Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Jatim

Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Nganjuk, Hubungkan 40 Desa

Robert Williams - beritanara.com 3 mins baca

Kamis, 13 Agustus 2025, menjadi momen penting bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk. Presiden Prabowo Subianto secara virtual meresmikan 3.395 Jembatan Perintis

Prabowo Resmikan Jembatan Perintis Garuda Nganjuk

Beritanara.com – Kamis, 13 Agustus 2025, menjadi momen penting bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk. Presiden Prabowo Subianto secara virtual meresmikan 3.395 Jembatan Perintis Garuda sekaligus 3.000 sumber air bersih milik TNI AD. Upacara berlangsung di lokasi yang bersejarah, tepatnya di Desa Genjeng, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Dalam kesempatan tersebut, Presiden didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin.

Akses Baru untuk 40 Desa di Nganjuk

Jembatan yang berdiri kokoh di Desa Genjeng ini membawa dampak signifikan bagi wilayah sekitarnya. Infrastruktur ini menghubungkan 40 desa yang tersebar di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Pace dan Kecamatan Loceret. Dengan dimensi panjang 18 meter dan lebar 1,8 meter, jembatan ini dirancang untuk menampung beban maksimal 3,5 ton. Untuk menjaga keamanan, kendaraan yang melintas dibatasi kecepatannya hingga 10 km/jam.

Gubernur Khofifah menekankan bahwa kehadiran jembatan ini tidak hanya membuka akses antarwilayah, tetapi juga memperlancar berbagai aktivitas warga sehari-hari. Perjalanan menuju sekolah, pusat kegiatan ekonomi, dan fasilitas kesehatan kini menjadi lebih efisien. Di Jawa Timur, total pembangunan Jembatan Perintis Garuda telah mencapai 270 unit yang tersebar di berbagai daerah.

“Jembatan-jembatan tersebut membantu membuka akses antarkampung dan antardesa, meningkatkan keselamatan, serta memudahkan masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan pusat kegiatan ekonomi.”

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Desa

Kehadiran infrastruktur ini juga memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi desa. Distribusi hasil pertanian, peternakan, dan produk usaha masyarakat menjadi lebih lancar tanpa hambatan. Kondisi ini menciptakan peluang usaha baru dan mendorong peningkatan kesejahteraan warga secara bertahap.

“Ketika akses antarwilayah semakin terbuka, maka mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aktivitas ekonomi juga semakin bergerak. Ini tentu akan mengungkit perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan hingga daerah terpencil.”

Khofifah juga menyoroti Program Jembatan Merah Putih Presisi yang sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pembangunan dari desa. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar. Program ini menunjukkan peran Polri dalam membantu memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar, terutama bagi masyarakat di wilayah perdesaan yang masih menghadapi keterbatasan akses.

“Ini adalah bentuk nyata bagaimana pembangunan memberikan kemudahan dan percepatan akses bagi mobilitas masyarakat kampung dan desa. Anak-anak juga bisa lebih cepat dan aman menempuh perjalanan dari rumah menuju sekolah.”

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Jembatan Perintis Garuda

Berapa jumlah Jembatan Perintis Garuda yang diresmikan Presiden Prabowo? Presiden Prabowo meresmikan 3.395 Jembatan Perintis Garuda secara virtual pada Kamis, 13 Agustus 2025.

Jembatan ini menghubungkan berapa desa di Nganjuk? Jembatan Perintis Garuda di Desa Genjeng menghubungkan 40 desa yang tersebar di Kecamatan Pace dan Kecamatan Loceret.

Berapa kapasitas beban jembatan ini? Jembatan dengan panjang 18 meter dan lebar 1,8 meter mampu menampung beban maksimal 3,5 ton.

Apakah ada batasan kecepatan kendaraan di jembatan? Ya, kendaraan yang melintas dibatasi kecepatannya hingga 10 km/jam untuk keamanan pengguna jembatan.

Berapa total Jembatan Perintis Garuda di Jawa Timur? Di Jawa Timur, total pembangunan Jembatan Perintis Garuda mencapai 270 unit yang tersebar di berbagai daerah.

Ikut berdiskusi