Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Nasional

Komisi X DPR Awasi Revitalisasi 74 Ribu Sekolah, Prioritaskan Daerah 3T

Susan Moore - beritanara.com 3 mins baca

Komisi X DPR RI sedang melakukan pengawasan intensif terhadap program revitalisasi yang menargetkan 74.000 sekolah di seluruh Indonesia. Program strategis ini

Komisi X DPR Awasi Revitalisasi 74 Ribu Sekolah dengan Prioritas Wilayah 3T

Beritanara.com – Komisi X DPR RI sedang melakukan pengawasan intensif terhadap program revitalisasi yang menargetkan 74.000 sekolah di seluruh Indonesia. Program strategis ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan nasional. Pengawasan dilakukan secara ketat untuk memastikan setiap rupiah bantuan tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar yang dikenal sebagai wilayah 3T.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah ini akan berlangsung hingga tahun 2029. Tahap pertama dimulai pada tahun 2026 dengan menargetkan 74.000 satuan pendidikan untuk menjalani proses renovasi dan pembaruan fasilitas. Program ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar, hingga sekolah menengah atas dan kejuruan.

Strategi Pengawasan dan Penyaluran Bantuan

Pengawasan yang dilakukan oleh Komisi X DPR RI tidak hanya berfokus pada aspek keuangan, tetapi juga memastikan bahwa sekolah-sekolah di daerah 3T mendapatkan prioritas utama. Hal ini penting mengingat banyak sekolah di wilayah terpencil yang masih membutuhkan perbaikan signifikan pada bangunan dan fasilitas pembelajaran. Lalu Hadrian Irfani menekankan bahwa pengawasan akan dilakukan secara berkala melalui kunjungan lapangan dan evaluasi dokumen.

“Tentu kami di Komisi X akan mengawasi agar ini juga tidak disalahgunakan, agar tepat sasaran dan prioritas bagi daerah terdepan, tertinggal, terluar (3T) yang memang sekolahnya masih sangat membutuhkan,” jelas Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani.

Selain itu, program revitalisasi ini juga melibatkan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memastikan standar pembangunan yang konsisten di seluruh Indonesia. Setiap sekolah yang terpilih akan melalui proses verifikasi ketat untuk memastikan kelayakan dan urgensi perbaikan.

Isu Kesejahteraan Guru dalam Pembahasan Anggaran

Di samping program revitalisasi sekolah, Komisi X DPR RI juga sedang menunggu pemerintah menyampaikan formula atau skema peningkatan kesejahteraan guru. Isu ini menjadi prioritas karena guru merupakan ujung tombak pendidikan yang membutuhkan dukungan finansial memadai. Lalu Hadrian Irfani menjelaskan bahwa meskipun dukungan terhadap program kesejahteraan guru sudah ada, detail implementasinya masih dalam tahap pembahasan.

“Kami sangat mendukung, tetapi ada satu tadi yang sebenarnya kami tunggu di Komisi X adalah bagaimana pemerintah mengajukan formula atau skema tentang kesejahteraan guru,” tambahnya.

Pembahasan mengenai kesejahteraan guru akan dilakukan secara mendalam dalam rapat pembahasan pagu anggaran definitif. Hal ini mengingat bahwa topik tersebut belum sepenuhnya dibahas dalam diskusi-diskusi sebelumnya. Komisi X DPR RI berencana melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk serikat guru dan akademisi untuk mendapatkan perspektif yang komprehensif.

Manjangkaian Program untuk Masa Depan Pendidikan

Program revitalisasi 74.000 sekolah ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas pendidikan nasional. Dengan perbaikan infrastruktur yang memadai, siswa di daerah 3T akan memiliki lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung proses pembelajaran. Selain itu, program ini juga membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk terlibat dalam proses pembangunan melalui penyediaan tenaga kerja dan bahan bangunan.

Komisi X DPR RI berkomitmen untuk terus memantau perkembangan program hingga selesai. Pengawasan akan mencakup aspek transparansi anggaran, kualitas konstruksi, dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Melalui pendekatan yang holistik, program ini diharapkan dapat menjadi model pembangunan pendidikan yang berkelanjutan di Indonesia.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa jumlah sekolah yang akan direvitalisasi pada tahun 2026?

Pada tahun 2026, sebanyak 74.000 sekolah akan menjalani proses revitalisasi sebagai tahap pertama dari program yang berlangsung hingga tahun 2029.

Apa itu daerah 3T?

Daerah 3T adalah singkatan dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar yang menjadi prioritas dalam program revitalisasi sekolah karena masih membutuhkan perbaikan infrastruktur yang signifikan.

Apakah program revitalisasi mencakup semua jenjang pendidikan?

Ya, program revitalisasi mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD, sekolah dasar, hingga sekolah menengah atas dan kejuruan di seluruh Indonesia.

Kapan pembahasan kesejahteraan guru akan dilakukan?

Pembahasan kesejahteraan guru akan dilakukan dalam rapat pembahasan pagu anggaran definitif bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Bagaimana mekanisme pengawasan yang dilakukan Komisi X DPR?

Komisi X DPR melakukan pengawasan melalui kunjungan lapangan berkala, evaluasi dokumen, dan koordinasi intensif dengan kementerian terkait untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.

Ikut berdiskusi