Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Jatim

Pelindo dan BNN Jawa Timur Edukasi Pelajar Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Charles Williams - beritanara.com 3 mins baca

Pelindo dan BNN Jawa Timur kembali menunjukkan sinergi nyata dalam upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkotika. Sebanyak 100 siswa SMAN 8 Surabaya

Pelindo dan BNN Jawa Timur Edukasi Pelajar Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Pelindo dan BNN Jawa Timur Edukasi Pelajar Surabaya Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Beritanara.com – Pelindo dan BNN Jawa Timur kembali menunjukkan sinergi nyata dalam upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkotika. Sebanyak 100 siswa SMAN 8 Surabaya mengikuti sosialisasi bertema “Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Bersama Sobat Ananda Bersinar” yang digagas oleh PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP), Pelindo Regional 3, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diluncurkan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Manajemen Pelindo merencanakan ekspansi program serupa ke sekolah-sekolah lain dengan total jangkauan 200 pelajar di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Komitmen Pelindo: Kemerdekaan Melalui Kontribusi Nyata

Widyaswendra, Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, menegaskan bahwa langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap kesehatan dan produktivitas generasi muda. Ia menekankan bahwa kemerdekaan tidak cukup dirayakan secara seremonial, melainkan harus diwujudkan melalui kontribusi konkret bagi masa depan anak bangsa.

“Semangat kemerdekaan kami maknai dengan kontribusi nyata untuk menyiapkan generasi penerus yang sehat dan memiliki masa depan yang baik. Melalui edukasi ini, kami ingin para pelajar memahami risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus memiliki keberanian untuk menolaknya.”

Widyaswendra menambahkan bahwa pencegahan yang efektif menuntut kerja sama lintas sektor. Kehadiran BNN dan pihak sekolah dinilai mampu membuat pesan edukasi lebih tepat sasaran, sekaligus memotivasi siswa untuk meneruskan pengetahuan tersebut ke lingkungan keluarga dan pergaulan mereka sehari-hari.

Perspektif BNN: Membangun Ketahanan Sejak Fase Remaja

Hari Prianto, Ketua Tim Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Jawa Timur, menyoroti bahwa siswa SMA tengah berada pada fase krusial pembentukan karakter, pola pikir, dan kemampuan mengambil keputusan. Intervensi edukasi sejak dini dianggap mendesak agar mereka mampu mengidentifikasi ancaman dan tidak mudah tergiur mencoba narkoba di lingkungan pergaulan.

Ia juga mengingatkan bahwa lanskap ancaman narkotika terus berevolusi. Pelajar tidak cukup hanya mengenali jenis-jenis narkoba konvensional; mereka perlu memahami New Psychoactive Substances (NPS) serta berbagai modus baru yang menyasar kalangan muda melalui media sosial dan produk kemasan yang meniru minuman atau permen.

“Pencegahan bukan hanya tentang mengetahui bahwa narkoba berbahaya, tetapi juga membangun ketahanan diri, keberanian untuk mengatakan tidak, serta kemampuan menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat.”

Dalam konteks ini, kolaborasi antara Pelindo dan BNN Jawa Timur menjadi model bagaimana sektor swasta dapat memperkuat kapasitas pencegahan negara tanpa menggantikan peran institusi resmi. Sinergi tersebut dinilai esensial guna memperluas cakupan edukasi kepada generasi muda secara berkelanjutan.

Apresiasi Sekolah dan Dampak Jangka Panjang

Kepala SMAN 8 Surabaya, Asmali, menyambut positif kegiatan tersebut karena memperkaya wawasan siswa tentang risiko penyalahgunaan narkoba serta strategi melindungi diri dari berbagai modus yang terus berkembang. Ia berharap materi yang disampaikan tidak berhenti di ruang kelas, melainkan menjadi pembicaraan rutin di rumah dan komunitas sekitar.

BNN turut mengapresiasi partisipasi Pelindo dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dengan pendekatan multi-pihak yang melibatkan pemerintah, institusi pendidikan, masyarakat, dan dunia usaha, pesan pencegahan dapat menjangkau lebih banyak pelajar tanpa menimbulkan kesan menggurui.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Edukasi Anti-Narkoba di Sekolah

Apakah kegiatan ini hanya ditujukan untuk siswa SMAN 8 Surabaya? Tidak. Program ini dirancang untuk menjangkau total 200 pelajar dari beberapa sekolah di Surabaya. Pelindo dan BNN Jawa Timur akan menyesuaikan jadwal dan lokasi agar cakupan edukasi merata di berbagai kecamatan.

Apa yang dimaksud dengan New Psychoactive Substances (NPS) dan mengapa pelajar perlu mengetahuinya? NPS adalah zat psikoaktif baru yang belum sepenuhnya masuk regulasi, sering beredar dalam bentuk minuman energi, permen, atau produk kemasan menarik. Pelajar perlu mengenali ciri-cirinya agar tidak mengonsumsi produk tanpa mengetahui isi kandungannya.

Bagaimana siswa dapat meneruskan pesan edukasi ke lingkungan sekitar? BNN merekomendasikan agar siswa memulai percakapan sederhana dengan keluarga, membagikan informasi yang benar melalui media sosial, serta menjadi contoh dalam menolak ajakan mencoba zat terlarang di lingkungan pergaulan.

Apakah program TJSL Pelindo akan berlanjut setelah peringatan HUT RI? Manajemen Pelindo menyatakan bahwa edukasi anti-narkoba merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Rincian jadwal lanjutan akan diumumkan melalui kanal resmi Pelindo Regional 3.

Ikut berdiskusi