Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Nasional

Prabowo Bongkar Strategi Tekan Impor Energi, Mulai dari B50, CNG hingga 100 GW PLTS

Elizabeth Jones - beritanara.com 3 mins baca

Jakarta – Prabowo Bongkar Strategi Tekan Impor Energi secara komprehensif melalui serangkaian kebijakan yang dirancang untuk mengurangi ketergantungan

Prabowo Bongkar Strategi Tekan Impor Energi

Beritanara.com – Jakarta – Prabowo Bongkar Strategi Tekan Impor Energi secara komprehensif melalui serangkaian kebijakan yang dirancang untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pasokan energi dari luar negeri. Presiden Prabowo Subianto mengungkap roadmap strategis yang mencakup percepatan elektrifikasi transportasi, pengembangan energi terbarukan, serta optimalisasi bahan bakar berbasis sumber daya domestik.

Visi besar ini lahir dari kesadaran bahwa neraca perdagangan energi Indonesia masih mencatat defisit signifikan. Setiap tahun, negara harus mengeluarkan devisa dalam jumlah besar untuk mengimpor bahan bakar minyak dan gas. Melalui strategi terintegrasi, pemerintah menargetkan penurunan impor energi secara bertahap hingga mencapai kemandirian energi nasional.

Elektrifikasi Transportasi sebagai Pilar Utama

Transformasi sektor transportasi menjadi salah satu fokus utama dalam agenda ketahanan energi. Prabowo menekankan bahwa konversi kendaraan bermotor ke teknologi listrik akan memberikan dampak jangka panjang terhadap penghematan devisa. Mulai dari kendaraan pribadi, armada bus perkotaan, hingga alat berat pertanian, semuanya didorong untuk menggunakan listrik sebagai sumber energi primer.

“Jadi saudara-saudara, dengan motor dan mobil listrik, dengan bus listrik, dengan traktor listrik, dengan sebanyak mungkin alat-alat kita menggunakan listrik sebagai energi utama, kita akan lebih aman, kita akan lebih sejahtera,” kata Prabowo dalam sambutannya pada acara Peluncuran Motor Listrik Nasional di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Devisa BBM yang Terus Mengalir Keluar Negeri

Angka impor energi Indonesia memang mencengangkan. Prabowo menyoroti bahwa pengeluaran devisa untuk bahan bakar minyak bisa mencapai puluhan miliar dolar Amerika Serikat setiap tahunnya. Kondisi ini menjadi pendorong utama pemerintah untuk mempercepat diversifikasi energi dan mengurangi ketergantungan pada impor.

“Kita mengirim uang US Dollar untuk BBM kita melebihi kadang-kadang US$30 miliar. Antara US$28 sampai US$30 miliar, tiap tahun US$30 miliar,” ujarnya.

Optimalisasi B50 dan Transisi ke CNG

Salah satu instrumen kunci dalam strategi tekan impor energi adalah implementasi kebijakan B50. Program pencampuran biodiesel dengan kandungan 50 persen bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit ini dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap diesel impor secara signifikan. Pemerintah berkomitmen untuk tidak lagi mengimpor diesel dalam jangka panjang.

“Kita bertekad ini kita kurangi. Dengan solar sekarang B50 kita sudah mengurangi, bahkan harusnya kita tidak impor lagi diesel dari luar,” kata Prabowo.

Selain sektor transportasi berbahan bakar minyak, pemerintah juga menyiapkan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada gas LPG. Prabowo menyebutkan bahwa penggunaan LPG akan secara bertahap digantikan dengan CNG (Compressed Natural Gas) sebagai alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Target Ambisius Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Program paling visioner dalam agenda ini adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas mencapai 100 Gigawatt. Prabowo menegaskan bahwa target ambisius ini harus tercapai dalam kurun waktu empat tahun ke depan. Angka tersebut menunjukkan komitmen serius pemerintah terhadap transisi energi bersih.

“Tapi masih tergantung beberapa energi dari luar, kita akan segera ganti LPG menjadi CNG, dan kita juga akan membangun listrik dari tenaga surya sebesar 100 Gigawatt. Dan ini harus kita laksanakan dalam 4 tahun,” tegasnya.

Target tersebut tergolong sangat agresif mengingat kondisi infrastruktur energi saat ini. Prabowo menyebut pemerintah bahkan membidik pembangunan pembangkit listrik tenaga surya sebesar 30 GW hanya pada tahun ini sebagai langkah awal yang signifikan. Angka ini menunjukkan akselerasi pembangunan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Strategi Energi Indonesia

Apa itu kebijakan B50 dan bagaimana dampaknya terhadap impor energi? Kebijakan B50 adalah program pencampuran biodiesel dengan kandungan 50 persen bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit. Program ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap diesel impor dan menghemat devisa negara secara signifikan.

Berapa besar devisa yang dikeluarkan Indonesia untuk impor BBM setiap tahunnya? Menurut data yang disampaikan Prabowo Subianto, Indonesia mengeluarkan antara US$28 hingga US$30 miliar setiap tahunnya untuk mengimpor bahan bakar minyak.

Apa target pembangunan PLTS dalam empat tahun ke depan? Pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas total 100 Gigawatt dalam kurun waktu empat tahun, dengan target awal 30 GW pada tahun pertama.

Bagaimana transisi dari LPG ke CNG akan dilakukan? Pemerintah akan secara bertahap mengganti penggunaan LPG dengan CNG sebagai alternatif yang lebih efisien. Transisi ini akan mencakup sektor rumah tangga, industri, dan transportasi.

Ikut berdiskusi