Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Nasional

DPR Beri Pesan ‘Menohok’ Wacana Masjid Istiqlal Melantai di Bursa Efek

Susan Moore - beritanara.com 3 mins baca

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq menyampaikan DPR Beri Pesan Menohok Wacana Masjid Istiqlal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam

DPR Beri Pesan Menohok Wacana Masjid Istiqlal Melantai di Bursa Efek

Beritanara.com – Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq menyampaikan DPR Beri Pesan Menohok Wacana Masjid Istiqlal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam pernyataannya, Maman mengusulkan agar pemerintah mengembangkan alternatif pengelolaan dana wakaf Masjid Istiqlal tanpa harus masuk ke pasar modal atau Bursa Efek Indonesia. Usulan ini muncul sebagai respons terhadap wacana yang berkembang mengenai kemungkinan Masjid Istiqlal menjadi masjid pertama yang melantai di bursa efek Indonesia.

Maman menekankan bahwa terdapat berbagai cara untuk menjadikan wakaf produktif tanpa harus masuk ke wilayah yang menimbulkan keraguan di kalangan umat Islam. Selain itu, ia juga mengusulkan agar dana wakaf itu dikelola sebagai pembiayaan usaha mikro dan kecil, untuk membangun fasilitas kesehatan dan pendidikan, atau masuk instrumen syariah dengan manajemen risiko dan pengawasan yang jelas.

“Banyak cara untuk membuat wakaf produktif tanpa harus masuk ke wilayah yang menimbulkan keraguan,” kata Maman, Rabu (12/8/2026).

Peran Negara dalam Pengelolaan Wakaf

Dia menuturkan pemerintah harus memastikan agar dana wakaf tersebut berkembang dan tidak melupakan kepentingan umat. Menurut Maman, kehadiran negara sangat penting dalam memastikan bahwa dana wakaf tidak hanya berkembang secara finansial, tetapi juga tetap sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

“Negara harus hadir untuk memastikan dana wakaf berkembang, tetapi sekaligus menjaga agar amanah tersebut tetap berada dalam koridor syariah dan kepentingan umat,” ujar Maman.

Pernyataan DPR ini memberikan sinyal kuat bahwa lembaga legislatif tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait pengelolaan aset wakaf yang sangat berharga bagi umat Islam Indonesia. DPR ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai keislaman.

Wacana Masjid Istiqlal Melantai di BEI

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengatakan, keterlibatan Masjid Istiqlal merupakan bagian dari pengembangan filantropi Islam yang mulai terintegrasi dengan industri pasar modal syariah. Menurut Jeffrey, sejumlah aplikasi perdagangan saham syariah saat ini telah mampu mengakomodasi aktivitas filantropi Islam.

Pengembangan tersebut kemudian diperluas melalui kolaborasi antara Masjid Istiqlal dan manajer investasi. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.

“Pada kegiatan Capital Markets of Indonesia Expo kami mengundang manajer investasi bersama dengan Masjid Istiqlal. Jadi filantropi Islam yang disalurkan ke Masjid Istiqlal itu akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi, nah itu yang sedang dikerjakan,” ujar Jeffrey, saat dikonfirmasi ulang tvOnenews.com, Selasa (11/8/2026).

Jeffrey menjelaskan dana filantropi yang disalurkan melalui skema tersebut tidak hanya berbentuk uang tunai. Dana tersebut dapat dikembangkan melalui berbagai instrumen pasar modal, termasuk saham dan reksa dana. Hal ini membuka peluang baru bagi pengembangan wakaf yang lebih modern dan profesional.

“Bila bentuknya saham, bisa bentuknya reksa dana, bisa bentuknya dana dan kemudian itu akan dikelola oleh manajer investasi,” kata Jeffrey. Skema tersebut memungkinkan dana wakaf tidak berhenti pada penghimpunan dan penyaluran secara konvensional.

Dengan dikelola sebagai aset produktif, dana tersebut berpotensi terus berkembang dan menghasilkan manfaat bagi penerima secara berkelanjutan. Namun, dengan adanya DPR Beri Pesan Menohok Wacana ini, proses pengembangan wakaf Masjid Istiqlal akan melalui pertimbangan yang lebih matang dan komprehensif.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Wacana Masjid Istiqlal

Apa itu wacana Masjid Istiqlal melantai di BEI? Wacana ini merujuk pada rencana Masjid Istiqlal untuk menjadi masjid pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia, memungkinkan dana wakaf dikelola melalui instrumen pasar modal.

Mengapa DPR memberikan pesan menohok? DPR ingin memastikan bahwa pengelolaan dana wakaf tetap sesuai dengan prinsip syariah dan tidak menimbulkan keraguan di kalangan umat Islam.

Apa alternatif yang diusulkan oleh Maman Imanulhaq? Maman mengusulkan pengelolaan dana wakaf sebagai pembiayaan usaha mikro dan kecil, pembangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan, atau instrumen syariah dengan pengawasan yang jelas.

Bagaimana peran manajer investasi dalam skema ini? Manajer investasi akan mengelola dana filantropi yang disalurkan ke Masjid Istiqlal secara profesional melalui berbagai instrumen pasar modal.

Kapan pernyataan ini disampaikan? Pernyataan Maman disampaikan pada Rabu (12/8/2026), sementara konfirmasi Jeffrey dilakukan pada Selasa (11/8/2026).

Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan wacana ini, pembaca dapat mengunjungi halaman berita nasional tvOnenews.com.

Ikut berdiskusi