Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Timnas

Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong di Balik Kekuatan Timnas Indonesia, Thom Haye Sempat Di-hold

Robert Williams - beritanara.com 4 mins baca

Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong yang sangat krusial dalam membentuk kekuatan Timnas Indonesia saat ini. Hasani Abdulgani, mantan pengurus Komite

Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong di Timnas

Beritanara.com – Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong yang sangat krusial dalam membentuk kekuatan Timnas Indonesia saat ini. Hasani Abdulgani, mantan pengurus Komite Eksekutif PSSI, secara terbuka menyoroti kontribusi monumental pelatih asal Korea Selatan tersebut. Kontribusi Shin Tae-yong tidak hanya tercermin dari peningkatan prestasi di kancah internasional, tetapi juga dalam proses seleksi pemain naturalisasi yang dilakukan secara sistematis dan terencana.

Meskipun Shin Tae-yong telah mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih utama skuad Garuda, warisannya masih menjadi bahan diskusi hangat di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, terjadi regenerasi masif yang melahirkan generasi baru pemain muda berbakat. Proses ini menjadi fondasi penting bagi kesuksesan Timnas Indonesia di berbagai kompetisi regional dan internasional.

Generasi Muda dan Pemain Naturalisasi

Proses regenerasi yang dilakukan Shin Tae-yong menghasilkan nama-nama penting seperti Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, Pratama Arhan, Marselino Ferdinan, serta Rizky Ridho. Mereka kini menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia di berbagai kompetisi bergengsi. Pemain-pemain muda ini menunjukkan perkembangan pesat berkat bimbingan Shin Tae-yong yang menekankan disiplin dan taktik modern.

Selain pemain lokal, Timnas Indonesia juga memperkuat diri dengan pemain keturunan yang memiliki pengalaman bermain di liga Eropa. Nama-nama seperti Justin Hubner, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks menjadi tambahan signifikan dalam skuad nasional. [Baca juga: Profil pemain naturalisasi Timnas Indonesia](https://www.tvonenews.com/bola/timnas)

Thom Haye dan Transisi Kepelatihan

Peran Shin Tae-yong tidak hanya terbatas pada masa kepelatihannya. Thom Haye, yang kemudian menggantikan posisi Shin Tae-yong, sempat di-hold atau ditahan untuk memastikan transisi berjalan mulus. Langkah ini diambil agar warisan taktik dan filosofi permainan Shin Tae-yong tidak hilang begitu saja. Thom Haye memiliki waktu untuk mempelajari pendekatan yang telah dibangun oleh Shin Tae-yong selama beberapa tahun.

Keberhasilan transisi ini terlihat dari konsistensi performa Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Thom Haye. Pemain-pemain yang telah terbentuk karakternya di era Shin Tae-yong mampu beradaptasi dengan cepat terhadap metode baru yang diterapkan oleh pelatih asal Belanda tersebut.

Pengaruh Shin Tae-yong Hingga Level U-17

Dampak dari pendekatan Shin Tae-yong tidak berhenti di level senior. Nova Arianto, yang saat itu menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17, mengaku menerapkan pembelajaran dari Shin Tae-yong dalam menghadapi Korea Selatan di Piala Asia U-17 2025. Nova Arianto memiliki kedekatan khusus dengan Shin Tae-yong. Ia pernah menjadi asisten pelatih selama kurang lebih empat tahun saat menangani Timnas Indonesia.

Kejutan terjadi pada laga perdana Grup C, Jumat (4/4/2025), ketika Indonesia U-17 berhasil mengalahkan Korea Selatan U-17 dengan skor 1-0. Kemenangan ini menjadi bukti nyata efektivitas taktik yang diterapkan. Pengalaman Nova Arianto sebagai asisten Shin Tae-yong juga membantunya menjadi bagian dari tim ketika Indonesia U-23 mengalahkan Korea Selatan pada Piala Asia U-23 2024.

“Pastinya saya belajar banyak dari beliau (Shin Tae-yong). Setelah mempelajari permainan Korea Selatan, saya mencoba menerapkan taktik yang sama yang pernah beliau lakukan,” ujar Nova Arianto, Minggu (6/4/2025).

Warisan Shin Tae-yong Menurut Hasani Abdulgani

Hasani Abdulgani menegaskan bahwa sebagian besar pemain yang menjadi fondasi Timnas Indonesia saat ini merupakan hasil dari proses yang dibangun pada era Shin Tae-yong. Kontribusi Shin Tae-yong tidak hanya bersifat sementara, tetapi telah menciptakan fondasi yang kokoh untuk masa depan sepak bola Indonesia.

“Hampir 70-80 persen pemain timnas yang ada sekarang kan hasil karya dia, lokal. Termasuk awal-awal grade yang naturalisasi, Rafael Struick, Ivar Jenner, dan Justin Hubner,” ungkap Hasani saat hadir di podcast Bola Bung Binder.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Apa kontribusi utama Shin Tae-yong bagi Timnas Indonesia? Shin Tae-yong membangun fondasi kuat melalui regenerasi pemain muda dan sistem naturalisasi yang terencana. Hampir 70-80 persen pemain timnas saat ini merupakan hasil karya beliau.

Bagaimana transisi dari Shin Tae-yong ke Thom Haye? Thom Haye sempat di-hold untuk memastikan transisi berjalan mulus. Langkah ini memungkinkan warisan taktik Shin Tae-yong tidak hilang dan pemain dapat beradaptasi dengan metode baru.

Apakah pengaruh Shin Tae-yong hanya di level senior? Tidak. Pengaruhnya juga terasa di level U-17 dan U-23. Nova Arianto, mantan asisten Shin Tae-yong, menerapkan pendekatan yang sama hingga berhasil mengalahkan Korea Selatan di Piala Asia U-17 2025.

Siapa saja pemain naturalisasi yang bergabung di era Shin Tae-yong? Pemain naturalisasi yang bergabung antara lain Rafael Struick, Ivar Jenner, Justin Hubner, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks.

Di mana Hasani Abdulgani mengungkapkan peran Shin Tae-yong? Hasani Abdulgani mengungkapkan hal tersebut saat hadir di podcast Bola Bung Binder, di mana beliau menjelaskan kontribusi Shin Tae-yong yang sangat signifikan bagi perkembangan sepak bola Indonesia.

Ikut berdiskusi