BeritaNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kembali Sumbang Perunggu di Asian Games 2026, Ini Kata Kapten Tim Sepak Takraw Putri Indonesia: Belum Rezeki

Published Oktober 2, 2026 · Updated Oktober 2, 2026 · By Robert Williams - beritanara.com

Foto : Robert Williams - beritanara.com

Perunggu Kuadran Putri Tambah Koleksi Sepak Takraw Indonesia di Asian Games 2026

Beritanara.com – Tim sepak takraw putri Indonesia kembali menambah raihan medali bagi kontingen Merah Putih di Asian Games 2026. Medali perunggu kali ini datang dari nomor kuadran putri setelah perjalanan Indonesia berakhir di semifinal yang berlangsung di Mizuho Park Stadium, Jepang, Jumat (2/10/2026).

Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dalam pertandingan empat besar tersebut. Laga berakhir dalam dua set dengan skor 9-15 dan 4-15. Hasil itu memang menutup peluang menuju final, tetapi tetap memastikan tim kuadran putri Indonesia berdiri di podium perunggu.

Tambahan medali ini memiliki arti tersendiri bagi cabang olahraga sepak takraw Indonesia. Dengan hasil dari nomor kuadran putri, sepak takraw telah menghasilkan tiga medali perunggu pada Asian Games 2026. Dua medali sebelumnya diraih melalui nomor tim regu putra dan tim regu putri.

Thailand Menekan Sejak Awal Pertandingan

Semifinal berlangsung dalam tekanan berat bagi tim Indonesia. Thailand langsung memainkan pola agresif sejak poin-poin awal, sehingga para pemain Indonesia belum dapat menemukan alur permainan yang diharapkan.

Pada set pertama, Indonesia bahkan sempat tertinggal 0-5 sebelum akhirnya meraih angka pembuka. Ketertinggalan tersebut membuat Indonesia harus bekerja lebih keras untuk mengejar perolehan poin. Namun, Thailand mampu mempertahankan tekanan dan menyelesaikan set pertama dengan kemenangan 15-9.

Kondisi serupa terjadi pada set kedua. Tim yang dipimpin Kusnelia berusaha mengubah keadaan, tetapi belum berhasil membendung permainan lawan. Thailand kembali menguasai jalannya pertandingan dan mengakhiri set kedua dengan skor 15-4.

Dalam sepak takraw, perubahan momentum dapat terjadi cepat karena setiap kesalahan penerimaan, pertahanan, ataupun penyelesaian serangan dapat langsung menghasilkan poin bagi lawan. Situasi itu terlihat dalam duel semifinal ini, ketika Indonesia kesulitan membangun permainan secara konsisten setelah Thailand mengambil inisiatif sejak awal.

Kusnelia Tetap Bersyukur atas Medali Perunggu

Kapten tim kuadran putri Indonesia, Kusnelia, menyampaikan rasa syukur meski timnya belum dapat melaju ke pertandingan puncak. Ia menilai seluruh pemain sudah berupaya memberikan penampilan terbaik dalam perjuangan meraih medali.

“Alhamdulillah, saya dan teman-teman sudah berusaha. Mungkin belum rezeki,” kata Kusnelia.

Ia juga mengungkapkan sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian tim setelah pertandingan melawan Thailand. Evaluasi tersebut penting karena Indonesia masih memiliki agenda kompetisi internasional setelah Asian Games 2026 berakhir.

“Kalau evaluasinya mungkin kami kurang siap dari segi pertahanan dan terutama bola-bola depan,” kata Kusnelia.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa medali perunggu tidak hanya dipandang sebagai hasil akhir, melainkan juga sebagai bahan pembelajaran. Ketahanan pertahanan dan penguasaan bola di area depan menjadi dua bagian yang akan sangat menentukan saat menghadapi lawan dengan tekanan permainan tinggi.

Bagi sebuah tim, laga semifinal juga memberikan gambaran langsung mengenai hal-hal yang perlu diperbaiki dalam persiapan berikutnya. Kekalahan dari Thailand tidak menghapus pencapaian Indonesia dalam membawa pulang medali, tetapi menjadi catatan untuk meningkatkan kesiapan teknis dan permainan tim pada turnamen mendatang.

Tiga Perunggu dari Cabang Sepak Takraw

Raihan dari kuadran putri membuat kontribusi sepak takraw Indonesia di Asian Games 2026 semakin lengkap. Total tiga medali perunggu telah disumbangkan cabang olahraga ini melalui tim regu putra, tim regu putri, serta kuadran putri.

Setiap nomor memiliki tuntutan permainan yang berbeda, tetapi seluruh hasil tersebut menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing untuk menembus fase perebutan medali. Keberhasilan tiga nomor mencapai podium juga menjadi modal penting bagi pembinaan tim putra dan putri ke depan.

Medali perunggu kuadran putri diraih melalui perjuangan yang tidak mudah. Indonesia harus menghadapi Thailand di semifinal, sebuah fase yang menentukan akses menuju final. Meski belum mampu membalikkan situasi pada dua set pertandingan, tim tetap menyelesaikan penampilan di Asian Games dengan tambahan medali bagi Indonesia.

Bagi para pemain, podium perunggu menjadi bentuk penghargaan atas proses latihan dan pertandingan yang telah dijalani. Di sisi lain, hasil itu dapat menjadi pengingat bahwa persaingan sepak takraw internasional menuntut kesiapan menyeluruh, mulai dari pertahanan, serangan, ketenangan saat tertinggal, hingga kemampuan menjaga ritme sejak awal laga.

Persiapan Menuju SEA Games Malaysia

Setelah rangkaian Asian Games 2026 selesai, tim sepak takraw putri Indonesia tidak akan berhenti berlatih. Fokus berikutnya diarahkan pada SEA Games di Malaysia tahun depan, disertai sejumlah ajang internasional lain yang telah direncanakan untuk diikuti.

“Yang utama kami akan ikut SEA Games di Malaysia tahun depan, serta beberapa event internasional yang juga direncanakan akan kami ikuti,” ungkap Ramli.

Agenda tersebut memberi tim kesempatan untuk melanjutkan evaluasi dari Asian Games. Perbaikan pada sektor pertahanan dan bola-bola depan, seperti yang disampaikan Kusnelia, akan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan daya saing tim kuadran putri.

Perunggu di Jepang menjadi penutup perjalanan nomor kuadran putri Indonesia pada Asian Games 2026, sekaligus awal untuk menyiapkan target berikutnya. Dengan tiga medali perunggu dari cabang sepak takraw, Indonesia membawa pulang hasil yang dapat dijadikan pijakan untuk menghadapi kompetisi internasional pada musim mendatang.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Kembali Sumbang Perunggu di Asian Games 2026?

Kembali Sumbang Perunggu di Asian Games 2026 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kembali Sumbang Perunggu di Asian Games 2026 matter?

Kembali Sumbang Perunggu di Asian Games 2026 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.