perairan strategis tersebut dibuka kembali sepenuhnya. Di antara syarat-syarat utama adalah penghentian total operasi militer yang menargetkan Iran beserta negara-negara sekutunya di kawasan Timur Tengah. Selain itu, pencabutan sanksi ekonomi dan blokade maritim juga menjadi hal yang mendesak bagi Teheran. Penarikan pasukan Amerika Serikat dari kawasan sekitar Iran serta pembayaran kompensasi juga termasuk dalam daftar tuntutan tersebut yang harus segera ditindaklanjuti.

Peringatan dari Sekretaris Dewan Keamanan Nasional

Mohammad Bagher Zolghadr, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran, menegaskan bahwa pembukaan Selat Hormuz bergantung pada perubahan sikap dari Amerika Serikat. Menurutnya, Teheran tidak akan membuka jalur pelayaran tersebut selama ancaman terhadap Republik Islam masih berlanjut. Pernyataan ini menunjukkan ketegasan Iran dalam mempertahankan posisinya di tengah ketegangan geopolitik yang semakin memanas.

"Selat Hormuz tidak akan dibuka sampai AS memperbaiki sikapnya dan berhenti mengancam Republik Islam," katanya seperti dikutip Press TV.

Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa hubungan diplomatik antara kedua negara masih dalam tahap negosiasi yang intensif. Iran menginginkan kepastian bahwa tekanan militer dan ekonomi akan berkurang secara signifikan sebelum memutuskan untuk membuka kembali jalur pelayaran vital tersebut.

Langkah Diplomasi dengan Oman

Sebagai bagian dari upaya memastikan kelancaran pelayaran, Kementerian Luar Negeri Iran pada Rabu (5/8) mengumumkan bahwa Teheran dan Oman telah mencapai kesepakatan. Kedua negara tersebut menyepakati rincian geografis rute pelayaran kapal yang akan melintasi Selat Hormuz. Kesepakatan ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas jalur perdagangan global. Dengan adanya kesepakatan bilateral ini, Iran menunjukkan komitmennya untuk tetap menjaga keamanan maritim meskipun dalam kondisi ketegangan.

Konteks: Pengumuman Trump

Perkembangan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan pembatalan serangan terhadap Iran. Pengumuman tersebut didasarkan pada kesepakatan damai yang sedang dirintis, yang mencakup pembukaan Selat Hormuz serta kesepakatan mengenai program nuklir. Langkah Trump ini membuka peluang bagi negosiasi lebih lanjut antara kedua negara. Namun, Iran tetap bersikap tegas dan tidak terburu-buru dalam membuka Selat Hormuz sebelum semua persyaratan dipenuhi secara menyeluruh.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa syarat utama yang harus dipenuhi AS untuk membuka Selat Hormuz?

Menurut pernyataan resmi Iran, syarat utama meliputi penghentian operasi militer, pencabutan sanksi ekonomi, penarikan pasukan AS dari kawasan, dan pembayaran kompensasi. Semua persyaratan ini harus dipenuhi secara simultan sebelum pembukaan Selat Hormuz dapat dilakukan.

Bagaimana peran Oman dalam situasi Selat Hormuz?

Oman bertindak sebagai mediator dan mitra strategis Iran. Kedua negara telah mencapai kesepakatan mengenai rute pelayaran kapal yang akan melintasi Selat Hormuz, memastikan kelancaran perdagangan global meskipun dalam kondisi ketegangan.

Apakah pengumuman Trump tentang pembatalan serangan sudah final?

Pengumuman Trump mengenai pembatalan serangan terhadap Iran masih dalam tahap negosiasi lebih lanjut. Pembukaan Selat Hormuz dan kesepakatan program nuklir masih menjadi bagian dari proses diplomasi yang sedang berlangsung.

Berapa lama Iran mungkin menutup Selat Hormuz?

Waktu penutupan Selat Hormuz bergantung pada kecepatan AS dalam memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan. Iran tidak memberikan batas waktu tertentu, namun menekankan bahwa ketegasan harus dipertahankan sampai semua tuntutan terpenuhi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan terbaru, pembaca dapat mengunjungi halaman berita internasional TV One News yang menyajikan liputan komprehensif tentang situasi geopolitik global.

Related Reading